Jakarta, GIC Trade – Harga emas sedikit berubah sekitar $1920 per ons pada hari Senin, karena investor mempertimbangkan prospek pengetatan moneter lebih lanjut terhadap kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global. 

Kinerja yang mengecewakan dari harga konsumen dan produsen di China menambah tanda-tanda pemulihan yang goyah dan risiko deflasi yang meningkat. Di AS, laporan penggajian beragam menunjukkan perlambatan dalam penciptaan lapangan kerja, tetapi menunjukkan pertumbuhan upah yang kuat dan penurunan tingkat pengangguran. 

Sementara laporan CPI AS yang akan datang, dijadwalkan untuk hari Rabu, diperkirakan akan memberikan pembaruan tambahan tentang tekanan inflasi. Pelaku pasar menetapkan probabilitas hampir 92% dari Federal Reserve meningkatkan suku bunga dana sebesar 25 basis poin bulan ini, meskipun ada keraguan tentang perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut setelah Juli. 

Selain itu, bank sentral utama lainnya, termasuk Bank Sentral Eropa, Bank Inggris, dan Bank Kanada, diperkirakan akan melanjutkan langkah pengetatan mereka.

Nada risiko yang lebih lemah memberikan dukungan kepada harga emas, meskipun permintaan USD yang bangkit kembali membatasi kenaikan. Pedagang juga tampak enggan untuk memasang taruhan agresif menjelang laporan CPI AS pada hari Rabu.

Meskipun demikian, peningkatan yang baik dalam permintaan Dolar AS (USD) terlihat bertindak sebagai angin sakal untuk harga Emas. Meskipun sedikit meleset dari berita utama Nonfarm Payrolls (NFP) AS, penurunan tak terduga dalam tingkat pengangguran dan pertumbuhan upah yang tetap kuat menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang masih ketat.

Secara fundamental, kenaikan suku bunga acuan lebih lanjut dari sejumlah bank sentral memberikan tekanan bagi harga emas, namun, pesimisme dikalangan pelaku pasar dan sentiment risiko (risk-off) memberikan dukungan bagi emas. Lalu bagaimana secara teknikal, simak analisanya berikut ini:

Analisis Teknikal

 
Harga emas pada periode 1 jam mencoba bergerak turun, menyentuh level support di 1919.70 hingga menuju level support selanjutnya di 1904.80. Sementara bias bearish juga didukung oleh sinyal sell yang ditunjukkan dengan tanda panah merah.

Analisa ini bersifat pandangan dari segi fundamental dan teknikal yang digunakan oleh penulis, tidak menjadi saran atau ajakan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut klik gambar di bawah.