5 Alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Trading di Binary Option

Artikel ini terakhir di perbaharui June 4, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
5 Alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Trading di Binary Option

Dengan iming-iming untung besar dalam waktu singkat, serta bisa digunakan oleh para pemula, binary option pun mendadak digandrungi masyarakat. Mengapa binary option dilarang?

Apa itu binary option? Dan bagaimana cara kerjanya?

Binary option adalah salah satu bentuk instrumen trading online dimana para trader memprediksi atau menebak harga sebuah aset itu naik atau turun pada jangka waktu tertentu. 

Cara bermain binary option ini sebenarnya cukup mudah dan sederhana. Pengguna hanya perlu melakukan registrasi pada penyedia binary option dan melakukan deposit. Adapun jumlah deposit pada masing-masing penyedia berbeda-beda, namun umumnya sebesar $10. Dalam transaksinya, pengguna akan memilih indeks aset, mulai dari mata uang, indeks saham, hingga komoditas. 

Setelah memilih indeks aset, pengguna berikutnya memasukkan modal yang akan dipertaruhkan. Jumlah minimal modal yang digunakan bergantung dengan asetnya. Kemudian aplikasi binary option akan melakukan perhitungan potensi keuntungan yang didapat dari transaksi tersebut. 

Rentangnya cukup beragam, berkisar 60% – 90%. Kemudian, pengguna memilih durasi transaksi yang beragam, mulai dari per sekian detik, menit, jam, maupun hari. Terakhir, pengguna diharuskan menebak dalam durasi yang tadi sudah dipilih, apakah pada saat durasi berakhir, harga indeks berada di atas atau di bawah harga saat memulai transaksi. Jika tebakan benar, pengguna akan mendapat untung. Namun jika salah, maka modal yang digunakan akan hangus dan pengguna akan rugi. 

Dalam transaksi binary trading, terdapat beberapa istilah yang berbeda dengan istilah yang ada di dalam forex, di antaranya adalah call atau high (jika harga diperkirakan naik) dan put atau low (jika harga diperkirakan turun). Selain itu, ada juga istilah in-the-money kalau transaksi profit atau out-of-money jika salah perkiraan. Besaran profit pun tergantung dari angka yang dibayarkan oleh broker kepada trader

Terdapat beberapa layanan binary trading yang bisa digunakan oleh masyarakat  mulai dari Binary.com, Olymp Trade, IQOption.com, Binomo. Namun beberapa situs ini tidak bisa diakses tanpa menggunakan VPN. 

Perbedaan yang jelas antara trading forex dan binary option, baik di sistem trading maupun metode trading-nya. Contohnya, untuk trading di forex, terdapat margin leverage dan spread, sementara di binary trading tidak ada.

Mengapa Anda tidak disarankan untuk investasi di binary option?

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa binary option memiliki banyak hal yang justru merugikan. Berikut beberapa alasannya.

1. Regulasi

Bagi yang terbiasa melakukan trading saham atau forex tentu tahu pentingnya regulasi dari broker. Broker saham atau forex yang legal tentunya harus diregulasi oleh badan pemerintah negaranya masing-masing. Jika broker di Indonesia harus teregulasi oleh Bappebti, maka broker luar negeri harus teregulasi oleh lembaga berwenang di negaranya seperti FCA (Inggris), ASIC (Australia), CFTC dan NFA (AS). 

Semua binary option tidak ada yang teregulasi di bawah institusi negara. Walaupun mereka mengaku teregulasi, paling hanya di bawah organisasi non pemerintah tertentu atau di bawah organisasi judi. Tanpa didukung regulasi yang ketat dari pemerintah atau lembaga resmi bernegara, maka biasanya akan berujung pada scam atau fraud.

Trading jenis ini dilarang di banyak negara sebagai bentuk perjudian. FBI dikabarkan sedang menyelidiki penipuan binary option di seluruh dunia. Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (ESMA) telah melarang perdagangan binary option.

Pada 30 Januari 2018, Facebook melarang iklan untuk perdagangan binary option. Google dan Twitter mengumumkan larangan serupa di minggu-minggu berikutnya.

Di negara maju binary option itu tidak laku dan justru dilarang dan saat ini banyak yang  mengincar nasabah di dunia kedua atau dunia ketiga yang awam.

 2. Trading melawan broker binary

Di binary option, trader selalu trading melawan brokernya sendiri. Seperti Anda datang ke kasino lalu berjudi melawan kasino itu sendiri (house). Tidak ada yang bisa menang melawan house. Mungkin sesekali bisa menang, tapi tidak dalam jangka panjang. House bisa berbuat apapun, karena ia yang mengontrol semuanya.

 3. Profit Anda dibatasi

Masih ingat payout di binary option? Dengan payout yang minim, dibawah 100%, artinya kemampuan trader menghasilkan keuntungan dikebiri. Dengan demikian risiko yang diambil oleh trader binary option selalu lebih besar dari rewardnya. Rasio risk to reward di BO selalu merugikan tradernya. Misal payout 60%, berarti rasio risk to reward adalah 1 : 0,6. Mengorbankan satu hanya untuk dapat 0,6 (kalau dapat).

Berbeda dengan trading saham atau forex dimana tidak ada batasan keuntungan yang bisa dihasilkan. Rasio risk to reward bisa 1:2 atau 1:3 atau 1:4 dan seterusnya.

Dengan rasio risk to reward di BO yang seperti itu, dalam jangka panjang trader binary option akan cenderung mengalami kerugian.

 4. Tidak bisa mengatur risiko

Trading saham atau forex bisa mengatur risikonya masing-masing. Bisa ambil proporsi risiko kecil dibanding modal, dengan pasang stop loss atau cut loss. Sebaliknya trader binary option tidak bisa melakukan hal tersebut. Risiko yang diambil selalu maksimal, artinya 100% uang yang dipakai buka posisi pasti habis kalau kalah.

 5. Tidak bisa menyelamatkan diri jika salah prediksi

Trader saham atau forex, setelah membuka posisi bisa bertindak kalau misalnya pasar bergerak tidak sesuai harapannya. Ia bisa close posisi trading lebih awal, dengan kerugian minimal. Sebaliknya trader binary option tidak bisa melakukan apapun. Ia hanya bisa menunggu uangnya habis kalau pasar bergerak tidak sesuai harapannya.

Ingin trading yang aman, legal, dan profit?

Pikir ribuan kali jika ada orang terdekat Anda yang mengajak untuk berinvestasi di binary option. Jika menginginkan investasi yang bisa profit tinggi dan cepat, Anda bisa memilih trading forex. Cara paling mudah untuk trading forex adalah dengan memilih tempat berinvestasi yang tepat, aman, dan nyaman. Mari berkenalan dengan GIC.

Berbeda dengan perusahaan pialang konvensional lainnya, GIC melalui platform GICTrade memberikan solusi bagi para trader yang tidak ingin dibebankan dengan tingginya biaya trading. GICTrade adalah sebuah platform peer-to-peer trading yang mempertemukan trader dan market maker.

Lalu, apa istimewanya GICTrade? Sebagai platform yang mempertemukan trader dan market maker, Anda sebagai calon nasabah tentu bisa memilih diantara keduanya, yaitu menjadi trader atau market maker

Peran GICTrade sebagai penyedia tempat transaksi bisa meminimalisir biaya dan membantu memaksimalkan profit untuk para trader dan market maker serta menciptakan suasana transaksi dan hasil yang adil. Trader akan diuntungkan dengan tidak adanya biaya komisi dan biaya swap serta spread yang rendah karena adanya market maker sebagai penyedia likuiditas. 

Anda juga bisa bergabung dengan komunitas trader di Telegram GICtrade untuk bertanya langsung kepada sesama trader seputar pengalaman trading. Follow juga Instagram GIC untuk mendapatkan informasi webinar dan berbagai hadiah menarik. Selain itu, di YouTube GIC, para trader juga bisa belajar trading gratis loh!

Tunggu apalagi? Makin lengkap fitur yang mendukung penuh Anda untuk memulai investasi dan trading forex melalui GIC. Jadikan transaksi lebih simpel, aman, dan menguntungkan. Mulailah dengan membuat akun demo.

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.