8 Tips Meraih Financial Freedom, Mudah & Tidak Sulit!

Artikel ini terakhir di perbaharui May 28, 2021 by Yuliati Iswandiari
8 Tips Meraih Financial Freedom, Mudah & Tidak Sulit!

Bisa pergi ke suatu tempat yang Anda impikan atau membeli barang-barang yang Anda dambakan tanpa harus memikirkan keuangan tentu hal yang menyenangkan. Hal ini biasa terjadi pada orang-orang yang telah mencapai financial freedom.

Sebenarnya, apa itu financial freedom?

Setiap orang sebetulnya memiliki pengertian atau arti financial freedom yang berbeda-beda, namun secara umum, financial freedom adalah kondisi di mana seseorang bebas secara finansial, dalam artian, keadaan di mana seseorang memiliki kekayaan yang mencukupi segala kebutuhannya untuk hidup tanpa harus bekerja keras dan aktif untuk memenuhi kebutuhan yang sangat dasar seperti makan atau membeli pakaian. 

Nah, bagi seseorang yang mencapai financial freedom, aset yang mereka miliki bisa menghasilkan uang yang nilainya lebih besar dibandingkan biaya hidupnya. Dengan financial freedom pula, seseorang bisa melakukan apapun yang ia kehendaki atau pun butuhkan dari segi keuangan. 

Dengan kata lain, kebebasan finansial atau financial freedom ditandai ketika pendapatan pasif, baik dari bisnis maupun aset simpanan, sudah melampaui kebutuhan pengeluaran dalam hidup seseorang. 

Namun, berbeda dengan yang lain, mengutip penjelasan di laman Sikapi Uangmu OJK, kebebasan finansial tidak selalu harus diartikan memiliki banyak uang. Financially freedom atau merdeka secara finansial bisa didapatkan ketika seseorang sudah bisa hidup dengan cukup, dan bebas utang.

Jika merujuk definisi yang terakhir seorang pekerja dengan penghasilan tidak selangit pun memiliki kesempatan mencapai financial freedom saat sudah memiliki dana pensiun, dana darurat, investasi dengan instrumen aman dan return di atas inflasi, asuransi jiwa maupun kesehatan, dan dana buat pendidikan anak jika berkeluarga. Bahkan, utang masih ditoleransi jika untuk aset produktif.

Berikut contoh seseorang yang sudah mencapai financial freedom. Kinasih memiliki penghasilan sebesar Rp20.000.000 dari aset bisnis dan investasi, serta memiliki penghasilan dari gaji sebesar Rp8.000.000, maka total pendapatan Kinasih dalam sebulan adalah Rp28.000.000 dengan total pengeluaran setiap bulan Rp6.000.000. Untuk menutupi pengeluaran ini, Kinasih hanya perlu mengeluarkan uang Rp6.000.000 dari aset yang ia miliki, sedangkan aset tersisa yang masih dimiliki Kinasih Rp22.000.000 lagi. Financial freedom artinya Anda bisa seperti Kinasih, bisa memenuhi segala kebutuhan dan menghasilkan penghasilan dari pendapatan pasif. 

Apa saja tips menuju financial freedom yang bisa Anda lakukan dari sekarang?

Anda pesimis bisa menjadi Kinasih? Anda bisa loh mencapai financial freedom, asalkan Anda mau bekerja keras dahulu untuk mencapainya, memang tidak mudah, tapi hal ini bukan berarti tidak mungkin. Berikut tips menuju financial freedom yang bisa Anda usahakan dari sekarang.

1. Pahami kondisi keuangan saat ini

Anda pesimis karena umur dan penghasilan saat ini? Sebenarnya, tidak penting berapa umur dan berapa penghasilan Anda saat ini. Financial freedom tidak diukur dari berapa besar pendapatan, melainkan, apakah pendapatan tersebut bisa menutupi segala kebutuhan Anda.

Pahami kondisi finansial mulai dari berapa pengeluaran dan berapa pendapatan. Apakah penghasilan Anda sudah mampu melunasi semua pengeluaran? Jika belum, maka Anda belum bisa mencapai financial freedom. Di sisi lain, Anda harus bisa menghitung berapa besar yang masih harus terpenuhi dalam sebulan agar pendapatan bisa lebih besar jumlahnya dibandingkan pengeluaran. Dengan begitu, Anda bisa fokus dalam menentukan tujuan keuangan Anda di masa depan.

2. Lunasi segera segala utang Anda 

Jika Anda memiliki tagihan atau utang yang masih berjalan saat ini, upayakan untuk melunasi kapan pun Anda memiliki uang yang cukup nominalnya. Tekadkan diri untuk keluar dari utang. Jika terbebas dari utang, Anda bisa terbebas dari beban pembayaran yang harus dibayarkan setiap bulannya, sehingga Anda memiliki kendali penuh atas penghasilan yang didapatkan. Tidak hanya itu, terbebas dari utang artinya ada lebih banyak uang yang bisa ditabung dan diinvestasikan untuk masa depan.

Pendapatan dari aset yang Anda miliki saat ini paling tidak harus bisa menutupi segala utang yang masih ada, sehingga financial freedom bisa terwujud.

3. Pengeluaran harus lebih kecil dari pemasukan

Membelanjakan lebih sedikit dibandingkan yang Anda peroleh adalah langkah penting dan kunci untuk mengumpulkan pemasukan. Hal yang pertama Anda lakukan adalah melacak pengeluaran dan melihat untuk apa saja Anda membelanjakan uang selama ini. Anda bisa memulai dengan membuat jurnal untuk mengelola keuangan Anda dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran setiap hari, setiap minggu, atau bahkan setiap bulan.

Kemudian Anda bisa ‘memangkas’ hal-hal yang sekiranya tidak dibutuhkan dan meminimalkan angka belanja untuk gaya hidup. Tentu, langkah ini perlu ketekunan agar membuahkan hasil beberapa tahun berikutnya. 

Jagalah selalu keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan. Jadi, menghindari pengeluaran yang lebih besar dibandingkan pendapatan merupakan kewajiban jika ingin menuju financial freedom.

4. Tetapkan tujuan keuangan Anda

Tentukan tujuan keuangan Anda terlebih dahulu agar untuk kedepannya Anda bisa lebih mudah dalam menyusun strategi untuk mencapainya. Misalnya, di bulan ini Anda harus bisa menghemat sekitar 20% dari total pengeluaran Anda di bulan sebelumnya. Kemudian, dalam beberapa bulan ke depan, Anda harus bisa menambah sebesar 40% pendapatan dari pendapatan Anda saat ini.

Anda kemudian bisa menyusun strategi apa yang tepat dan cocok bagi Anda untuk memenuhi tujuan-tujuan tersebut.

5. Jangan hanya menyisihkan, tapi prioritaskan menabung!

Jika sebelumnya Anda hanya selalu menyisihkan, mulai saat ini Anda harus mengubah konsep tersebut menjadi prioritas utama. Prioritaskan menabung di atas segalanya dan disarankan untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli bahan makanan, membayar tagihan listrik, ataupun membayar sewa. 

Cara pembayaran tagihan dengan memotong langsung dari gaji adalah metode yang paling bagus untuk mengutamakan kewajiban. Dengan begitu, Anda bisa menggunakan uang yang tersisa untuk menabung, setelah membayar segala kewajiban.

6. Memiliki dana darurat

Pertama-tama, Anda harus membedakan antara tabungan dengan dana darurat. Apa perbedaannya? Tabungan merupakan uang yang Anda simpan untuk jangka panjang. Sedangkan untuk dana darurat, dana yang sengaja dialokasikan untuk pengeluaran tak terduga, seperti berobat dan service kendaraan. Jika tidak bisa membedakan, maka tabungan Anda akan sia-sia.

Dana darurat menjadi salah satu tujuan keuangan yang perlu Anda rencanakan untuk bisa dicapai di masa depan. Dengan adanya dana darurat, Anda tidak perlu khawatir berbagai masalah keuangan yang bisa saja suatu saat muncul.

Dana darurat bisa Anda gunakan dalam kondisi darurat dan mendesak seperti saat Anda kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba, saat ada keluarga yang sedang sakit dan membutuhkan biaya medis yang besar, atau lain sebagainya.

7. Mencari sumber pendapatan lain

Jika Anda memiliki waktu senggang sepulang bekerja atau di akhir pekan, maka pertimbangkan untuk menambah jumlah pendapatan yang bisa dihasilkan. Anda bisa memulai bisnis sampingan yang bisa saja menjadi pekerjaan utama, saat mampu menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pekerjaan utama.

Dengan adanya uang ekstra dari pendapatan tambahan, maka dana tersebut bisa Anda gunakan untuk menabung, mengumpulkan dana darurat, melunasi utang, atau berinvestasi. 

8. Mulai dan konsisten berinvestasi!

Anda pasti sudah tahu, bahwa uang yang Anda miliki saat ini tidak akan pernah sama lagi nilainya pada lima tahun ke depan. Hal itu terjadi karena adanya inflasi. Bila Anda menyimpan uang di bank, nilainya akan terus tergerus entah itu karena potongan pajak, biaya administrasi, hingga inflasi.

Namun, jika Anda menginvestasikan uang Anda, uang tersebut seiring waktu akan terus bertambah nilainya. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan uang Anda diam di dalam tabungan. Pilihlah instrumen investasi yang cocok dan tepat bagi Anda. Apa saja jenis-jenis investasi? Berikut pilihannya.

1. Deposito

Secara sederhana, deposito adalah produk investasi dari perbankan dengan tingkat pengembalian lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan. Namun, pencairannya hanya bisa dilakukan pada jangka waktu tertentu dan syarat-syarat tertentu. Bunga deposito yang lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan menjadikan deposito sebagai salah satu produk investasi.

Sebagai salah satu produk investasi, deposito merupakan produk investasi yang paling minim resikonya, namun keuntungannya, dari sisi suku bunganya juga paling kecil diantara produk investasi lainnya seperti saham, reksadana, dan obligasi. 

2. Reksadana

Reksadana adalah kumpulan dana yang dikelola untuk berinvestasi dengan membeli saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya. Reksadana adalah salah satu investasi yang mudah karena tidak memerlukan modal yang sangat besar dan bisa dilakukan oleh individu, institusi, serta akan akan manajer investasi yang akan membantu Anda.

Reksadana akan dikelola oleh manajer investasi, nah investasi akan dipecah ke beberapa instrumen investasi. Hal ini membuat investasi Anda aman dari kerugian. Misalnya jika saham A merugi, investasi Anda akan tetap aman karena masih memiliki instrumen lain yang telah diatur oleh manajer investasi. Ada empat jenis reksadana yaitu reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, reksadana pasar uang, dan reksadana saham.

3. Saham

Saham adalah bukti kepemilikan nilai sebuah perusahaan atau bukti penyertaan modal. Pemilik saham juga memiliki hak untuk mendapatkan dividen sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya. Salah satu cara untuk memiliki saham perusahaan, seseorang harus membelinya di pasar modal.

Membeli saham perusahaan di pasar modal merupakan investasi yang memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan instrumen investasi lain. Namun demikian, lantaran risikonya yang tinggi, investasi saham juga bisa memberikan imbal atau keuntungan yang tinggi, baik dari dividen maupun kenaikan harga saham. 

Risiko kerugian yang paling lumrah dalam investasi saham adalah harga saham yang lebih rendah dibandingkan saat pembelian. Kerugian investasi saham akan semakin besar jika harga saham anjlok tajam. Naik turun harga saham sendiri sangat dipengaruhi banyak faktor. Harga saham adalah tak hanya bergantung pada kinerja perusahaan, namun juga sangat dipengaruhi psikologi pasar.

4. Emas

Logam mulia atau emas merupakan investasi yang praktis dan mudah dilakukan oleh siapa saja. Bagi Anda yang memiliki tujuan menengah atau jangka panjang, investasi emas adalah kuncinya.

Pada umumnya, emas yang beredar di pasaran berasal dari PT Aneka Tambang (Antam) dan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Perbedaan harga keduanya tak terlalu jauh (emas UBS sedikit lebih rendah) dan kadar emangnya pun sama yaitu 99,99%. Hanya saja, emas Antam bersertifikat internasional dan diakui oleh London Bullion Market Association sedangkan emas UBS bersertifikat nasional dari PT UBS. Meski demikian harga buyback hampir sama.

Sebelum membeli, cek harga emas hari ini di situs resmi Butik Emas Antam, Pegadaian, marketplace, maupun toko emas terpercaya. Di sana, biasanya terdapat informasi harga emas per gram, setengah gram, lima gram, dua gram, hingga 100 gram. Bandingkan harganya dan cek berita ekonomi terkini khususnya tentang emas karena, harga emas dalam negeri dipengaruhi oleh harga emas dunia.

5. Obligasi

Sebagai salah satu SBN atau Surat Berharga Negara, popularitas investasi obligasi memang tidak seramai saham dan investasi deposito. Lalu, apa itu obligasi? Obligasi adalah surat utang negara yang diterbitkan oleh entitas pemerintahan atau perusahaan dengan jangka waktu tertentu.

Dengan memiliki obligasi, itu artinya negara atau perusahaan berutang pada Anda sebesar yang dijanjikan dengan waktu jatuh tempo yang disepakati. Selain itu, debitur (dalam hal ini negara atau perusahaan) akan membayarkan bunga atau kupon kepada kamu setiap bulannya. Investasi obligasi juga termasuk jenis investasi yang aman dan mumpuni.

6. Forex

Bagi beberapa orang, forex mungkin terdengar rumit dan membingungkan. Namun, tahukah Anda forex memiliki return investasi yang sangat tinggi? Maka tidak mengherankan jika banyak sekali orang yang bisa kaya atau menjadikan trading forex sebagai pekerjaan utama dan menjadi seorang trader.

Lalu, apa itu trading forex? Trading forex adalah perdagangan mata uang dari berbagai negara yang berbeda dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, forex merupakan kependekan dari foreign exchange (pertukaran valuta asing). Sebuah contoh dari perdagangan forex adalah membeli Euro (mata uang utama Eropa), sementara secara bersamaan menjual USD (mata uang Amerika) atau biasa disingkat EUR/USD.

Jangan bayangkan trading forex itu artinya Anda akan sering datang ke tempat pertukaran uang seperti bank atau money changer. Trading forex berbeda dengan transaksi manual, tujuan seseorang membeli atau menjual mata uang di money changer adalah untuk menukarkan mata uang untuk bertransaksi di negara berbeda, sehingga ada pertukaran uang secara fisik.

Sedangkan dalam trading forex, Anda bisa melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun selama 24 jam dari Senin pagi hingga Sabtu pagi. Tujuan seseorang melakukan trading forex adalah untuk meraih profit dan menjadi salah satu pilihan untuk investasi.

7. Kripto

Anda pasti sudah tahu jika investasi kripto saat ini sedang sangat hype dan naik daun. Mata uang kripto juga sering disebut dengan cryptocurrency. Cryptocurrency adalah mata uang digital yang biasanya digunakan eksklusif secara online atau di dunia digital.

Istilah ‘cryptocurrency’ berasal dari kata cryptography atau kriptografi, dan currency atau mata uang. Hal ini karena mata uang kripto menggunakan banyak teknik kriptografi dalam mengamankan transaksi antar pengguna.

Mata uang kripto digunakan sebagai pertukaran finansial langsung antara pengguna tanpa adanya keterlibatan pihak ketiga atau lainnya. Bisa dibilang, kripto menjadi alat pembayaran untuk cara tradisional seperti uang tunai, cek, dan kartu kredit.

Uniknya, cryptocurrency bersifat global jadi di negara manapun akan memiliki nilai yang sama. Tak perlu khawatir adanya selisih kurs. Walaupun kripto sendiri adalah sebuah bentuk mata uang, namun banyak juga orang yang melihatnya sebagai investasi cryptocurrency.

Nah, banyak yang menilai kalau kripto memiliki nilai untuk bisa dijadikan aset, sama halnya ketika berinvestasi dollar atau forex. Banyak yang menganalisa kalau pasar kripto akan terus berakselerasi dan menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Ingin mulai investasi untuk mencapai financial freedom tapi masih bingung dan takut?

Pernahkah Anda membayangkan bahwa trading forex bisa membuat Anda kaya? Banyak orang yang sudah membuktikannya loh! Mereka berhasil menjadi trader forex terkaya dan berhasil mencapai financial freedom. Cara paling mudah untuk Anda berinvestasi forex adalah dengan memilih tempat berinvestasi yang tepat, aman, dan nyaman. Mari berkenalan dengan GIC.

Berbeda dengan perusahaan pialang konvensional lainnya, GIC melalui platform GICTrade memberikan solusi bagi para trader yang tidak ingin dibebankan dengan tingginya biaya trading. GICTrade adalah sebuah platform peer-to-peer trading yang mempertemukan trader dan market maker.

Lalu, apa istimewanya GICTrade? Sebagai platform yang mempertemukan trader dan market maker, Anda sebagai calon nasabah tentu bisa memilih diantara keduanya, yaitu menjadi trader atau market marker

Peran GICTrade sebagai penyedia tempat transaksi bisa meminimalisir biaya dan membantu memaksimalkan profit untuk para trader dan market maker serta menciptakan suasana transaksi dan hasil yang adil. Trader akan diuntungkan dengan tidak adanya biaya komisi dan biaya swap serta spread yang rendah karena adanya market maker sebagai penyedia likuiditas. 

Anda juga bisa bergabung dengan komunitas trader di Telegram GICtrade untuk bertanya langsung kepada sesama trader seputar pengalaman trading. Follow juga Instagram GIC untuk mendapatkan informasi webinar dan berbagai hadiah menarik. Selain itu, di YouTube GIC, para trader juga bisa belajar trading gratis loh!

Tunggu apalagi? Makin lengkap fitur yang mendukung penuh Anda untuk memulai investasi dan trading forex melalui GIC. Jadikan transaksi lebih simpel, aman, dan menguntungkan. Mulailah dengan membuat akun demo dan segera capai financial freedom atau kebebasan finansial Anda di mulai dari sekarang.

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.