Memahami Agio Saham dan Perbedaan dengan Capital Gain

Artikel ini terakhir di perbaharui September 6, 2022 by suharyani
Memahami Agio Saham dan Perbedaan dengan Capital Gain

Agio saham adalah istilah yang ada di dalam dunia keuangan, untuk anda yang mendalami dunia keuangan pasti istilah ini sudah tidak asing lagi didengar. Lebih jelasnya tentang agio saham dapat anda baca pada artikel dibawah ini !

Apa itu Agio Saham?

Agio saham adalah kelebihan modal dari nilai nominal yang ada, kelebihan modal ini juga menjadi kekayaan bersih dari perusahaan. Agio saham juga dapat disebut dengan APIC (Additional Paid-In Capital), terjadi ketika investor membeli saham yang baru saja diterbitkan dari perusahaan selama tahap penawaran umum perdana (IPO). 

Agio saham dapat dianggap sebagai jumlah surplus atau premi yang diterima perusahaan dari saham yang diterbitkan dalam Penawaran Umum Perdana (IPO) di atas dan di atas harga penerbitan. Ini digunakan untuk mewakili apa yang dibayarkan investor di atas nilai nominal yang didenominasi oleh perusahaan pada saham. Penting untuk dicatat bahwa tambahan modal disetor hanya terjadi di pasar primer; dengan kata lain, ketika investor membeli saham di suatu perusahaan langsung dari perusahaan itu sendiri.

agio saham adalah

Manfaat Agio Saham

Manfaat dari agio saham sendiri dipandang sebagai peluang keuntungan bagi perusahaan karena mengakibatkan mereka menerima kelebihan uang tunai dari pemegang saham. APIC merupakan cara yang bagus bagi perusahaan untuk menghasilkan uang tanpa harus memberikan jaminan sebagai imbalannya. Selain itu, membeli saham di IPO perusahaan bisa sangat menguntungkan bagi beberapa investor.

Cara Kerja Agio Saham 

Selama IPO-nya, perusahaan berhak menetapkan harga berapapun untuk sahamnya yang dianggap cocok. Sementara itu, investor dapat memilih untuk membayar jumlah berapapun di atas nilai nominal yang dinyatakan dari harga saham, yang menghasilkan APIC.

Mari kita asumsikan bahwa selama fase IPO, XYZ Widget Company menerbitkan satu juta saham, dengan nilai nominal $1 per saham, dan investor menawar saham seharga $2, $4, dan $10 di atas nilai nominal. Mari kita asumsikan lebih lanjut bahwa saham-saham tersebut pada akhirnya dijual seharga $11, akibatnya membuat perusahaan menjadi $11 juta. Dalam hal ini, APIC adalah $10 juta ($11 juta dikurangi nilai nominal $1 juta). Oleh karena itu, neraca perusahaan merinci $1 juta sebagai “modal disetor”, dan $10 juta sebagai “tambahan modal disetor”.

Contoh & Cara Menghitung Agio Saham

Untuk menghitung APIC, Anda memerlukan informasi berikut:

  • Harga penerbitan pada saat IPO;
  • Nilai nominal yang ditetapkan untuk suatu saham oleh perusahaan penerbit; dan
  • Jumlah saham yang beredar.

Tambahan modal disetor berasal dari selisih harga penerbitan dan nilai nominal, yang akan memberi Anda premi per saham yang dihasilkan dari penerbitan saham. Premi per saham kemudian dikalikan dengan jumlah saham yang beredar untuk memberikan nilai APIC perusahaan. Hubungan di atas dapat dinyatakan dengan rumus berikut :

Tambahan Modal Disetor = (Harga Penerbitan – Nilai Par) * Jumlah Saham Beredar

Dengan menerapkan rumus di atas untuk semua penawaran umum, anda akan dapat menentukan APIC suatu organisasi.

Lihat contoh cara menghitungnya dibawah ini :

Untuk membingkai pemahaman kita tentang APIC, kita akan menggunakan contoh dunia nyata yang relatif baru. Pada awal 2019, Beyond Meat Inc., produsen alternatif daging nabati yang berbasis di Los Angeles, mengadakan penawaran umum perdana.

Pra-IPO, Beyond Meat mengaitkan nilai nominal $0,0001 per saham, sedangkan harga penerbitan adalah $25 per saham. Jumlah saham biasa yang dikeluarkan perseroan saat IPO sebanyak 9,625 juta lembar. Jika digabungkan, tambahan modal disetor dari saham biasa pada IPO Beyond Meat adalah :

APIC = ($25 – $0,0001) * $9,625.000

APIC = $240.624.037.50

Oleh karena itu, kas yang dikumpulkan sebagai hasil dari tambahan modal disetor pada IPO yang dikaitkan dengan saham biasa adalah $240,6 juta.

Jenis-Jenis Agio Saham

Selain penjelasan diatas, anda juga harus memahami tentang jenis-jenis dari agio saham. Jenis-jenisnya dapat anda lihat dibawah ini :

Agio Biasa

Seperti yang dijelaskan diatas, jenis agio ini merupakan selisih nilai nominal dari harga jual. Misalnya perdana saham per lembar ialah Rp. 5.000, kemudian dibeli dengan harga Rp. 8.000. Maka selisih dari nilai agio sahamnya adalah Rp. 8.000.

Agio Treasury

Jenis satu lagi dari agio adalah agio treasury, pada jenis ini perusahaan menarik kembali saham yang sudah dijual, aktivitas tersebut disebut juga buyback stock. 

Disebut dengan agio treasury jika saham yang sudah dibeli akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari nominal.

Perbedaan Agio Saham dan Capital Gain

Selanjutnya pembahasan soal perbedaan antara agio saham dan capital gain. Masing-masing membahas tentang ‘keuntungan’ namun terdapat perbedaan antara kedua itu. Ketahui tentang perbedaannya dibawah ini.

Agio saham merupakan kekayaan bersih yang didapatkan dari nilai lebih penjualan dari nominalnya. Perlu diketahui bahwa besaran nominalnya ditentukan oleh perusahaan emiten, sebelum dicatat pada bursa efek.

Harga yang diberikan merupakan persetujuan antara penjamin emisi terkait dan juga perusahaan emiten. Agio saham masuk dan tercatat ke kas emiten dan akan menjadi keuntungan atau kekayaan bersih bagi perusahaan.

Berbeda dengan capital gain yang selisihnya terjadi pada pasar sekunder. Selisih capital gain terjadi di pasar perdana yang harga jual sahamnya pada pasar sekunder. Pada akhirnya keuntungan dari capital gain didapatkan oleh para investor atau pemegang saham tertentu. 

Itu semua penjelasan tentang APIC serta perbedaannya dengan capital gain. Semoga dapat membantu anda memahami lagi lebih dalam tentang APIC.

Anda juga dapat membaca artikel kami yang lain dengan mengunjungi website GIC. Selain itu dapatkan info-info kelas trading forex gratis dengan follow instagram GICTrade !

Tidak hanya itu anda dapat mulai trading dengan GIC dengan registrasi langsung disini !

GIC

suharyani
"Writing is easy. All you do is stare at a blank sheet of paper until drops of blood form on your forehead.” – Gene Fowler. Ani is a content and copywriter who really loves her job and very interested in the digital marketing field especially Social Media and SEO.

Daftarkan Diri Anda Sekarang


Setelah melakukan pendaftaran anda akan diberikan video workshop dari Trader Profesional Kami