Minyak mentah patokan Amerika Serikat atau minyak WTI, diperdagangkan sekitar $70,85 pada Jumat lalu. Harga WTI mengalami kenaikan setelah mencapai posisi terendah dalam enam bulan karena Rusia dan Arab Saudi mengajukan permohonan kepada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+) untuk mematuhi kesepakatan pengurangan produksi minyak.


Pada hari Kamis, Arab Saudi dan Rusia, dua eksportir minyak terbesar di dunia, mengajak seluruh anggota OPEC+ untuk ikut serta dalam kesepakatan pengurangan produksi, bertujuan untuk menjaga stabilitas pasar minyak global. Meskipun begitu, prospek positif terkait penurunan produksi OPEC+ mungkin dapat meningkatkan harga WTI.


Di sisi lain, beberapa indikator ekonomi terkini menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi Tiongkok sedang berlangsung lambat, yang berdampak negatif pada harga WTI. Impor Minyak Mentah Tiongkok mengalami penurunan sebesar 9% YoY pada bulan November, disebabkan oleh tingginya tingkat stok, data ekonomi yang kurang positif, dan rendahnya pesanan dari penyulingan independen yang mengurangi permintaan.


Penurunan harga minyak WTI dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi global dan kekhawatiran resesi. IMF memproyeksikan pertumbuhan global sebesar 3,0% pada 2023 dan 2,7% pada 2024, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya bulan Juli sebesar 3,0%.


Pedagang minyak akan memperhatikan laporan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat, bersama dengan Tingkat Pengangguran dan Pendapatan Rata-Rata Per Jam Desember yang dirilis hari ini. Data ini berpotensi memengaruhi harga WTI dalam mata uang USD, dan pedagang akan mencari peluang perdagangan berdasarkan informasi tersebut.

Baca Juga:

Crude Oil, WTI, Siap Menguji Harga Dari Level $81,00 ke $80,00

WTI Stagnan di Sekitar $71,00 karena Pasokan Minyak yang Memprihatinkan

 


Peringatan!

 

Analisa "Minyak WTI" berdasarkan pandangan dari segi fundamental dan teknikal dari sumber terpercaya, tidak menjadi saran atau ajakan. Selalu ingat bahwa konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Selalu gunakan riset mandiri terlebih dahulu mengenai informasi forex lainnya untuk dijadikan acuan dalam perdagangan Anda. 

 

Dapatkan Berita dan Artikel terupdate dari GIC Indonesia yang lain dapat anda cek di Google News setiap harinya untuk mengetahui update terkini seputar dunia forex hingga crypto. Trading juga di GICTrade menggunakan akun ECN untuk bisa menikmati trading dengan spread rendah mulai dari nol!