Analisa GBPUSD Hari Ini : 14 Juli 2021 – Lonjakan Virus Delta di Inggris Kembali Lemahkan Poundsterling

Artikel ini terakhir di perbaharui July 14, 2021 by Nurhakim
Analisa GBPUSD Hari Ini : 14 Juli 2021 – Lonjakan Virus Delta di Inggris Kembali Lemahkan Poundsterling

Analisa GBPUSD hari ini 14 Juli 2021, akan menyoroti pergerakan mata uang Poundsterling terhadap Dolar AS. Pergerakan market Poundsterling terhadap Dolar AS pada perdagangan Selasa kemarin, di dominasi dengan adanya pelemahan di mata uang Inggris dibandingkan dengan mata uang Amerika. Pelemahan Poudsterling ini disebabkan kekhawatiran para pelaku pasar akan lonjakan virus Delta yang terjadi di Inggris.

Selain karena kekhawatiran akan lonjakan virus Corona varian baru Delta, pelemahan Poundsterling juga terjadi imbas adanya penguatan di mata uang Dolar AS. Untuk pergerakan market hari ini di perkirakan Poundsterling masih akan melanjutkan pelemahannya terhadap Dolar AS. Namun para pelaku pasar masih menunggu rilis data inflsi AS yang akan di rilis nanti malam mulai pukul 19:30 WIB.

Mata uang Dolar AS masih dalam kondisi penguatannya dibandingkan dengan beberapa mata uang utama lainnya. Penguatan Dolar AS in mendapat dukungan dari rilis data inflasi Amerika semalam. Data ekonomi yang di rilis semalam adalah CPI dan Core CPI dimana dirilis diatas prediksi dan periode sebelumnya. Data ini mengukur harga barang dan jasa di tingkat konsumen dan akan dapat membantu Bank Sentral AS untuk menentukan kebijakan ekonominya.

Namun tidak lama setelah rilis data tersebut, ternyata Dolar AS bergerak melemah imbas adanya kekhawatiran akan lonjakan tingkat inflasi AS kembali. Hal ini masih menjadi tolak ukur para pelaku pasar untuk membaca arah kebijakan yang akan diambil oleh The Fed. Di sisi lain pasca rilis data inflasi yang diatas prediksi dan periode sebelumnya, ternyata tidak di barengi oleh naiknya yield obligasi AS.

Para pelaku pasar memperkirakan yield tidak terdorong naik oleh data inflasi semalam, karena mereka beranggapan bahwa kenaikan inflasi ini hanya sementara. Selain itu yield obligasi sudah mengalami kenaikan terlebih dahulu pada beberapa hari sebelumnya. Kenaikan tersebut telah menyentuh sekitar lebih dari 5% dalam 2 hari berturut-turut, pada saat ini yield obligasi bergerak datar dikisaran 1,36%.

Focus para pelaku pasar tertuju pada Fed Chair Powell Testifies nanti malam pada pukul 23:00 WIB dan juga data inflasi lannjutan untuk tingkat harga di level produsen yang akan di rilis pada pukul 19:30 WIB.

Analisa GBPUSD hari ini 14 Juli 2021

Chart GBPUSD analisa harian 14-07-2021

Prediksi dan analisa GBPUSD hari ini di perkirakan akan melanjutkan pelemahannya/turun dan OP (Open Position) yang disarankan adalah SELL di level 1,38000. Dengan Target Profit (TP) 10 – 20 poin dan Stop loss (SL) di 5 – 10 poin.

PreferensiBEARISH
Target Profit 11,37900
Target Profit 21,37800
Stop Loss 11,38050
Stop Loss 21,38100

Demikianlah analisa GBPUSD hari ini 14 Juli 2021 yang membahas mengenai lonjakan penderita Covid-19 varian Delta di Inggris, telah melemahkan Poundsterling terhadap Dolar AS. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst di GIC sejak tahun 2019.