Non Fungible Token, Tren Baru Transaksi Aset Digital

Artikel ini terakhir di perbaharui November 2, 2021 by Rinaldi Syahran
Non Fungible Token, Tren Baru Transaksi Aset Digital
Sumber Foto: alidrian via freepick

Non Fungible Token atau yang biasa disebut dengan NFT ini telah menjadi tren masa kini yang sangat diminati oleh segala kalangan terutama generasi muda. Non Fungible Token ini bisa digunakan untuk bertransaksi segala macam hal, mulai dari bidang seni sampai ekonomi. Bahkan, biasanya bisa berupa sebuah makanan, kertas toilet, aset digital seperti lukisan.

Non Fungible Token ini juga bisa dikatakan sebagai “Bubble” oleh para ahli. Para ahli ini berpikir bahwa nilai NFT akan tetap bertahan dan sama berdasarkan nilai tukar uangnya. Bahkan, mereka bisa mengubah dunia investasi selamanya. Untuk lebih lengkapnya mengenai Non Fungible Token ini, kalian bisa memahami dan mempelajari artikel di bawah ini.

Pengertian Non Fungible Token (NFT)

Dalam ilmu ekonomi, aset yang dapat dipertukarkan adalah sesuatu dengan unit yang dapat dengan mudah dipertukarkan, contohnya adalah uang. Semisal kalian dapat menukarkan uang kertas sebesar Rp 20.000 dengan dua lembar uang Rp 10.000 dengan nilai yang sama. Namun, terdapat juga suatu hal yang tidak dapat ditukarkan. Hal ini berarti alat yang kalian tukarkan memiliki sifat unik sehingga tidak dapat dipertukarkan dengan yang lain. Alat yang dimaksud bisa berupa rumah, seni lukis, maupun barang lainnya. Kalian dapat mengambil foto lukisan atau membeli cetakannya, namun hanya akan ada satu dari lukisan yang asli tersebut.

Non Fungible Token merupakan aset satu-satunya di dunia digital yang dapat dibeli dan dijual seperti properti lainnya, tetapi mereka tidak dapat memiliki hal tersebut dalam bentuk nyata. NFT ini dianggap sebagai token digital yang berbentuk seperti sertifikat kepemilikan untuk aset virtual dan juga fisik.

NFT ini biasanya diperjualbelikan secara online dan seringkali dibayar dengan cara cryptocurrency. Biasanya mereka akan menggunakan kode dengan perangkat lunak dasar yang sejenis dengan aset crypto lainnya. Pada teknologinya, NFT ini menggunakan teknologi berbasis blockchain namun berbeda dengan bitcoin.

Cara Kerja Non Fungible Token

Bagi kalian yang mempertanyakan bagaimana cara kerja NFT itu sendiri, terdapat cara kerja pada level tertinggi yang kebanyakan menjadi bagian dari blockchain Ethereum. Ethereum ini merupakan sebuah cryptocurrency seperti bitcoin dan dogecoin dengan blockchain yang juga mendukung NFT ini. Ethereum juga menyimpan informasi tambahan yang membuatnya bekerja secara berbeda dari koin KTH misalnya. Perlu diketahui bahwa, blockchain lain dapat mengimplementasikan versi NFT mereka sendiri seperti yang telah dimiliki oleh beberapa orang tertentu.

Untuk cara bertransaksi, NFT ini masih terbilang terlalu rumit bagi pembeli awal. Misalnya pada pembelian karya seniman yang dilakukan di Origin Known. Banyak tahap yang harus dilakukan untuk bisa mentransfer ‘uang’ pembelian karya seniman tersebut. Mereka harus mentransfer mata uang kripto Ethereum senilai US$20 dari pertukaran mata uang digital Coinbase ke aplikasi dompet digital bernama Rainbow. Dari situ, mereka akan menghubungkan Rainbow ke Origin Known. Selanjutnya mereka harus mengirim Ethereum senilai US$15 yang dibutuhkan untuk membeli karya seni tersebut melalui Rainbow ke Origin Known.

Keuntungan dan Kerugian Non Fungible Token

Dalam setiap transaksi sejenis ini, pastinya terdapat beberapa keuntungan dan kerugian yang dihasilkan ketika sedang bertransaksi. Begitu juga dengan Non Fungible Token ini, terdapat juga keuntungan dan kerugian yang dimilikinya.

Keuntungan Non Fungible Token

Terdapat keuntungan dari penggunaan NFT itu sendiri yaitu:

  1. Standardization yang berarti setiap pembuatan NFT memiliki standarisasi untuk bisa diperjualbelikan di pasaran. Standarisasi ini biasanya diterapkan di smart contract atau blockchain.
  2. Interoperability, dengan teknologi blockchain ini, NFT yang dibuat oleh para pengembang bisa dijualbelikan pada market NFT manapun yang menjadikan lebih mempermudah para pengembangnya jika ingin menjual NFT milik mereka.
  3. Tradeability, karena memiliki nilai dan kelangkaan daripada NFT, maka NFT bisa ditradingkan pada pasaran dengan mengharapkan menyimpan NFT saat ini dan mendapatkan pertumbuhan nilai di masa depan.
  4. Liquidity yang menguntungkan bagi para seniman. Ditambah lagi jika seniman tersebut kurang ternama, mungkin agak sulit jika harus menjual karya seninya melalui pelelangan karya seni. Namun dengan teknologi blockchain ini, likuiditas dari karya seni akan semakin mudah dengan adanya pasar terbuka yang memperjualbelikan NFT didalamnya.
  5. Selanjutnya terdapat immutability yang sifatnya memiliki ketetapan hak cipta pada blockchain terhadap NFT-nya, yang membuat NFT tidak bisa di duplikasi atau di replika.
  6. Dan terakhir, terdapat programmability karena bahasa pemrograman yang sudah disediakan oleh smart contract, membuat semua kalangan masyarakat bisa membuat NFT-nya dengan mudah.

Kerugian Non Fungible Token

Selain keuntungan, pastinya terdapat kerugian dari pemakaian NFT ini. Kerugiannya adalah:

  1. Likuiditas dari NFT ini juga bisa berpengaruh terhadap kerugian itu sendiri. NFT dianggap sebagai aset yang tidak liquid dikarenakan siapapun yang membeli NFT belum tentu mereka bisa menjualnya kembali.
  2. Overspeculation yang dikarenakan sifat NFT yang non-fungible, menjadikan NFT sangat rentan. Hal ini terjadi karena orang menetapkan harga NFT secara kualitatif, bukan kuantitatif. Cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan evaluasi eksternal. Misalnya, dalam investasi seni  yang tradisional, kolektor dapat mengevaluasi nilai seni dengan mengumpulkan data evaluasi eksternal seperti arsip seniman, berita pameran, dan hasil lelang.
  3. Rentan terhadap pembajakan digital dan pencurian identitas seniman. Saat ini, NFT masih dalam tahap pengembangan pertama karena penggunaan massal NFT baru meningkat kurang dari setahun. Secara prinsip, NFT hanyalah mekanisme sederhana dalam menentukan kepemilikan sebuah konten digital.
  4. Masalah penyimpanan yang bisa menyebabkan kerugian. Jika seseorang membeli NFT dari marketplace tertentu, NFT yang dibeli akan disimpan di dalam wallet pada marketplace tersebut. Tidak ada mekanisme penyimpanan NFT yang terdesentralisasi. Hal ini menciptakan masalah sentralisasi, di mana peretas dapat memanipulasi pengguna untuk menyerahkan kredensial mereka, kemudian mengakses akun kita.

List Non Fungible Token

Terdapat berbagai macam jenis NFT ini. Kali ini kita akan mempelajari apa saja yang termasuk Non Fungible Token ini. Bagi kalian yang ingin melakukan investasi maupun trading mengenai hal ini, diharapkan kalian tetap melakukan riset untuk masing-masing perusahaan. Contoh cryptocurrency berbasis NFT ini adalah:

Axie Infinity

Axie Infinity ini merupakan salah satu game berbasis blockchain Etherium (ETH) dengan sistem non fungible token (NFT). Axie Infinity ini bisa dilakukan dengan menghasilkan uang dengan cara masuk pada web resmi mereka dengan memilih platform yang akan kalian mainkan. Setelah itu kalian harus membeli tiga Axie untuk dipakai bermain. Selain itu, kalian juga harus memiliki 2 crypto untuk dapat melakukan pembelian yaitu MetaMask dan juga Ronin Wallet. Jika ingin membeli Axie, kalian harus login menggunakan MetaMask dan Ronin Wallet di marketplace Axie Infinity. Setelah membeli, kalian bisa mengecek inventory kalian jika Axie yang dibeli sudah masuk, sehingga Axie sudah bisa dipakai dalam game. Untuk mendapatkan uangnya, kalian harus mengumpulkan sebuah token yaitu Small Love Potion (SLP) yang bisa kalian dapatkan ketika bermain Axie Infinity tersebut.

Theta

Theta ini sebagai native blockchain yang menggunakan protokol open source. Yang berarti, memungkinkan developer dan mitra untuk membangun decentralized applications melalui jaringan seperti Ethereum. Theta ini juga merupakan sebuah jaringan pengiriman video yang bersifat peer to peer dan terdesentralisasi yang menawarkan berbagai jenis konten seperti e-sport, film, serial TV, dan juga musik. Apabila pengguna menonton video melalui jaringan ini, sebagian dari kekuatan komputasi mereka akan dimanfaatkan untuk mengirimkan video yang sama ke pengguna lain. Dengan begitu, pengguna utama akan mendapatkan token sebagai hadiah.

Decentraland

Decentraland merupakan dunia dan komunitas virtual yang penggunanya dapat mengembangkan dan memiliki petak tanah, karya seni, dan NFT. Berbeda dengan sebagian besar permainan online, pemain memiliki kontrol langsung terhadap aturan dunia online tersebut. DAO ini memungkinkan pemilik token untuk melakukan voting langsung terkait kebijakan dalam permainan dan organisatoris. Mulai dari jenis barang yang diizinkan, hingga investasi untuk perbendaharaan DAO.

NFT mewakili barang koleksi dalam permainan termasuk pakaian, barang dan real estate virtual pada permainan tersebut yang dinamakan dengan LAND. Pengguna dapat menyimpan token ini di dompet kripto dan menjualnya ke pengguna lain pada Decentraland Marketplace. Misalnya, untuk membeli sebuah masker wajah baru, kalian perlu memiliki beberapa MANA, yaitu mata uang kripto asli milik Decentraland.

Flow (Dapper Labs)

Flow merupakan blockchain yang dirancang untuk penskalaan ekstensif tanpa menggunakan sharding teknik, dengan menyediakan transaksi cepat dan berbiaya rendah yang masuk akal untuk dapps seperti pasar NFT dan video game yang diinfusi kripto. Flow dibuat sedemikian rupa sehingga kontrak pintarnya dapat dirakit dengan cara yang sama seperti balok-balok lego yang disatukan. Dengan blok pembangun kontrak ini, pengembang dapat membuat dApps yang secara teoritis dapat melayani milyaran orang, dengan kasus penggunaan yang dapat melayani kebutuhan bisnis yang sangat penting bagi penggemar olahraga.

Chiliz

Chiliz merupakan aset kripto terkemuka khusus untuk olahraga dan hiburan. Sebuah platform yang mendukung keterlibatan dan penghargaan penggemar berbasis blockchain pertama di dunia yaitu Socios.com. Chiliz memberikan kesempatan bagi ratusan juta penggemar olahraga dan esports untuk berpartisipasi secara langsung dengan tim favorit mereka. Token CHZ ini dapat digunakan untuk membeli Fan Token, yakni sebuah token yang dapat digunakan untuk mewakili dukungan pada tim terkenal yang telah bergabung dengan ekosistem Chiliz. Token CHZ ini juga bisa digunakan oleh pengguna untuk membeli Fan Token yang berperan dalam pengambilan keputusan yang dilakukan melalui voting dan jajak pendapat yang dilakukan melalui aplikasi Socios.

Enjin Coin

Enjin coin merupakan kripto besutan startup Enjin, yang meneydiakan gaming platform dengan memiliki lebih dari 250 ribu komunitas gaming. Selain kripto, proyek Enjin Coin ini meliputi serangkaian software development kit yang bisa digunakan oleh pengembang dalam game dan komunitas mereka masing-masing. Penerapan teknologi blockchain dalam gaming membantu menurunkan biaya tinggi dan mencegah penipuan terkait pertukaran benda digital.

Melalui Enjin Coin, sebuah benda digital dalam game dapat diciptakan menggunakan uang digital unik, lalu kemudian ditawarkan atau dibeli oleh pemain lain yang dapat meng-uang-kan kembali benda tersebut. Setiap aset digital yang direkam pada sebuah daftar kontrak pintar tunggal dikenal oleh semua Enjin Smart Wallet.

The Sandbox

The Sandbox diciptakan untuk mengganggu dominasi dari pengembang game yang sudah ada seperti Minecraft dan Roblox. Yang menjadi pembeda adalah The Sandbox memberikan hak atas kepemilikan mengenai ciptaan para penggunanya di game yang mereka kembangkan dengan token yang tidak dapat ditukarkan atau NFT. Metaverse Sandbox adalah salah satu dari beberapa dunia virtual berbasis blockchain yang mencoba mengubah dinamika pasar game dengan cara memberi penghargaan kepada pencipta untuk nilai yang mereka hasilkan melalui konten yang dibuat.

Menariknya, para pengguna yang ingin berpartisipasi di ekosistem Sandbox tidak perlu memiliki pengetahuan akan coding atau pemrograman sama sekali. Hal tersebut dikarenakan Sandbox sudah memiliki tools yang memungkinkan para pengguna untuk membuat dan menggabungkan ASET yang mereka miliki ke dalam dunia game dan dunia online.

Wax

Wax cryptocurrency merupakan pasar untuk aset digital yang melayani lebih dari 400 juta pemain onlien yang menjual, membeli, dan mengumpulkan item dalam game. Serangkaian alat berbasis blockchain memungkinkan orang untuk memperdagangkan barang digital atau fisik secara instan dan aman kepada siapapun di dunia. Platform WAX menyatukan komunitas kolektor dan pedagang, pembeli dan penjual, pembuat dan pemain, pembuat dApp, bahkan pengembang game.

Ekosistem WAX telah menyaksikan pertumbuhan yang cukup besar karena penggabungan model token WAX, yang dirancang untuk memastikan keberhasilan dalam berbagai aspek sepeti pemungutan suara, taruhan, dan penghargaan. Wax Staking Reward adalah fitur yang mendorong partisipasi masyarakat karena memungkinkan pengguna untuk memilih dan mengakses hadiah.

Bakery Token

BakerySwap bekerja ($BAKE) dengan Rantai Cerdas Binance (BSC) dan menggabungkan tiga tren terpanas dalam cryptocurrency dan pertanian hasil ruang blockchain, token NFT, dan penawaran DEX pertama (IDO). Token asli Bakeryswap disebut sebagai Bakery Token atau BAKE dan diperoleh dengan menyediakan likuiditas untuk pasangan aset dan menetapkan BAKE itu sendiri. Karena ini adalah klon bertema makanan, token kumpulan likuiditas dapat disimpan di kumpulan donat, wafel, roti gulung, croissant, latte, dan lainnya.

BakerySwap adalah proyek AMM plus NFT pertama di Binance Smart Chain. Token BAKE asli dapat digunakan untuk membuat “hidangan makanan” sebagai istilah untuk NFT yang dapat digunakan untuk membiakkan kembali BAKE. Setiap makanan memiliki pengganda taruhan yang berbeda dan mendapatkan hadiah proporsional. Juga, dapat ditukar dengan NFT lain dan dibakar untuk mendapatkan PANGGANG. Platform ini juga memiliki supermarket NFT di mana seniman dapat mengubah karya seni mereka menjadi NFT dan menjualnya selama proses pembuatan koin. Pengguna dapat membeli karya seni di supermarket menggunakan token BAKE.

Origin Product

Origin Product merupakan sebuah platform distribusi digital yang dikembangkan oleh Electronic Arts atau EA seperti FIFA 22, The Sims, Battlefield 2042, Star Wars JEDI, dan lainnya, untuk membeli dan memainkan permainan video. Terdapat juga layanan Origin Access yang bisa kalian jadikan sebagai langganan untuk mencoba berbagai macam permainan EA sebelum dirilis. Kalian juga bisa membeli coin origin ini melalui situs resmi milik mereka.

Perlu diperhatikan bagi kalian yang ingin melakukan investasi pada aset digital ini untuk tetap berhati-hati dengan tetap melakukan riset dan memperhatikan setiap kemungkinan yang bisa terjadi ketika hendak membeli aset tersebut. Setelah mengetahui setiap hal yang telah dibahas di atas, diharapkan kalian tetap mencari tahu mengenai hal-hal tersebut.

Demikian pembahasan dari GICTrade mengenai penjelasan “Non Fungible Token, Tren Baru Transaksi Aset Digital”. Kalian juga bisa mencari tahu informasi lain seputar trading, investasi, dan keuangan yang lainnya, seperti “Robert Kiyosaki: Profil, Biodata, dan Biografi” hanya di Jurnal GIC. Pastikan juga kamu memperdalam ilmu forex di GICTrade, via ebook scalping, dan juga NFP live trading.

Wachda Mihmii
SEO writer who is experienced in various Indonesian national media. Aspiring to be a book or novel writer. Has experience as a Creative Director.