Apa Itu Index S&P 500? Pengertian, Cara Kerja, dan Daftar Perusahaan

Artikel ini terakhir di perbaharui September 3, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Apa Itu Index S&P 500? Pengertian, Cara Kerja, dan Daftar Perusahaan

Tersedia banyak indeks saham di pasar saham, banyak yang menjadi salah satu tolok ukur penting dalam perhitungan saham. Salah satu indeks pasar saham ternama adalah S&P 500. S&P merupakan indeks pasar saham ternama di Amerika Serikat yang menjadi tolok ukur pasar saham.

Pada kesempatan ini, akan dibahas pengertian dari S&P itu sendiri, bagaimana cara kerjanya dan apa saja daftar perusahaan. Bagi yang ingin mencoba untuk bermain investasi saham, segala hal terkait S&P wajib diketahui. Yuk, mari langsung saja kita simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian S&P 500

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa S&P adalah indeks pasar saham yang melacak saham dari 500 perusahaan dengan kapitalisasi besar yang berasal dari Amerika Serikat. S&P juga mewakili kinerja pasar saham dengan melaporkan risiko dan pengembalian terbesar. Kinerja S&P tersebut digunakan oleh investor sebagai tolok ukur pasar saham secara keseluruhan. Secara sederhana S&P merupakan papan skor saham yang ada di Amerika Serikat.

Jika penjelasan di atas merupakan penjelasan dari S&P secara fungsi dan tugasnya, lantas S&P merupakan singkatan dari apa? Sebenarnya S&P merupakan singkatan dari Standard & Poor. S&P merupakan sebuah perusahaan yang ternama dan terpercaya sebagai pembuat indeks pasar keuangan, sumber data serta penerbitan peringkat kredit bagi perusahaan.

Peringkat kredit dan peringkat perusahaan yang dikeluarkan oleh S&P seringkali digunakan sebagai tolok ukur bagi setiap investor untuk melakukan investasi. S&P pertama kali dikenalkan pada tahun 1982, oleh Chicago Mercantile Exchange (CME). S&P memiliki kategori yang ketat agar setiap perusahaan dapat terdaftar dalam S&P. Setidaknya terdapat 4 kategori yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan agar dapat terdapat di pasar indeks ini, yaitu:

  1. Harus memiliki kantor di wilayah negara Amerika Serikat.
  2. Memiliki kapitalisasi pasar yang besar, disarankan melebihi angkat US$ 3,7 Miliar.
  3. Sudah memiliki pencatatan saham untuk publik atau IPO, minimal pencatatan sudah berlangsung selama 1 tahun.
  4. Memiliki kecenderungan Return of Investment yang positif.

Sebuah kategori dan standar yang sangat sulit dan sangat besar bagi setiap perusahaan agar dapat terdaftar di pasar indeks S&P. Hal ini juga yang membuat S&P merupakan sebuah indeks pasar saham yang bergengsi dan ternama di dunia. Karena, hanya perusahaan besar yang benar-benar sukses yang dapat masuk dalam indeks S&P.

Hal tersebut juga sangat baik untuk perusahaan-perusahaan, karena perusahaan akan saling berkompetisi dan bersaing untuk dapat masuk ke dalam daftar indeks S&P dan juga agar dapat bertahan lama dalam daftar tersebut. Semakin lama sebuah perusahaan terdaftar dalam indeks S&P, hal tersebut menunjukan bahwa perusahaan tersebut sedang berada di puncak kejayaan. Hal ini juga bisa mengantarkan para investor untuk perusahaan tersebut.

Lantas apa yang menyebabkan indeks S&P bisa seperti demikian? Hal tersebut dikarenakan S&P sering melakukan rebalancing di setiap kuartalnya. Selama S&P melakukan proses rebalancing, terdapat banyak saham perusahaan yang keluar-masuk. Hal ini sangat baik untuk sirkulasi indeks pasar saham itu sendiri, sehingga bisa terlihat bagaimana bergengsinya S&P di dunia saham.

Bagaimana Cara Kerja S&P 500?

Bagaimana cara kerja S&P merupakan hal yang juga penting untuk diketahui. Cara kerja S&P yaitu dengan melacak kapitalisasi pasar perusahaan yang ada pada indeks saham. Kapitalisasi pasar merupakan nilai total semua saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan, yang terdaftar di pasar saham.

Nilai tersebut didapat dengan mengalikan jumlah saham yang dikeluarkan dengan harga saham itu sendiri. Bagi perusahaan yang memiliki kapitalisasi di atas US$ 100 miliar akan menerima 10 kali lipat representasi dibandingkan dengan perusahaan yang kapitalisasi pasarnya bernilai US$ 10 miliar.

Selanjutnya, komite dari S&P akan memilih perusahaan berdasarkan likuiditas, ukuran perusahaan dan industri yang dimiliki perusahaan tersebut. Perusahaan yang dipilih diambil dari 500 perusahaan yang terdaftar di indeks pasar saham S&P. Komite dari S&P juga akan menyeimbangkan indeks pasar setiap kuartal dalam satu tahun.

Perusahaan yang tidak terdaftar dalam S&P 500 stock, atau stok yang tidak dapat terdaftar dalam S&P, disebabkan belum terdaftar di New York Stock Exchange, Investors Exchange, Nasdaq, atau BATS Global Markets. Bagi yang penasaran bagaimana cara beli saham S&P. Terdapat mudah yang bisa dilakukan, yaitu dengan mencari di situs, aplikasi atau broker saham. Yuk mari kita langsung simak caranya di bawah ini:

Salah satu cara yang cukup mudah adalah dengan mencari aplikasi, website atau broker saham yang dapat memungkinkan kita untuk melakukan pembelian indeks saham S&P 500.  Salah satu aplkasi yang paling mudah adalah melalui Pluang. Karena melalui aplikasi ini, memungkinkan kita mendapatkan diversifikasi portofolio dengan mudah dan sederhana.

Lalu bagaimana cara membeli saham S&P 500 Pluang? Simak langkahnya di bawah ini:

  1. Pertama, download terlebih dahulu Aplikasi Pluang di Google Play dan iOS. Buka aplikasi setelah didownload, lalu daftarkan diri kita dan membuat akun.
  2. Dalam membuat akun, kita akan diminta untuk mengisi beberapa kolom. Seperti nama lengkap, nomor telepon, alamat email, dan lain sebagainya. Lalu kemudian, klik ‘Daftar’.
  3. Setelah melakukan pendaftaran, kita akan diminta untuk melakukan verifikasi dengan memasukan kode OTP. Selanjutnya, kita akan diberikan sejumlah syarat dan ketentuan aplikasi Pluang. Centang ‘Setuju’ dan lalu klik.
  4. Kemudian kita akan diperintahkan untuk membuat PIN sebagai kode keamanan Pluang. Lalu kita akan diminta verifikasi akun yang kedua dengan mengirim foto diri sambil selfie menggunakan KTP juga.
  5. Setelah rangkaian pembuatan akun selesai, dan sebelum membeli saham di S&P 500 Pluang, kita harus terlebih dahulu mengisi saldo atau Top Up.  Terdapat 7 bank yang mendukung seperti BCA, BNI, Mandiri, BRI, PERMATA, CIMB NIAGA< Bang Danamon.
  6. Langkah terakhir adalah memberi saham di S&P.

Affiliate

Bagaimana Cara Menghitung S&P 500?

Lantas, bagaimana menghitung S&P 500? Bagi yang belum mengetahui cara kerja pasar saham, pertanyaan ini sangat penting untuk dijawab, dan tentu saja wajib diketahui. S&P merupakan sebuah indeks pasar saham Sebagai sebuah indeks pasar saham, maka metode menghitung S&P yang digunakan adalah pembobotan kapitalisasi pasar, yang memberikan persentase alokasi yang lebih tinggi pada perusahaan kapitalisasi yang paling besar.

Penentuan bobot dari masing-masing komponen berasal dari penjumlahan secara total kapitalisasi pasar indeks saham S&P 500. Maka dari itu, untuk menghitung nilainya, beberapa parameter yang digunakan yaitu di antaranya:

  • Menjumlah dan menghitung kapitalisasi total pasar saham dalam indeks dengan menambahkan semua kapitalisasi masing-masing perusahaan.
  • Pembobotan setiap perusahaan dalam indeks pasar saham dihitung dengan mengambil kapitalisasi pasar perusahaan yang paling besar dan membaginya dengan total jumlah kapitalisasi pasar indeks.
  • Kapitalisasi pasar suatu perusahaan dapat dihitung berdasarkan harga saham yang berlaku saat ini, dan menggunakannya dengan saham perusahaan yang beredar.

Beberapa parameter di atas digunakan untuk menghitung nilai dari total kapitalisasi indeks pasar saham. Kapitalisasi total S&P dan kapitalisasi pasar dari masing-masing perusahaan sering dipublikasikan di situs keuangan. Hal ini sangat memudahkan para investor yang tidak perlu kesulitan menghitung sendiri.

Contoh S&P 500

Berikut ini adalah contoh dari S&P dari bobot perusahaan Apple. Dalam S&P 500 trading view, setiap perusahaan harus dihitung agar dapat mengikuti pasar indeks. Berikut ini contoh bobot Apple dalam Indeks S&P:

  • Apple Inc. melaporkan 4.801.589.000 saham biasa pada laporan laba rugi di kuartal keempat 2018. Dan memiliki harga saham US$ 148,20 di tahun yang sama.
  • Kapitalisasi pasar oleh Apple Inc. adalah US$ 711,9 Miliar, angka dari Apple Inc. tersebut digunakan sebagai dasar perhitungan indeks.
  • Kapitalisasi pasar total S&P sekitar US$ 23 Triliun, merupakan kapitalisasi pasar untuk semua saham yang berada dalam indeks.
  • Maka dari itu, bobot Apple dalam Indeks S&P adalah 3% dan perhitungannya yaitu US$ 711,9 Miliar/US$ 23 Triliun.

Nilai Indeks S&P 500

S&P 500 index pasar saat ini ada di angka 4.327,16 atau (minus) – 32,87 (-0,75%). Nilai di atas dalam mata uang dolar Amerika Serikat. Indeks S&P 500 setiap bulannya mengalami naik turun. Pada penutupan sebelumnya, indeks S&P berada di angka 4.327,16, nilai rata-rata perubahan dalam 1 tahun ini berada pada angkat 34,19%. Nilai dari indeks mempengaruhi daya tarik dari para investor.

Terdapat beberapa kriteria untuk saham agar bisa masuk S&P 500 chart adalah di antaranya:

  • Market cap (nilai agregat pasar perusahaan) harus berada pada angkat US$ 8.2 juta
  • Jumlah keseluruhan saham di pasar minimum harus berada pada angka 50%
  • Perusahaan harus mendapatkan keuntungan di kuartal terakhir di setiap tahunnya
  • Likuiditas saham harus cukup. Diukur dari minimum setiap bulan terdapat 250.000 jumlah saham, yang dilakukan dalam transaksi di 6 bulan terakhir

Harus Kah Berinvestasi Pada Indeks Saham S&P 500?

Pertanyaan yang banyak ditanyakan adalah apakah berinvestasi di S&P lebih baik ketimbang berinvestasi di tempat lain. Apakah kita harus berinvestasi di S&P? Setidaknya adalah tiga alasan yang bisa menjawab pertanyaan ini dan membuat kita yakin untuk berinvestasi di S&P indeks pasar saham. Yuk mari, langsung saja kita simak ulasannya di bawah ini:

1. Cocok bagi Pemula

Alasan pertama adalah cocok bagi pemula. Bagi kita yang masih pemula di dunia bisnis dan investasi, berinvestasi di S&P merupakan pilihan yang tepat. Karena, kita tidak perlu melakukan analisis saham, proses analisis saham telah dilakukan oleh S&P sebagai pihak yang membuat indeks.

Hal ini sangat mempermudah kita untuk melakukan investasi dalam pasar saham. Selain cocok bagi pemula, S&P juga cocok bagi kita yang memiliki kecenderungan berinvestasi pasif, bukan investasi agresif. Risiko berinvestasi di S&P juga sangat terukur, hal tersebut disebabkan oleh analisis yang dilakukan oleh pihak S&P itu sendiri.

2. Mempermudah Diversifikasi Aset

Sebagaimana yang telah kita ketahui, bahwa S&P memiliki daftar perusahaan yang terdiri dari 500 lebih. Hal ini semakin memudahkan kita, dengan banyaknya perusahaan yang terdaftar di S&P, kita tidak perlu repot lagi untuk membeli saham dari beberapa perusahaan.

Dengan berinvestasi di S&P, kita telah melakukan diversifikasi aset dari perusahaan besar di berbagai sektor industri di Amerika Serikat. Cara yang sangat mudah untuk berinvestasi saham, tanpa harus kesulitan dan kebingungan.

3. Biaya Tambahan yang Minim

Namun, berinvestasi di S&P juga memiliki kelemahan, yaitu biaya tambahan yang minim bagi manajer investasi. Namun biaya tambahan yang minim bagi manajer investasi tentu bukan merupakan kelemahan bagi kita sebagai investor. Justru sebagai investor, biaya tambahan yang minim, merupakan sebuah keuntungan.

Hal tersebut dikarenakan, manajer investasi S&P hanya melakukan pengelolaan dana investasi secara pasif dan melakukan pembelian saham berdasarkan komposisi indeks. Hal tersebut yang menyebabkan biaya tambahan yang dibutuhkan oleh manajer investasi sangat mini.

Apa Manfaat S&P 500?

Lantas apa saja manfaat berinvestasi di S&P? Setelah menyimak beberapa alasan yang membuat kita harus berinvestasi di pasar saham S&P 500 yang telah dijelaskan sebelumnya, beberapa manfaat berinvestasi di saham S&P juga harus disampaikan untuk mempertegas kelebihan dari S&P sebagai indeks pasar saham itu sendiri.

Berikut ini beberapa manfaat berinvestasi di S&P yang bisa kita dapatkan, yaitu:

  1. Kita akan mendapatkan akses dan prestise yang lebih besar ke pasar modal dengan nilai kapitalisasi terbesar di dunia.
  2. Kita dapat berinvestasi di perusahaan-perusahaan terbesar di Amerika Serikat, bahan perusahaan terbesar di dunia, tanpa harus membeli sahamnya satu per satu.
  3. Kapitalisasi pasar yang dimiliki oleh S&P lebih tinggi dari indeks pasar saham lainnya.
  4. Berinvestasi di S&P juga memiliki manfaat lain, yaitu kita bisa menjual dan membeli saham secara bersamaan saat itu juga.

Setelah mengetahui apa alasan yang membuat kita harus berinvestasi di S&P, dan apa saja keuntungan dan manfaat berinvestasi di S&P, kita juga wajib mengetahui apa saja daftar perusahaan yang terdaftar di indeks pasar saham S&P. Penjelasan selanjutnya akan membahas daftar perusahaan S&P 500 atau daftar saham S&P 500, sebagai informasi penting yang harus kita ketahui.

Daftar Perusahaan Indeks S&P 500

Apa saja perusahaan yang masuk S&P 500 list dan apa nama kode dari perusahaan yang masuk S&P 500 futures index tersebut? Berikut ini daftar perusahaan yang dimaksud, beserta dengan nama kode yang digunakan:

SahamKode
AppleAAPL
MicrosoftMSFT
AmazonAMZN
Facebook Inc AFB
Alphabet Inc AGOOGL
Alphabet Inc CGOOG
Berkshire HathawayBRK.B
Johnson & JohnsonJNJ
Procter & GamblePG
NvidiaNVDA

 

Sebagaimana yang kita lihat dari daftar perusahaan di atas, terdapat beberapa nama perusahaan yang sudah kita ketahui sebagai perusahaan yang memiliki jumlah kapitalisasi besar, dan merupakan perusahaan yang memiliki reputasi baik. Seperti Apple, Google, Microsoft dan Facebook.

Kita juga tidak heran, mengapa daftar perusahaan di atas bisa masuk dalam S&P 500. Karena kategori dan kriteria yang ditentukan oleh S&P itu sendiri. Dalam pembahasan sebelumnya, kita telah mengetahui bahwa kriteria yang ditentukan oleh S&P merupakan kriteria yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan besar saja. Wajar belaka, perusahaan-perusahaan besar di atas masuk ke dalam daftar S&P indeks pasar saham.

Videos-Premium-Content

Apakah S&P 500 Sama dengan Indeks Pasar Saham Lainnya?

Pertanyaan apakah S&P sama dengan indeks pasar saham lainnya, jawabannya tentu saja jelas berbeda. Karena biasanya setiap indeks pasar saham memiliki kriteria yang berbeda. Misalnya, kita bandingkan S&P dengan indeks pasar saham lainnya, yaitu Dow Jones Industrial Average.

Dow Jones hanya melacak harga saham dari 30 perusahaan yang paling mewakili di industrinya masing-masing, berbeda dengan S&P yang melacak hingga  500 perusahaan. Tetapi, Dow Jones juga merupakan sebuah indeks pasar yang menyumbang hampir seperempat dari pasar saham Amerika Serikat, hal tersebut menunjukan bahwa Dow Jones juga merupakan indeks pasar terpercaya dan paling banyak dikutip di dunia, sama halnya dengan S&P.

Lalu apakah S&P 500 Indonesia merupakan sama dengan indeks pasar saham lainnya? Jawabannya jelas tentu saja berbeda. Karena kriteria dan beberapa ketentuan yang berbeda yang diberlakukan oleh indeks pasar saham masing-masing.

Sekian penjelasan mengenai S&P 500, dan penjelasan lain terkait indeks pasar saham. Apakah S&P 500 merupakan indeks pasar saham yang cocok dengan kita? Jika iya, maka kita harus mencoba untuk mulai fokus dalam memahami cara kerja pasar saham dan beberapa indeks pasar saham yang ada.

Kita juga wajib untuk mengikuti setiap informasi dari tiap indeks pasar saham, agar dapat mengetahui pergerakannya setiap saham dan menemukan yang terbaik dan yang paling cocok dengan kita. 

Reza Pratama
Seseorang yang kebetulan memiliki hobi menulis tentang seputar film, game, dan teknologi.