Ekuitas Naik, Imbal Hasil AS Turun karena Pendapatan Dimulai

Artikel ini terakhir di perbaharui October 26, 2021 by Rinaldi Syahran
Ekuitas Naik, Imbal Hasil AS Turun karena Pendapatan Dimulai
Sumber Foto: surasak.ch via freepick

Pasar ekuitas global naik pada hari Senin, sementara imbal hasil Treasury AS turun karena investor didukung oleh musim pendapatan perusahaan AS yang lebih dari perkiraan yang dimulai pada minggu ini.

Sebagian besar perusahaan S&P 500 akan melaporkan hasil, termasuk teknologi kelas berat Facebook, Apple Inc, Amazon, Microsoft, dan Alphabet, yang telah menjadi pendorong reli pasar pada tahun ini.

“Hal yang paling penting adalah bahwa pendapatan lebih baik dari yang diharapkan. Dan hal yang lebih menarik adalah ketika kita mendekati akhir tahun, kita akan melihat panduan ke depan yang akan membuat pasar lebih masuk akal” Kata Thomas. Hayes, ketua Great Capital di New York.

Indeks ekuitas dunia MSCI, yang melacak saham di 50 negara, naik 0.29%, sedangkan indeks STOXX pan-Eropa naik 0.07%. Dalam perdagangan berombak pada hari Senin, imbal hasil Treasury AS lebih rendah karena ketidakpastian tentang kapan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga untuk mengekang kenaikan inflasi yang membebani sentimen pasar.

Benchmark hasil 10 tahun AS turun menjadi 1.6352%. Sedangkan pekan lalu, imbal hasil 10 tahun mencapai 1.705%, dengan nilai tertinggi sejak pertengahan Mei. Dolar AS naik dari level terendah selama satu bulan pada hari Senin, menjelang pertemuan bank sentral dan data ekonomi yang akan datang akhir pekan ini. Dengan didorong oleh prospek kebijakan moneter AS yang lebih ketat. Indeks dolar naik hampir 0.2 pada 93.8150.

Pada Wall Street, ketiga indeks utama diperdagangkan lebih tinggi, dipimpin oleh saham-saham konsumen, industri, dan teknologi. Dow Jones Industrial Average naik 0.2% menjadi 35.748,74, S&P 500 naik 0.48% menjadi 4.566,86 dan Nasdaq Composite bertambah 0.85% menjadi 15.218,40.

Harga minyak naik pada hari Senin dan mencapai nilai tertinggi dalam beberapa tahun, karena pasokan global yang ketat dan penguatan permintaan bahan bakar di Amerika Serikat dan di luar harga yang didukung.

Minyak mentah berjangka Brent naik 0.56% menjadi $85.98 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 0.17% menjadi $84.11 per barel pada perdagangan sore.

Harga emas naik sekitar 1% pada hari Senin, karena mundurnya imbal hasil obligasi AS dan berlanjutnya kekhawatiran tentang inflasi mengangkat aset safe-haven menjelang pertemuan bank sentral utama minggu ini. Spot gold naik 0.8% menjadi $1.805,90 per ounce. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik sebesar 0.6% pada $1.806,80 per ounce.

Demikian berita tentang “Ekuitas Naik, Imbal Hasil AS Turun karena Pendapatan Dimulai” dari GICTrade. Ikuti juga berita dan artikel lainnya yang memberikan informasi mengenai komoditas, ekonomi dan forex di Jurnal GIC. Jangan ketinggalan juga event-event dari gictrade dan dapatkan bonusnya dengan mengikuti jumat barokah dan 100% deposit bonus.

Wachda Mihmii
SEO writer who is experienced in various Indonesian national media. Aspiring to be a book or novel writer. Has experience as a Creative Director.