Analisa Market Mingguan : 28 Juni – 02 Juli 2021 – Optimisnya Ekonomi AS

Artikel ini terakhir di perbaharui June 28, 2021 by Nurhakim
Analisa Market Mingguan : 28 Juni – 02 Juli 2021 – Optimisnya Ekonomi AS

Analisa market Mingguan 28 Juni – 02 Juli 2021 saat ini akan mengupas beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan market selama satu pekan kedepan. Greenback bergerak menguat dibandingkan dengan beberapa mata uang utama lainnya. Penguatan mata uang Dolar AS ini di karenakan adanya sikap optimis para pelaku pasar akan kondisi tingkat perekonomian AS. Keyakinan para pelaku pasar ini juga di dukung optimisnya akan data tenaga kerja AS yang akan di rilis pada pekan ini.

Data lapangan pekerjaan serta tingkat upah perjam ditambah lagi dengan tingkat pengangguran bulanan akan menjadi focus utama para pelaku pasar pada pekan ini. Saat ini keyakinan yang berkembang di market adalah para pelaku pasar merasa optimis akan adanya kemajuan tingkat ekonomi AS dan tingkat lapangan kerja yang akan di rilis. Focus para pelaku pasar pada pekan ini adalah rilis data NFP, Unemployment Rate dan Average Hourly Earnings yang akan di rilis pada Jum’at nanti mulai pukul 19:30 WIB.

EURUSD pada pergerakan market di Jum’at akhir pekan kemarin berhasil menguat untuk mata uang Euro. Penguatan Euro dibandingkan dengan mata uang Dolar AS ini terjadi setelah adanya pelemahan di mata uang Dolar AS. Selain itu penguatan mata uang Euro ini juga mendapat dukungan dari sikap optimisnya para pelaku pasar akan data Gfk Consumer Climate Jerman meskipun penguatan mata uang Euro ini dibayangi oleh adanya kekhawatiran mengenai adanya peningkatan wabah Covid-19 dengan varian Delta di Jerman.

GBPUSD pada perdagangan market di Jum’at akhir pekan kemarin bergerak melemah untuk mata uang Poundsterling dibandingkan mata uang Dolar AS. Pelemahan Poundsterling ini terjadi karena tidak adanya kebijakan baru yang diambil oleh Bank Sentral Inggris (BOE) pada pekan sebelumnya. Hal ini telah memudarkan hasil dari rilis data CBI Realized Sales Inggris. Pada saat berbarengan kondisi mata uang Dolar AS padahal sedang melemah.

USDJPY pada pergerakan market Jum’at akhir pekan kemarin mata uang Yen menguat terhadap Dolar AS. Penguatan Yen ini terjadi imbas adanya pelemahan di mata uang Dolar AS. Pelemahan Dolar AS ini terjadi pasca rilis data Core PCE Price Index dan Revised UoM Consumer Sentiment. Untuk pergerakan market hari ini di prediksi Yen masih akan melanjutkan penguatannya, hal ini karena di dukung oleh adanya pembacaan BOJ Summary of Opinions yang optimis pagi tadi.

Harga Minyak bergerak naik pada perdagangan market Jum’at akhir pekan kemarin. Kenaikan harga Minyak ini terjadi karena adanya pelemahan di mata uang Dolar AS, selain itu adanya prospek optimis akan kembali normalnya permintaan akan Bahan Bakar Minyak global. Untuk pergerakan market hari ini di prediksi harga Minyak akan berusaha melanjutkan kenaikannya, karena semakin nampaknya jumlah permintaan di beberapa negara di dunia.

GOLD pada perdagangan market Jum’at akhir pekan kemarin, pergerakan Emas berhasil naik. Kenaikan harga Emas ini di sebabkan oleh adanya pelemahan mata uang Dolar AS. Pelemahan mata uang Dolar AS ini imbas adanya pesimis rilis data ekonomi AS, data tersebut adalah data Core PCE Price Index dan Revised UoM Consumer Sentiment.

Pada perdagangan market hari ini di sesi Asia, pergerakan Emas menurun. Menurunnya harga Emas ini disebabkan karena adanya penguatan di mata uang Dolar AS. Selain karena adanya penguatan mata uang Dolar AS penyebab menurunnya harga Emas karena adanya aksi profit taking yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Adanya aksi jual fisik Emas juga menjadi tekanan pada pergerakan Emas.

1. Data Penting/High Impact Analisa Market Mingguan 28 Juni – 02 Juli 2021

1.1 CB Consumer Confidence (USD)

Selasa, 21:00 WIB. Data ini merupakan indeks yang dilakukan terhadap beberapa level tingkat indeks komposit berdasarkan rumah tangga yang disurvei. Survei ini dilakukan kurang lebih sekitar 3.000 jumlah rumah tangga yang dimintai pendapat mereka untuk menilai tingkat relatif kondisi ekonomi saat ini dan masa depan termasuk ketersediaan tenaga kerja, kondisi bisnis, dan situasi ekonomi secara keseluruhan. Jika dari survei rumah tangga tersebut merasa bahwa keyakinan pada sektor finansial adalah indikator utama pengeluaran konsumen, yang menyumbang sebagian besar kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

1.2 Manufacturing PMI (CNY)

Rabu, 08:00 WIB. Data dari survei terhadap sekitar 3000 manajer pembelian di China yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah 50,0 menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu. – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.3 ADP Non-Farm Employment Change (USD)

Rabu, 19:15 WIB. Data ADP akan menganalisis data penggajian dari lebih dari 23 juta pekerja untuk mendapatkan estimasi pertumbuhan lapangan kerja. Pertumbuhah lapangan kerja ini merupakan perkiraan perubahan jumlah orang yang bekerja selama bulan sebelumnya, tidak termasuk industri pertanian dan pemerintah. Data ini memberikan gambaran awal tentang pertumbuhan lapangan kerja, biasanya 2 hari lebih awal dari data ketenagakerjaan yang dirilis pemerintah yang dirancang untuk ditiru. Sumber mengubah rumus perhitungan seri pada Feb 2007, Des 2008, dan Nov 2012, agar lebih selaras dengan data pemerintah.

1.4 German Final Manufacturing PMI (EUR)

Kamis, 14:55 WIB. Data dari survei terhadap sekitar 400 manajer pembelian di Jerman yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah 50,0 menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu.

1.5 BOE Gov. Bailey Speaks (GBP)

Kamis, 16:00 WIB. Ketua Bank Central Inggris “Andrew Bailey” akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Eropa. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua Bank Sentral Inggris terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.6 OPEC – JMMC Meetings (All)

Kamis, All Day. Pengertian data JMMC Meetings” maksudnya adalah bahwa Pertemuan OPEC-JMMC dihadiri oleh perwakilan dari 13 anggota OPEC dan 11 negara kaya minyak lainnya. Mereka membahas berbagai masalah tentang pasar energi, yang paling penting dalam pertemuan ini  akan menyepakati berapa banyaknya jumlah minyak yang akan mereka produksi. Rapat tertutup untuk pers tetapi pejabat biasanya berbicara dengan wartawan sepanjang hari, dan pernyataan resmi yang mencakup perubahan kebijakan dan tujuan rapat dirilis setelah rapat selesai. Agenda rapat seperti ini awalnya adalah pada Januari 2017.

1.7 ISM Manufacturing PMI (USD)

Kamis, 21:00 WIB. Data dari survei terhadap sekitar 300 manajer pembelian di Jerman yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah 50,0 menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu.

1.8 ECB President Lagarde Speaks (EUR)

Jum’at, 19:30 WIB. Ketua Bank Central Eropa “Christine Lagarde” akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral Eropa, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Eropa. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua Bank Sentral Eropa terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.9 Average Hourly Earnings, Non-Farm Employment Change & Unemployment Rate (USD)

Jum’at, 19:30 WIB. Average Hourly Earnings merupakan sebuah indikator tingkat inflasi yang bersumber dari jumlah upah perjam yang dibayarkan oleh para pengusaha diluar sektor pertanian. Jika nilai Average Hourly Earnings Amerika Serikat (AS) bagus atau naik maka Dollar AS akan menguat,begitupun sebaliknya.
Non-Farm Employment Change adalah data yang mengukur tingkat lapangan kerja baru diluar sektor pertanian. Apa hubungan antara Average Hourly Earnings dengan Non-Farm Employment Change ? Antara data NFP dengan data Average Earnings berhubungan dan saling mempengaruhi, namun data NFP lebih berdampak terhadap pergerakan market. Average earnings adalah persentase perubahannya upah tenaga kerja perjam. Kalau NFP bagus tetapi Average Hourly Earnings turun maka Dollar AS masih mungkin akan menguat,karena adanya prediksi di bulan berikutnya Earnings akan bagus yang diikuti dengan naiknya jumlah tenaga kerja. Sebaliknya kalau NFP jelek USD akan cenderung melemah meskipun Earnings bagus.
Unemployment Rate adalah data yang mengukur tingkat pengangguran bulanan di AS. Pada bulan lalu tingkat penangguran di rilis 5,8% dan di prediksi pada bulan Juni di prediksi akan menurun menjadi 5,7%. Jika dirilis sesuai atau bahkan dibawah prediksi, maka Dollar AS akan menguat.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 28 Juni – 02 Juli 2021

2.1 EUR/USD

Chart EURUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,20950 (High)
Range Pergerakan1,17411 (Low)

2.2 USDCHF

Chart USDCHF terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,92962 (High)
Range Pergerakan0,90447 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,40826 (High)
Range Pergerakan1,37061 (Low)

2.4 USDJPY

Chart USDJPY terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan111,561 (High)
Range Pergerakan109,723 (Low)

2.5 Emas

Chart XUL terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1828,00 (High)
Range Pergerakan1720,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,77204 (High)
Range Pergerakan0,73611 (Low)

2.7 Minyak

Chart OIL terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan75,35 (High)
Range Pergerakan70,62 (Low)

Demikianlah analisa market Mingguan 28 Juni – 02 Juli 2021 yang membahas optimisnya ekonomi AS terhadap pergerakan market. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.