Announcement 10 Juli 2020 – Necessary Margin

Artikel ini terakhir di perbaharui May 10, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Announcement 10 Juli 2020 – Necessary Margin

Terima kasih kami ucapkan karena masih setia menggunakan Platform GICTrade. Dengan ini diberitahukan kepada seluruh Nasabah GICTrade, bahwa ada penyesuaian Necessary Margin (Dana Jaminan yang Dibutuhkan) Account Regular dan Mini untuk Kontrak Loco London, Crude Oil, dan Kontrak Berbasis USD untuk setiap hari Jumat atau Penutupan Awal, Mulai dari Penutupan Market 10 Juli 2020, akan mengalami perubahan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Besaran Initial Margin untuk Kontrak Emas Loco London adalah sebagai berikut :

Kontrak Emas Loco London

2. Besaran Initial Margin untuk produk Crude Oil adalah sebagai berikut:

produk Crude Oil

3. Besaran Initial Margin untuk produk Currency berbasis USD adalah sebagai berikut:

produk Currency berbasis USD

4. Pembatasan Lot untuk Kontrak Crude Oil yang di berlakukan di Memo Tanggal 22 April 2020 dengan ini di hapuskan, maka jumlah Lot yang boleh di tradingkan kembali seperti semula.

Demikian pemberitahuan mengenai Necessary Margin di GICTrade, jika ada hal yang ingin ditanyakan dapat menghubungi Call Center kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Elizabeth Yuswantoro
I'm a Public Relations, Entrepreneur, and I've also studied Business Economics focused on accounting. I'm working for companies in finance that are responsible for creating a positive image for their clients. Typical my work activities are identifying audiences, designing PR strategies, promoting company branding, managing communications budgets, distributing press kits, supervising PR staff, and dealing with crisis situations.