Pada analisa harian dari tim GIC ini, emas kembali bersinar ke $ 1764,07/troy ounce pada perdagangan market Kamis kemarin. Kenaikan harga Emas ini karena didukung oleh mata uang Dollar AS yang melemah terbatas. Imbas rilis data ekonomi Unemployment Claim AS yang dirilis sebesar 362.000 dimana lebih besar dibandingkan prediksi 333.000 dan data minggu sebelumnya sebesar 351.000. Dengan adanya data ini, pergerakan mata uang Dollar AS berhasil membuat market Amerika melemah sedikit. Analisa harian ini menyorit perdagangan market di Kamis kemarin, di mana Emas pada sesi Asia sempat menyentuh level US $ 1743,11/troy ounce. Selanjutnya saat memasuki market sesi Eropa, pergerakan Emas menurun dan sempat bergerak menyentuh level US $ 1725,38/troy ounce. Begitu market sesi Amerika di buka dan mulai di rilis nya data ekonomi Amerika, pergerakan Emas sangat aktif dan sempat menyentuh level terendah hariannya di level US $ 1722,10/troy ounce. Pada pergerakan selanjutnya, Emas bergerak naik dan menyentuh level tertinggi hari itu di US $ 1764,07/troy ounce. Pada perdagangan market hari Kamis 30 September 2021, pada sesi Asia diprediksi harga Emas akan mencoba untuk turun kembali. Hal ini dikarenakan kenaikan Emas kemarin hanya bersifat sementara. Selain itu bagi para pelaku pasar, karakteristik Emas akan terjadi aksi profit taking ketika memasuki akhir pekan. Greenback sempat mengalami pelemahan pasca rilis data pengangguran mingguan, yang ternyata dirilis di atas ekspektasi. Meski data tenaga kerja melemah karena data pengangguran mingguan yang mengecewakan, namun pelemahan mata uang Dollar AS ini hanya bersifat sementara, karena rencana tapering Bank Sentral akan tetap dilaksanakan pada November 2021 nanti. Pada pertemuan antara ketua Bank Sentral The Fed “Jerome Powell” dengan Menteri Keuangan AS “Janet Yellen” yang berhasil merundingkan dari potensi “shutdown”, pemerintah membahas imbas default bayar hutang negara yang jatuh tempo pada 31 Oktober 2021 nanti. Lembaga DPR telah menyetujui plafon/batas utang negara Amerika dan berhasil mencegah potensi terjadinya “shutdown” pemerintah AS. Fokus para pelaku pasar hari ini tertuju pada rilis data ekonomi Core PCE Price Index (USD) yang akan di rilis pada pukul 19:30 WIB. Selain itu akan ada juga rilis data ISM Manufacturing PMI (USD) yang akan di rilis pukul 21:00 WIB. Kedua data ekonomi AS ini diprediksi akan melemahkan mata uang Dollar AS.

Analisa Harian Teknikal Emas (XUL)

Berikut analisa teknikal dari Gold pada tanggal 1 Oktober 2021 yang diprediksi Tren masih akan Bearish/turun.

Pivot Point

Pivot point = 1747,75

Support

Data terkait Support 1, 2, 3, dari Gold
  1. Support 1 = 1731,44
  2. Support 2 = 1705,80
  3. Support 3 = 1689,49

Resistance

Data terkait Resistance 1,2, dan 3 dari Gold
  1. Resistance 1 = 1773,39
  2. Resistance 2 = 1789,70
  3. Resistance 3 = 1815,34
Tetap bijak dalam trading dengan memperhatikan Money Management dan Risk Management agar kelangsungan modal dan account trading anda tetap berlanjut. Happy Trading dan salam profit konsisten. Demikian pembahasan artikel "Analisa Harian Emas: Rebound ke 1764 Troy Ounce". Jangan lupa untuk tetap membaca artikel dari Jurnal GIC lainnya, seperti "Belajar Forex" untuk tetap update tentang dunia Trading. Cek juga promosi dari GIC perihal mencari cuan tambahan, seperti program affiliate, Jumat Barokah, dan 100% Bonus Deposit.