3 Indikator Forex Terbaik yang Sering Dipakai Trader Pemula

Artikel ini terakhir di perbaharui March 11, 2021 by Yahya Kus Handoyo
3 Indikator Forex Terbaik yang Sering Dipakai Trader Pemula

Sebelum membahas lebih jauh mengenai indikator forex, ada baiknya Anda mengenal apa itu trading forex. Trading forex adalah bisnis usaha yang sedang naik daun. Usaha ini berkembang seiring dengan semakin bertambahnya kebutuhan akan lapangan pekerjaan. Dan bisnis forex menjadi salah satu bisnis masyarakat modern yang menggiurkan untuk mendatang pundi-pundi uang.

Karena usaha ini bisa mendatangkan keuntungan yang lumayan, pekerjaan ini juga dinilai simpel karena bisa dilakukan di rumah. Tak perlu berangkat pagi buta, tak harus berpakaian rapih berdasi, dan tak butuh jadwal kerja yang ketat dan padat. Semuanya bisa dilakukan di rumah dengan waktu yang fleksibel dan Anda bisa menjadi bos bagi diri sendiri. Lalu, bagaimanakah cara praktis untuk menjadi trader yang sukses?

Indikator Forex Terbaik

Setelah memahami apakah yang dimaksud dengan usaha trading forex, untuk bisa menjadi seorang trader yang sukses sebagai pemula Anda perlu juga mempelajari beberapa indikator yang akan memperlancar bisnis trading forex. Penggunaan indikator teknikal ini sangat penting dalam proses trading untuk melatih ketajaman dalam membaca signal agar tidak terjadi false signal. Ada 3 indikator forex terbaik yang cukup populer dan sering digunakan oleh para trader pemula dalam memulai bisnis ini, yaitu:

Moving Average

Moving average adalah indikator forex terbaik dan paling sederhana dalam menentukan saat yang tepat untuk proses trading. Trader cukup mengamati saat yang tepat untuk trading dengan memperhatikan kombinasi beberapa garis MA (Moving Average) dan menjadikan satu garis MA berperiode terpanjang (100, 200) sebagai patokan untuk membaca kapan terjadinya uptrend atau downtrend.

Sebab MA berfungsi sebagai penyaring fluktuasi harga yang bersifat acak yang bersifat trend following dan lagging karena dibuat berdasarkan harga yang telah terjadi. MA dihitung berdasarkan nilai rata-rata pergerakan harga dalam satu periode tertentu, bisa dari harga tertinggi, harga terendah, harga pembukaan, harga pertengahan, ataupun harga penutupan. Misalnya, jika uptrend terjadi, tambahkan beberapa garis MA berperiode pendek dan amati posisinya. Jika posisinya mulai berpotongan dengan MA periode panjang maka itu artinya Anda harus bersiap di posisi ‘buy’.

MACD (Moving Averages Convergence Divergence)

Indikator ini digunakan untuk melihat pergerakan rata-rata grafik serta penyimpangan yang terjadi. Karena disaat terjadi penyimpangan inilah harga akan berbalik arah dengan membentuk trend panjang dan saat itulah waktu yang tepat untuk masuk ke pasar. Ada 2 penyimpangan yang perlu diperhatikan dalam indikator MACD, yaitu:

    • Konvergen yaitu kondisi dimana grafik semakin rendah namun indikator malah semakin tinggi. Dan pada saat terjadi konvergen, grafik berbalik arah menjadi naik itulah saat yang tepat untuk open buy.
    • Divergen adalah kondisi dimana grafik semakin tinggi namun indikator semakin rendah. Pada saat itu market akan berbalik arah menjadi turun dan itu adalah saat yang tepat untuk open sell

RSI (Relative Strength Index)

RSI adalah indikator yang yang berfungsi untuk mengetahui apakah harga mata uang yang sedang kita jualbelikan di pasar forex telah masuk tahap overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual) dengan memperhatikan garis di bagian atas dan bagian bawah. Pasar dianggap oversold apabila RSI berada di bawah 30 dan dianggap overbought jika RSI berada diatas 70.

Fungsi Indikator dalam Proses Trading Forex

Berdasarkan penjelasan diatas maka bisa digambarkan bahwa fungsi umum ketiga indikator tersebut adalah memberikan pemetaan informasi kondisi pasar kepada trader agar dapat menentukan strategi yang tepat serta memberikan signal-signal yang dapat memberikan indikasi bagi trader untuk dapat entry point atau exit point.

Jadi, jika Anda seorang trader pemula, coba pelajari 3 indikator ini agar dapat menentukan langkah-langkah yang tepat dalam bisnis forexmu demi mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal, Anda juga harus memilih platform yang meyediakan fasilitas: spread paling rendah, kemudian juga harus bebas dari biaya swap untuk memperingan posisi swing dan pastinya biaya transaksi yang paling rendah, untuk mempercepat BEP.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.