Robot Forex VS Copy Trade, Penjelasan dan Izin Edar

Artikel ini terakhir di perbaharui December 29, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Robot Forex VS Copy Trade, Penjelasan dan Izin Edar
sumber oleh luca9257 via freepick

Adanya platform robot trading ini menjadikan masyarakat luas lebih tertarik pada bidang trading ini. Platform robot trading ini mengacu pada platform kegiatan perdagangan jual beli aset seperti mata uang atau forex secara otomatis. Selain pada forex, robot trading ini juga menawarkan aset kripto hingga komoditas. Namun, kali ini kita akan membahas apa itu robot forex.

Robot forex ini juga sering disebut dengan istilah Auto Trading Robot dan juga Expert Advisor yang merupakan sebuah alat elektronik yang bekerja sendiri untuk mencari peluang open trade, baik open sell maupun buy di forex market. Robot forex disini bukan secara fisik, melainkan sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Untuk mengenal lebih lanjut mengenai robot forex ini, kalian bisa membaca artikel di bawah ini.

Apa Itu Robot Forex

Robot forex merupakan program khusus yang menghasilkan sinyal trading dengan menggunakan algoritma matematika yang menggunakan indikator teknikal. Beberapa robot trading hanya mengirimkan sinyal trading ini ke trader. Cara robot forex bekerja bukanlah seperti melakukan semua pekerjaan kalian pada saat hendak melakukan transaksi trading namun, robot forex tersebut hanya berjalan secara otomatis dengan melakukan transaksi buy dan sell yang dikontrol penuh oleh tim IT dari robot forex tersebut.

Harga bot yang dijual juga beragam, disesuaikan dengan masing-masing level kemampuannya. Untuk bot level 1, akan menawarkan kapasitas trading US$110 – US$500, lalu memberikan auto compound 0.01 lot – 0.05 lot dan dibandrol dengan harga US$ 100 atau Rp 1.5 juta. Sementara untuk bot level 5, kapasitas tradingnya bisa mencapai US$ 10 juta dan auto compound 1.000 lot. Bot ini dibandrol dengan harga US$ 3.500 atau Rp 52.5 juta.

Namun, bagi kalian yang ditawari investasi dengan robot forex ini, sebaiknya kalian menaikkan kewaspadaan. Dikarenakan sejumlah robot forex justru terindikasi sebagai sebuah praktik penipuan atau investasi bodong. Hal ini seiring juga dengan ditemukannya berbagai kejanggalan dalam operasionalnya. Beberapa kejanggalan telah ditemukan dengan tingginya rasio keuntungan dibanding kerugian yang dicetak oleh robot trading. Rasio keuntungan atau winning rate tersebut hampir mencapai 90 persen. Bahkan ada robot trading yang semenjak munculnya ini tidak pernah mengalami loss. Hal ini menjadi tidak masuk akan dikarenakan trader berpengalaman maupun investor kelas dunia pun memiliki rasio kerugian yang jauh lebih besar.

Dalam operasionalnya, robot forex dinilai menggunakan perdagangan atau trading buatan. Hal tersebut ditunjukkan pada beberapa hal seperti, pembukaan posisi trading yang delay, berbeda dengan real time harga, hingga perbedaan pada posisi harga yang terjadi dengan grafik harga. Kejanggalan lainnya adalah, skema member get member atau money game ala skema ponzi untuk memberikan keuntungan yang digunakan oleh berbagai platform robot trading. Hal ini diindikasikan dengan platform robot forex tersebut membutuhkan uang dari anggota baru untuk operasionalnya, layaknya skema ponzi yang lain.

Izin Trading Forex Menggunakan Robot

Dalam upaya melindungi para konsumen, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Perdagangan kembali telah memblokir domain situs web yang tidak berizin. Domain situs web entitas tak berizin Bappebti yang terhimpun secara umum terdiri atas duplikasi situs web dari pialang berjangka yang memiliki perizinan dari Bappebti, situs web introducing broker dari pialang berjangka luar negeri, dan penawaran paket investasi forex berkedok penjualan robot trading.

Dalam temuannya, kebanyakan robot trading forex ini menampilkan legalitas berupa Surat Izin Penjualan Langsung (SIUPL) untuk berusaha di bidang penjualan langsung berupa software e-book. Namun kenyataannya pada lapangan, Bappebti justru menemukan adanya praktik-praktik penawaran paket-paket investasi dengan menggunakan robot trading (EA) dengan menggunakan sistem member get member, dan bukan menjual ebook sebagaimana izin berusaha di bidang penjualan langsung tersebut diberikan. Selain itu, terdapat juga entitas yang menawarkan paket investasi robot forex hanya dengan mencantumkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB).

Sedangkan untuk copy trading, hal ini dilakukan dengan cara mengcopy master yang melakukan trading secara manual, dan kalian bisa mencontoh apa yang dilakukan master tersebut agar mendapat keuntungan yang serupa. Sehingga untuk izin edar, ini merupakan suatu hal yang legal untuk perizinannya.

Cara Trading Forex Pasif

Terdapat empat cara trading forex secara pasif berdasarkan sistem yang digunakan, antara lain sistem EA, sistem copy trade, sistem MAM, sistem PAMM. Untuk mengetahui secara detail, kalian bisa memahaminya melalui penjelasan robot trading di bawah ini:

  1. EA yang merupakan singkatan dari Expert Advisor, sistem robot trading ini berjalan di sisi trader yang berarti robot ini bisa di install di semua broker dan di semua chart. Jika kalian melakukan trading di broker A dengan trading di broker B dengan EA yang sama, maka hasilnya akan sama. Jadi jika terdapat seseorang yang mengatakan bahwa trading dalam bentuk EA merupakan trading yang hasilnya bagus, maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan. Problem EA ini adalah konsistensi dan developer harus memberikan bot tersebut ke kliennya. Kalian perlu mengubah beberapa settingan untuk melakukan trading.
  2. Sistem copy trade dibuat supaya developer tidak perlu memberikan file kepada client, semua teknologi akan dipegang oleh developer yang nantinya client atau nasabah hanya menerima robot copy trade. Robot copy trade ini termasuk jenis robot yang tidak bisa membaca pergerakan market, robot ini hanya bisa meniru yang dilakukan oleh master. Copy trade juga bisa digunakan di broker dan server yang berbeda, maka besar kemungkinan adalah master open copy trade, tidak open.
  3. Sistem MAM yang merupakan singkatan dari Multiple Account Manager, teknologi tersebut disimpan pada server broker sehingga semua harus trading di broker yang sama, jika akun kalian tersimpan di broker lain, maka robot kalian tidak akan bisa terbaca. Jenis robot trading MAM menggunakan sistem link referal, artinya semua trader yang daftar di link master, maka akan secara otomatis akan mengikuti di bawah master. Di teknologi MAM, master harus mempunyai saldo dan dan disaat masten melakukan open, maka akun di bawahnya juga akan ikut open. Teknologi MAM hampir sama dengan teknologi copy trade. Hanya saja pada MAM bisa dilakukan di broker yang sama. Teknologi MAM hasilnya akan sama. Di sisi developer sistem MAM kurang menguntungkan karena sistemnya instan.
  4. Sistem PAMM yang merupakan singkatan dari Percentage Allocation Money Management. Prinsipnya hampir sama dengan MAM namun, pada sistem PAMM akun master tidak perlu memiliki saldo. Dikarenakan master mencerminkan semua saldo yang ada di bawah. Saat melakukan open, maka yang melakukan open hanya master, karena open posisi master mewakili semua trader yang ada di bawahnya. Setelah open maka master akan mendistribusikan ke semua akun para trader.

Robot Forex yang Diperbolehkan

Setiap robot trading memiliki sistem dan strategi masing-masing. Dengan menggunakan robot trading, maka investor bisa mengecilkan pengaruh emosi dan psikologi trading saat bertransaksi. Namun, penggunaan robot trading ini tetap memiliki kelemahan. Robot trading tidak bisa membaca dan menganalisis secara fundamental dari berita-berita yang mungkin muncul tiba-tiba dengan risiko yang tetap ada. Sebaiknya para trader bisa memilih robot trading forex yang kredibel agar tidak membawa trader pada kejahatan money game. Sebelum membeli jasa robot forex, sebaiknya para trader mengecek history trading robot tersebut baik secara real maupun backtest. Ciri robot trading yang kredibel adalah selalu melakukan pembaruan (update) dengan kondisi pasar dan terdapat campur tangan manualnya. Maka robot trading yang diperbolehkan harus tetap menggunakan sistem manual tanpa semua dipegang oleh si robot forex tersebut.

Cara Setting Robot Forex

Terdapat beberapa hal penting yang harus kalian ketahui mengenai robot forex ini yaitu, penggunaan robot trading bisa menjadi berisiko dibandingkan trading manual, apabila robot forex yang digunakan tidak dilengkapi dengan algoritma money management yang baik. Setelah mengetahui hal tersebut, kalian bisa menginstal robot forex yang kalian inginkan. Untuk langkah cara setting robot forex tersebut, bisa kalian pahami melalui penjelasan di bawah ini.

  1. Kalian bisa mengklik ‘view’ yang terdapat di kiri atas lalu pilih ‘navigator’.
  2. Selanjutnya kalian pilih robot trading yang ingin kalian gunakan dengan men-drag ke layar/chart.
  3. Setting robot trading (Expert Advisor) sesuai dengan kebutuhan kalian (common – allow live trade, input – diatur sesuai keperluan kalian).
  4. Dan terakhir kalian bisa klik OK jika setting robot forex tersebut dirasa sudah sesuai dengan keinginan kalian dan kemudian klik tombol ‘auto trading’.

Keunggulan Robot Forex

Terdapat keunggulan robot forex yang bisa kalian rasakan ketika menggunakan robot forex ini. Beberapa keunggulan robot forex yang menjadi alasan utama kenapa banyak trader berhenti trading sendiri dan berganti menjadi EA:

  1. Multitasking. Robot trading forex mampu menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik untuk menyisir dan mengeksekusi setiap peluang trading forex. Beban kerja tersebut jelas melampaui batas kemampuan manusia. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua robot forex memiliki performa setinggi itu, karena tergantung sistem yang melandasi pembuatan juga.
  2. Tidak terpengaruh oleh emosi. Dalam kondisi market apapun, robot forex hanya menjalankan instruksi sesuai dengan standar-standar pemrograman, tanpa intervensi emosi. Dalam artian tersebut, EA akan mengeksekusi order seperti buy atau sell dan meletakkan stop loss dan take profit persis seperti rumusan pemrograman. Berbeda dengan trading manual, di mana trader mudah terpengaruh emosi saat menghadapi gejolak harga. Mereka biasanya akan menggeser-geser posisi SL dan TP akibat merasa serakah atau sebaiknya, cemas menghadapi harga yang tidak bergerak sesuai keinginan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk tersebut bisa menjadi penghambat kesuksesan, sehingga EA yang bebas emosi dipandang lebih unggul.
  3. Aktif 24/7 non stop. Selama terkoneksi dengan VPS, robot forex dapat bekerja sepanjang hari secara non stop. Jadi, begitu ada peluang trading muncul, robot akan selalu siap siaga mengeksekusi order market kapanpun. Dengan kata lain, kalau kalian menggunakan EA, tidak perlu lagi khawatir akan melewatkan peluang trading meskipun kalian sibuk dengan kegiatan lain atau sedang beristirahat.
  4. Performa trading yang dapat diuji. Karena robot selalu konsisten mengikuti standar pemrogramannya, maka performa tradingnya pun bisa diukur dengan jelas pula. Umumnya, performa robot trading diukur dengan metode backtest dan forward testing. Jadi, sebelum kalian membeli robot trading forex, kalian bisa pastikan bahwa laporan robot forex tersebut mempunyai kinerja yang baik.
  5. Fitur baru yang terus diperbarui dan berkembang. Seiring berkembangnya proses pengembangan robot forex, maka semakin banyak fitur baru turut berkembang untuk mengikuti dinamika pasar. Misalnya saja, fitur news filter dan invisible mode (untuk menghindari broker yang stop loss-hunting). Agar kalian dapat menikmati fitur tercanggih, kalian bisa mencari developer robot forex yang menyediakan auto-update. Dengan fitur tersebut, robot forex akan selalu terbarukan dengan fitur-fitur terbaru.

Kelemahan Robot Forex

Selain mengetahui apa saja kelebihan robot forex, maka kalian juga harus mengetahui apa saja kelemahan yang bisa dilakukan robot forex tersebut. Kelemahan robot trading forex ini adalah:

  1. Memakan biaya tambahan. Trading menggunakan robot EA sudah pasti memakan biaya lebih tinggi daripada trading manual. Selain mengeluarkan biaya untuk membeli robot itu sendiri, kalian juga harus secara rutin membayar biaya sewa VPS. Semakin bagus kualitasnya, maka semakin tinggi pula biayanya.
  2. Kurang mampu menyesuaikan diri pada kondisi market tertentu. Pada waktu rilis berita berdampak tinggi, biasanya trader-trader oportunis memanfaatkan gejolak pergerakan harga untuk meraih profit. Kegiatan tersebut biasa disebut sebagai news trading, dan biasanya dilakukan oleh scalper. Namun, kegiatan tersebut risikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi pasar normal. Namun, kegiatan tersebut risikonya jauh lebih tinggi daripada trading pada kondisi normal. Sayangnya, robot trading tidak didesain untuk bisa beradaptasi pada situasi tersebut. Itu karena pada dasarnya “cara berpikir” robot trading di desain secara linear, sedangkan pada saat rilis berita pergerakan bergerak secara fluktuatif dan acak.
  3. Menuntut keterampilan khusus untuk mengaturnya. Proses trading berjalan full otomatis, maka di saat tertentu di mana kondisi market di luar kebiasaan, kalian merupakan orang pertama yang harus mengambil alih kontrol.
  4. Tidak semua broker mengizinkan penggunaan robot trading forex. EA dapat mengirimkan puluhan hingga ratusan order market dalam kurun waktu yang cukup singkat. Jika cukup banyak trader menggunakan robot forex, bisa saja server broker terbebani oleh antrian panjang order market. Pada situasi tersebut, server broker akan mengalami lag atau bahkan freeze. Untuk menghindari hal tersebut, beberapa broker akan melarang penggunaan robot trading forex.

Robot Trading VS Copy Trading

Banyak dari masyarakat umum beranggapan bahwa robot trading dan copy trading merupakan hal yang sama. Beberapa trader mengira bahwa copy trade ini sama saja dengan robot trading yang cenderung membuat sebagian trader mengalami kerugian. Kali ini kita akan mempelajari apa saja hal yang berlawanan mengenai robot dan copy trading.

Untuk Copy trading, para trader bisa mengamati dan mempelajari bagaimana seorang profesional trader bekerja dalam menghasilkan profit, bebas mengoptimalkan profit atau memperkecil nilai loss, bisa memilih trader dengan karakteristik yang diinginkan kapanpun, bebas bertrading dalam situasi market apapun.

Sedangkan untuk robot trading, trader tidak bisa belajar dan berkembnag dengan hanya menjalankan program yang ditanamkan, sama sekali tidak berpeluang untuk berimprovisasi, hanya berpasrah diri pada robot yang dipilih, tidak bisa digunakan pada saat high impact news, biaya yang tergolong besar untuk mendapatkan dan memelihara robot trading. Belum termasuk biaya tambahan pada penggunaan Virtual Private Server (VPS).

Setelah mengetahui apa itu robot trading, bagaimana izin trading menggunakan robot forex, dan hal lainnya, kalian harus tetap mencari tahu dan tetap berhati-hati untuk memilih broker sehingga tidak terkena penipuan mengenai robot forex ini.

Demikian pembahasan dari GICTrade mengenai penjelasan “Robot Forex VS Copy Trade, Penjelasan dan Izin Edar”. Kalian juga bisa mencari tahu informasi yang lain seputar trading, investasi, dan keuangan yang lainnya, seperti “Sunton Capital Lakukan Scam dengan Margin Call Massal” hanya di Jurnal GIC. Pastikan juga kalian memperdalam ilmu forex di GICTrade, via ebook scalping, dan juga NFP live trading melalui Google Play Store maupun Apple App Store.

Wachda Mihmii
SEO writer who is experienced in various Indonesian national media. Aspiring to be a book or novel writer. Has experience as a Creative Director.

Daftarkan Diri Anda Sekarang


Setelah melakukan pendaftaran anda akan diberikan video workshop dari Trader Profesional Kami