ChitChatSantai: Psychology Trading For A Living With TapeTrader8

Artikel ini terakhir di perbaharui May 24, 2021 by Elizabeth Yuswantoro
ChitChatSantai: Psychology Trading For A Living With TapeTrader8

Banyak trader yang ahli berbagai analisa, dari analisa fundamental, teknikal hingga sentimental, tetapi banyak yang gagal dan mengalami kerugian dalam trading forex. Salah satu penyebabnya adalah faktor psychology, ketidaksiapan trader dalam menyikapi pergerakan pasar yang sangat fluktuatif. Psychology trading sendiri dibagi menjadi Psychology internal dan eksternal.

Kita akan membahas lebih dalam mengenai Psychology Trading For A Living dengan Yuza Sha, Co-Founder Forum Saham & Founder TapeTrader8. Psychology dalam trading menjadi faktor utama dalam penentu kesuksesan seorang trader.

Untuk semua peserta acara akan mendapatkan voucher 5 GICT Coin atau senilai 75 ribu rupiah. Chitchat santai trading dan dapatkan free vouchernya ya. Bagaimana cara mendapatkan voucher 5 GICT Coin? Yuk, ikuti acara nya!

Live di Telegram @GICTrade
📆 Hari Jumat, 28 Mei 2021
⏰ Pukul 19.00 WIB

Link pendaftaran untuk mengikuti event Trading For A Living yang dibawakan oleh Yuza Sha dapat Anda klik disini

Jadi, jangan sampai ketinggalan dan daftarkan dirimu sekarang! Kunjungi juga GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Elizabeth Yuswantoro
I'm a Public Relations, Entrepreneur, and I've also studied Business Economics focused on accounting. I'm working for companies in finance that are responsible for creating a positive image for their clients. Typical my work activities are identifying audiences, designing PR strategies, promoting company branding, managing communications budgets, distributing press kits, supervising PR staff, and dealing with crisis situations.