Jakarta, GIC Trade – Poundsterling tetap tertekan di tengah suasana hati-hati pasar menjelang pidato utama dari para pemimpin BoE, Fed. Gilt/obligasi dua tahun Inggris melonjak ke level tertinggi 15 tahun, pasar memasang taruhan 20% pada puncak tingkat BoE 6,5%. 

Sementara data AS yang optimis, kekhawatiran yang berasal dari China memungkinkan Dolar AS untuk mengkonsolidasikan kenaikan mingguan. Powell dari Fed memiliki tugas yang sulit untuk meyakinkan bias bullish daripada Bailey dari BoE tetapi resesi Inggris dapat memikat Cable/sterling turun.

GBP/USD bertahan pada penurunan ringan di sekitar 1,2730 menjelang pembukaan London hari Rabu, membalikkan rebound hari sebelumnya di tengah katalis beragam akhir-akhir ini.

Meski begitu, meningkatnya kekhawatiran akan suku bunga yang lebih tinggi di Bank of England (BoE) dan resesi Inggris yang diakibatkannya membebani harga Poundsterling. Sebaliknya, sebagian besar data AS yang optimis bergabung dengan kekhawatiran beragam tentang China untuk mendorong penjual Cable.

Di sisi lain, harapan akan lebih banyak stimulus dari China kontras dengan kekhawatiran yang berkembang akan pemulihan ekonomi yang lebih lambat di Beijing, serta kekhawatiran akan pergolakan Sino-Amerika karena pembatasan AI terbaru pada perusahaan manufaktur Chip China, memikat GBP/USD untuk bearish.

Selanjutnya, banyak data AS memungkinkan Dolar AS untuk mengurangi kerugian intraday dan meningkatkan taruhan Fed yang hawkish, yang pada gilirannya mendorong kenaikan Poundsterling akhir-akhir ini.

Terhadap latar belakang ini, S&P500 Futures memangkas lonjakan harian terbesar dalam dua minggu dengan penurunan ringan sedangkan imbal hasil obligasi Treasury AS tetap tertekan setelah naik dalam dua hari terakhir berturut-turut untuk menggambarkan momentum pasar yang tidak pasti.

Ke depan, pidato dari Bailey BoE dan Ketua Fed Powell akan sangat penting untuk mengamati pergerakan langsung GBP/USD. Perhatian utama, bagaimanapun, akan diberikan pada kesengsaraan resesi Inggris, yang pada gilirannya dapat memberikan angin segar GBP/USD.

Secara fundamental, data AS yang optimis dan kekhawatiran resesi di Inggris telah menekan harga poundsterling lebih lanjut. Lalu bagaimana secara teknikal, simak analisanya berikut ini:

Analisis Teknikal

 
GBP/USD pada periode 1 jam mencoba bergerak turun, menyentuh level support di 1.27300 hingga menuju level support selanjutnya di 1.26730. Tren penurunan juga terlihat dari template FXBot, dimana angka GBP lebih rendah sebesar 3,2 dari angka USD yang sebesar 6,4. Sementara bias bearish juga didukung oleh sinyal sell yang ditunjukkan dengan tanda panah merah.

Analisa Forex GBP/USD ini bersifat pandangan dari segi fundamental dan teknikal yang digunakan oleh penulis, tidak menjadi saran atau ajakan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut klik gambar di bawah.