Fluktuasi Adalah? Pengertian, hingga Cara Mengatasi

Artikel ini terakhir di perbaharui October 12, 2021 by Rinaldi Syahran
Fluktuasi Adalah? Pengertian, hingga Cara Mengatasi
Sumber Foto: Freepik

Tentu kita sudah tidak asing lagi dengan istilah fluktuasi atau kelabilan. Sebagai salah satu istilah yang umum digunakan dalam dunia ekonomi, kelabilan adalah dampak dari beberapa dinamika perekonomian. Uniknya, dampak dari kelabilan bisa dirasakan oleh semua kalangan. Mulai dari pelaku ekonomi, pembuat kebijakan ekonomi, pelaku bisnis hingga masyarakat.

Sebagai sebuah peristiwa ekonomi, fluktuasi adalah hal yang lumrah dalam sebuah perjalanan di sektor ekonomi. Mulai dari kelabilan harga saham, kelabilan emas, kelabilan nilai tukar, dan peristiwa lainnya yang berkaitan dengan sebuah dinamika naik-turun.

Namun, apa sebenarnya arti fluktuasi secara harfiah dan bagaimana pandangan para ahli terkait gejala kelabilan? Bagi kita yang memiliki ketertarikan terhadap dunia ekonomi dan juga bagi para pelaku bisnis, mengetahui pengertian kelabilan adalah penting. Bukan hanya mengetahui pengertiannya saja, namun juga paham terkait faktor penyebab dan cara mengatasinya.

Namun pertama-tama, mari kita mulai pembahasan dengan mencari tahu apa itu fluktuasi. Lalu kemudian membahas setiap gejalanya dan bagaimana segala sesuatu yang berkaitan dengan kelabilan bisa terjadi, termasuk faktor penyebab dan dampaknya.

Apa Itu Fluktuasi?

Secara sederhana, pengertian fluktuasi dapat dimaknai sebagai sebuah ketidakstabilan atau ketidakseimbangan sesuatu. Dalam konteks ekonomi, kelabilan seringkali dikaitkan dengan harga atau nilai suatu produk. Namun, bukan hanya itu, kelabilan juga dikaitkan dengan beberapa hal.

Semisal fluktuasi rupiah terhadap dolar atau kelabilan dollar terhadap rupiah, hingga kelabilan harga emas per tahun. Karena, kelabilan adalah sebuah gejala tentang naik-turunnya posisi, yang dinyatakan tidak stabil atau tidak seimbang. Seringkali rentan dipengaruhi berbagai macam hal.

Jika fluktuasi artinya sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, lantas seperti apa pengertian kelabilan ekonomi menurut pandangan para ahli? Berikut ini akan dipaparkan beberapa pengertian kelabilan yang sering digunakan di beberapa bidang:

Fluktuasi dalam Sektor Ekonomi

Dalam sektor ekonomi, menurut para ahli, fluktuasi adalah naik turunnya jumlah (nilai) yang tidak teratur. Kelabilan ekonomi adalah pergerakan harga produk yang berayun ke atas atau ke bawah. Sementara itu, pengertian lain arti kelabilan dalam ekonomi juga yaitu pasang surut nilai sebuah harga yang terjadi tidak terduga dan tidak bisa diprediksikan.

Fluktuasi perekonomian ini erat kaitannya dengan perubahan jumlah atau kuantitas sesuatu, seperti kelabilan harga emas Indonesia, kelabilan kurs dollar dan kelabilan nilai rupiah.

Fluktuasi dan Siklus Bisnis

Terdapat pengertian lain terkait fluktuasi, seperti dalam sebuah siklus bisnis. Siklus bisnis merupakan sebuah kondisi yang menggambarkan naik-turunnya sebuah produksi barang dan jasa dalam sektor perekonomian. Dalam siklus bisnis, kelabilan adalah naik turunnya produk domestik bruto riil (PDB) yang disesuaikan dengan inflasi.

Siklus bisnis tidak bisa disamakan dengan siklus pasar, karena siklus pasar diukur menggunakan indeks pasar saham. Sementara itu, siklus bisnis berbeda karena mengacu pada naik turunnya jumlah nilai yang tidak teratur.

Selain pengertian fluktuasi dalam sektor ekonomi, terdapat juga beberapa pengertian fluktuasi yang digunakan dalam sektor lain. Sebagai perbandingan, akan dibahas sekilas terkait penggunaan kelabilan dalam sektor selain perekonomian dan dunia bisnis.

Pengertian Fluktuasi dalam Sektor Lain

Sektor lain atau disiplin ilmu lain selain ekonomi yang sering menggunakan istilah kata fluktuasi adalah dunia kedokteran dan geografi. Pengertian kelabilan adalah kamus kedokteran yaitu menunjukan naik-turunnya kondisi kesehatan seorang pasien dalam penyakit tertentu. Istilah kelabilan seringkali digunakan oleh dokter, untuk memberitahukan kepada pasiennya terkait kondisi kesehatannya.

Terdapat juga istilah fluktuasi abses. Fluktuasi abses adalah sebuah kondisi kesehatan tertentu, hampir sama pengertiannya dengan kelabilan dalam istilah kedokteran. Abses merupakan kondisi reaksi alami tubuh akibat adanya perlawanan dari sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi yang menyerang jaringan tertentu. Biasanya terjadi pada kesehatan kulit dan lain sebagainya. Terjadinya kondisi naik turun pada abses dalam tubuh yang terjadi dan tidak dapat diprediksi.

Sementara itu, dalam geografi, istilah fluktuasi adalah perubahan suhu pada rentang yang besar dalam waktu yang singkat atau yang terjadi dengan seketika. Kondisi kelabilan dalam geografi digunakan untuk mengukur perubahan suhu dan cuaca di daerah tertentu dalam berbagai musim.

Setelah mengetahui arti kata fluktuasi, dalam berbagai sektor dan disiplin ilmu. Sebelum masuk pada pembahasan selanjutnya, kita juga harus mengetahui perbedaan fluktuatif dan kelabilan. Karena, seringkali banyak yang kebingungan terkait dua istilah tersebut.

Fluktuasi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada suatu kondisi atau keadaan yang tidak tetap, berubah-ubah dan sering naik-turun. Sedangkan, fluktuatif seringkali digunakan untuk merujuk pada sesuatu yang memiliki gejala kelabilan. Lebih tepatnya, fluktuatif adalah sifat fluktuasi yang terjadi pada sesuatu hal. Dengan mengetahui jenis katanya, kita tidak akan lagi kebingungan membedakan kata fluktuatif atau fluktuasi.

Lalu, jika kelabilan adalah sebuah gejala atau kondisi. Lantas apa saja faktor penyebab terjadi fluktuasi? Berikut penjelasannya.

Faktor Penyebab Terjadinya 

Terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya kelabilan dalam sektor ekonomi dan bisnis. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, bahwa fluktuatif artinya adalah sebuah gejala naik-turunnya sebuah nilai atau harga. Maka gejala tersebut sudah pasti ada penyebabnya.

Penyebab fluktuasi tidak dapat terlepas dari patokan nilai atau harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Nilai dan harga tersebut tidak direspon baik oleh masyarakat. Hal tersebut sehingga menyebabkan kelabilan atau naik turun harga (nilai). Setelah mengalami kondisi tersebut, biasanya para pelaku bisnis memiliki kebijakan dan strategi untuk mengatasinya. Di antaranya, menetapkan kenaikan atau penurunan harga produk.

Fluktuasi dalam bisnis biasanya terjadi dalam sektor bisnis pertanian/perkebunan, pertambangan, saham dan nilai tukar mata uang. Dalam setiap sektor tersebut, arti kata kelabilan masih sama, yaitu merujuk pada sebuah kondisi dan gejala naik turunnya sebuah nilai dan harga.

Pertama dalam sektor pertanian/perkebunan, ketersediaan hasil pertanian/perkebunan yang melimpah akan mempengaruhi harga dari hasil pertanian/perkebunan tersebut. Ditambah, jika masyarakat tidak begitu membutuhkan hasil pertanian tersebut, harga pun akan semakin mengalami naik-turun yang tidak jelas.

Begitu juga pada bidang pertambangan, contohnya emas. Seringkali terjadi fluktuasi harga emas, bahkan hal tersebut terjadi sampai saat ini. Terutama saat pandemi Covid-19, kelabilan harga emas 2020, 2021 hingga kelabilan harga emas hari ini mengalami perubahan naik-turun yang sangat drastis. Contoh kelabilan emas tersebut merupakan gambaran cepatnya perubahan naik-turun sebuah harga.

Begitu juga dengan fluktuasi saham dan kelabilan kurs mata uang. Jika pada kelabilan saham, kelabilan saham adalah kondisi naik turunnya harga saham, yang terjadi akibat kekuatan dari penawaran dan permintaan para investor. Semakin tinggi permintaan maka harga akan semakin naik, hal ini juga dikenal dengan istilah lainnya, yaitu kelabilan permintaan.

Fluktuasi permintaan adalah gejala yang terjadi pada perubahan harga diakibatkan karena kekuatan penawaran dan permintaan. Permintaan semakin tinggi harga akan semakin naik, jika permintaan sedikit maka harga akan semakin turun. Maka dari itu, kelabilan permintaan adalah sebuah gejala yang terjadi karena sebab akibat.

Sementara itu, fluktuasi mata uang atau kelabilan nilai tukar rupiah memiliki kondisi yang berbeda. Fluktuasi mata uang adalah naik-turunnya harga suatu mata uang dibanding mata uang lainnya. Perubahan harga tersebut disebabkan oleh permintaan dan penawaran di pasar untuk mata uang tertentu dibanding mata uang lainnya.

Pengertian fluktuasi nilai tukar uang sangat erat kaitannya dengan permintaan dan penawaran terhadap mata uang. Hal ini juga sering disebut dengan istilah kelabilan valas, atau kelabilan dollar atau kelabilan rupiah, tergantung mata uang yang terjadi perubahan. Sebagai masyarakat Indonesia, kita seringkali mendengar berita terkait kelabilan rupiah terhadap dollar, hal tersebut berarti bahwa harga rupiah sedang bergerak terhadap dollar. Bisa bergerak naik, atau bergerak turun.

Beberapa bidang yang sering terjadi fluktuasi yang telah dijelaskan di atas, secara umum disebabkan oleh beberapa hal yang menjadi penyebabnya, yaitu:

  1. Adanya kenaikan atau penurunan harga dari produk.
  2. Harga pemanfaat teknologi produksi yang bertujuan untuk meningkatkan produksi bisa menjadi penyebab terjadinya kelabilan.
  3. Kurangnya permintaan ekspor bisa memberi dampak pada terjadinya penyesuaian harga pasar, hal ini juga bisa menjadi penyebab terjadinya kelabilan.
  4. Faktor musim dan cuaca juga bisa menjadi faktor penyebab terjadinya kelabilan harga sebuah produk. Karena pada musim tertentu bisa mempengaruhi distribusi dan ketersediaan produk.
  5. Fluktuasi di bidang pertambangan, dalam hal ini emas seringkali fluktuatif dan tidak stabil. Hal tersebut dipengaruhi dengan nilai tukar uang dari rupiah ke dollar.

Setelah mengetahui faktor penyebab terjadinya fluktuasi dalam beberapa bidang, gejala naik turunya sebuah harga tentu saja bisa memberikan dampak yang besar, terutama pada investasi bisnis. Lantas apa saja dampak yang terjadi jika terjadi kelabilan harga pada investasi bisnis? Yuk, mari kita simak ulasannya di bawah ini.

Dampak Fluktuasi Harga Pada Investasi Bisnis

Karena fluktuasi adalah sebuah kondisi naik-turun sebuah harga dalam konteks ekonomi dan bisnis, lantas apa saja dampak atau pengaruh dari kelabilan harga terhadap investasi bisnis? Pengaruh kelabilan sangat berdampak pada investasi bisnis. Namun, harus dilihat terlebih dahulu bentuk dan tingkat fluktuasinya.

Jika fluktuasi yang terjadi adalah kenaikan harga, maka hal tersebut secara otomatis akan meningkatkan investor. Sebaliknya, jika kelabilan yang terjadi adalah penurunan harga, maka hal tersebut akan membuat investor menjauh. Jika para investor memaksakan menanam modal saat kelabilan harga sedang naik, maka para investor sedang bertaruh dengan produksi barang secara besar namun permintaan dari konsumen sangat kecil.

Jika kondisi tersebut terjadi, kemungkinan para investor akan tetap melanjutkan menanam modal. Karena modal para investor akan tetap melekat di dalam perusahaan, sambil bertaruh akan mendapatkan laba atau keuntungan yang tinggi. Namun, berbeda jika kondisi yang terjadi sebaliknya.

Jika sedang dalam kondisi fluktuasi penurunan harga, para investor akan ragu untuk menanamkan modalnya di perusahaan. Walaupun pada waktu persamaan akan ada peningkatan permintaan dan harga menurun. Namun, kadangkala laba yang diperoleh investor lebih sedikit, bahkan tidak sesuai dengan durasi waktu, sejak penanaman modal pertama dilakukan hingga mendapatkan laba.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa fluktuasi harga sangat dapat mempengaruhi investasi bisnis. Namun, bergantung dengan bentuk dari kelabilan itu sendiri. Baik kelabilan harga naik dan fluktuasi harga turun akan memberikan dampak berbeda pada setiap investor yang berinvestasi.

Berbeda dengan fluktuasi harga pada investasi bisnis, terdapat pula dampak dari kelabilan nilai uang terhadap harga-harga barang. Salah satu dampak yang paling dikhawatirkan adalah bahwa kelabilan mata uang akan berdampak besar pada harga-harga barang impor. Semakin turunnya nilai tukar rupiah kepada dolar, akan semakin meningkatkan harga barang impor.

Karena, perdagangan luar negeri Indonesia menggunakan dolar AS sebagai alat bayarnya. Oleh karena itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat berpengaruh terhadap perdagangan luar negeri, terutama pada harga-harga barang impor yang menjadi kebutuhan masyarakat. Hal ini juga akan semakin menyulitkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhannya.

Jika kondisi dari fluktuasi ekonomi bisa memberikan dampak buruk bagi perekonomian. Lantas apakah ada cara untuk mengatasi kelabilan ekonomi? Simak beberapa caranya di bawah ini.

Cara Mengatasi Fluktuasi Ekonomi

Setiap kondisi ekonomi selalu ada jalan keluar dan cara mengatasinya. Termasuk cara mengatasi fluktuasi ekonomi. Berikut ini beberapa cara mengatasi kelabilan ekonomi. Terutama kelabilan yang terjadi pada bidang pertanian dan perkebunan, pertambangan, dan lain sebagainya. Berikut berbagai cara mengatasinya:

  1. Di bidang pertanian dan perkebunan, para petani bisa melakukan kombinasi baru dari berbagai komoditi di satu lahan dengan menggunakan sistem agroforestri. Dengan begitu, para petani tidak hanya mengandalkan satu komoditi dengan satu sistem pertanian yang itu-itu saja. Ketika satu komoditi mengalami fluktuasi, komoditas lain bisa menjadi alternatif.
  2. Di bidang pertambangan, contohnya batubara, para produsen wajib melakukan efisiensi dengan melakukan pengurangan stripping ratio yang menyebabkan membengkaknya biaya produksi. Maka, ketika kelabilan tidak bisa dihindari, biaya produksi yang telah dihemat bisa menjadi simpanan sebagai alternatif. Untuk pertambangan emas, kelabilan harga emas sangat berkaitan pada nilai dolar. Semakin stabil nilai dolar terhadap rupiah, maka harga emas akan stabil terhindar dari fluktuasi.
  3. Hindari melakukan proses transaksi jual beli barang produksi melalui tengkulak atau perantara. Karena hal tersebut dapat merusak harga barang dan berfluktuasi. Berfluktuasi adalah kondisi barang produksi yang sedang mengalami naik-turun. Produsen juga akan lebih banyak mendapatkan keuntungan, dan pembeli bisa mendapatkan harga yang lebih murah, jika proses transaksi tidak melalui tengkulak.
  4. Selalu lakukan pengelolaan keuangan secara cermat, hal ini bertujuan untuk dapat menghemat biaya produksi menjadi lebih kecil dibanding biaya penjualan. Penghematan biaya tersebut bisa dialokasikan kepada dana alternatif untuk digunakan sebagai biaya tidak terduga jika kondisi buruk terjadi.

Betapa sangat penting mengetahui seperti apa fluktuasi dan bagaimana dampak yang ditimbulkan berikut cara mengatasinya. Karena, fluktuasi merupakan kondisi yang bisa terjadi kapanpun juga, dengan mengetahui segala betul seperti apa fluktuasi kita bisa menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasinya.

Itulah penjelasan mengenai fluktuasi, dan berbagai hal yang terkait dengan fluktuasi yang telah dijelaskan di atas. Fluktuasi adalah sebuah gejala atau kondisi untuk sesuatu yang sering mengalami perubahan secara drastis dan naik turun. Sektor ekonomi dan bisnis merupakan sektor yang sangat dinamis, oleh karena itu istilah fluktuasi sering digunakan dalam sektor ekonomi dan bisnis.

Semoga penjelasan mengenai fluktuasi di atas bisa membuat kita lebih paham lagi terhadap dunia ekonomi dan bisnis, terutama bagi kita yang seorang pelaku bisnis dan pemerhati sektor ekonomi. Memahami kata fluktuasi bisa membuat kita lebih mencintai hal yang sedang kita tekuni dalam dunia ekonomi dan bisnis.

Untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading, kunjungi GIC Indonesia. Selain menambah wawasan mengenai trading, Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Bagi trader pemula, Anda bisa belajar gratis loh dengan mengikuti platform Forex Academy atau menonton konten Video Premium dan video Trading for Freedom di Youtube GIC, serta follow juga akun Instagram kami untuk menemukan berbagai konten menarik mengenai dunia trading dan webinar. Jangan ketinggalan juga Event-event menarik di GIC seperti 100% Deposit Bonus dan Jumat barokah. Anda juga dapat mengikuti Live Trading ketika Perilisan data Non Farm Payroll.

Reza Pratama
Seseorang yang kebetulan memiliki hobi menulis tentang seputar film, game, dan teknologi.