Pengertian & Jenis-jenis Candlestick yang Perlu Anda Ketahui

Artikel ini terakhir di perbaharui March 10, 2021 by Yahya Kus Handoyo
Pengertian & Jenis-jenis Candlestick yang Perlu Anda Ketahui

Grafik candlestick lahir di Jepang. Kapan ? tidak ada yang tau persisnya, namun saat itu di jepang telah ada sekolah-sekolah lama yang mengajarkan analisa teknis untuk perdagangan beras. Hingga suatu saat seorang barat bernama ‘Steve Nison‘ menemukan dan pertama kali mengenal rahasia teknik jepang ini dari kenalannya sesama broker Jepang.

Sejak saat itu Steve menjadi terobsesi dengan teknik ini, dia mulai mempelajari, meneliti, menulis, dan perlahan mulai tumbuh populer di sekitar tahun 90 an. Candlestick merupakan nama grafik yang menyerupai batang lilin. Candlestick meliputi badan (body) dan ekor(shadow). Analisis candle menggunakan data Harga Pembukaan(open), Teringgi (high), Terendah(low) dan Penutupan (close).

Candlestick menyerupai batang lilin.

Apabila harga penutupan diatas pembukaan maka body candle biasanya berwarna putih atau hijau. Apabila harga penutupan dibawah pembukaan maka body candle biasanya berwarna hitam atau merah. Sedangkan garis yang berada diatas body disebut upper shadow .

Pada Body berwarna putih/hijau, upper shadow mewakili tingkat greedy pembeli sedangkan pada body berwarna hitam/merah, upper shadow menunjukan ketakutan pembeli. Garis yang berada dibawah body disebut lower shadow, pada body berwarna putih/hijau lower shadow mewakili ketakutan penjual.

Sedangkan pada body hitam lower shadow menunjukan tingkat greedy penjual. Pada intinya candlestick digunakan untuk mengetahui tekanan/kekuatan yang dilakukan oleh pembeli dan penjual. Pada akhir periode adu kekuatan/ tekanan itu akan terlihat pada panjang body dan shadownya.

Candlestick BODY

Jenis-Jenis Candlestick

Spinning Tops

Candle dengan bayangan atas yang panjang, panjang bayangan lebih rendah dan tubuh kecil disebut spinning tops. Warna tubuh tidak terlalu penting. Pola ini menunjukkan kebingungan antara pembeli dan penjual.

Apabila bentuk Spinning top terjadi selama uptrend, biasanya berarti tidak banyak pembeli yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi. Apabila bentuk Spining top terjadi selama downtrend, biasanya berarti tidak ada banyak penjual yang tersisa dan kemungkinan pembalikan arah dapat terjadi.

Spinning Tops

Marubozu

Marubozu berarti tidak ada bayangan dari tubuh (tidak ada ekor). Tergantung pada apakah tubuh candle yang terisi atau kosong, yang tinggi dan rendah adalah sama seperti membuka atau menutup. Harga buka sama dengan harga terendah dan harga penutupan sama dengan harga tertinggi. Ini adalah candle yang artinya sangat bullish karena pembeli yang memegang kendali seluruh sesi. Ini biasanya menjadi bagian pertama dari kelanjutan bullish atau pola pembalikan bullish.

Sebuah Marubozu hitam/merah berisi tubuh hitam/merah panjang tanpa bayangan/ekor buka sama dengan tertinggi dan tutup sama dengan yang terendah. Ini adalah candle yang sangat bearish karena menunjukkan penjual mengendalikan harga seluruh sesi. Biasanya menyiratkan kelanjutan bearish atau pembalikan bearish.

Marubozu

Doji

Doji candle memiliki harga buka dan tutup yang sama atau setidaknya tubuh mereka sangat kecil. Doji harus memiliki tubuh yang sangat kecil yang muncul sebagai garis tipis. Candle Doji menunjukkan keragu-raguan atau perjuangan untuk posisi antara pembeli dan penjual.

Harga bergerak di atas dan di bawah harga buka selama sesi, tapi dekat atau sangat dekat dengan harga buka. Baik pembeli maupun penjual mampu mengontrol dan hasilnya adalah seri. Ada lima (5) jenis Doji. Panjang bayangan atas dan bawah dapat bervariasi dan candle yang dihasilkan tampak seperti salib, terbalik tanda silang atau plus.

Doji

Hammer dan Hanging Man

Hammer dan Hanging Man tampak persis sama tetapi mempunyai arti yang berbeda tergantung pada aksi harga masa lalu. Keduanya memiliki tubuh kecil yang lucu (hitam/putih atau merah/hijau), panjang bayangan lebih rendah, dan bayangan atas pendek atau tidak ada.

Hammer merupakan pola pembalikan bullish yang terbentuk waktu trend menurun. Hal ini bernama hammer / palu, karena pasar mempalu bagian bawah.  Hangging Man / wong gantung merupakan pola pembalikan bearish yang juga dapat menandai tingkat Resistance.

Hammer dan Hanging Man

Inverted Hammer dan Shooting Star

Inverted Hammer dan Shooting Star juga terlihat sama. Satu-satunya perbedaan antara mereka adalah apakah Anda berada dalam kecenderungan untuk trend turun atau naik. Kedua candle memiliki tubuh kecil mungil (diisi atau kosong), bayangan atas yang panjang, dan bayangan bawah lebih kecil atau tidak ada

Inverted Hammer / Palu yang terbalik terjadi ketika harga telah jatuh ada kemungkinan pembalikan, bayangan panjang atas menunjukkan bahwa pembeli mencoba tawaran harga lebih tinggi. Shooting star / Bintang jatuh merupakan pola pembalikan bearish yang terlihat identik dengan palu terbalik / inverted hammer, namun terjadi ketika harga telah naik tinggi.

candlestick Inverted Hammer dan Shooting Star

Engulfing Candle

Pola bullish engulfing merupakan pola dimana dua batang lilin yang memberi sinyal, mungkin harga akan bergerak ke atas dengan sangat kuat. Ini terjadi ketika sebuah lilin bearish segera diikuti oleh sebuah lilin bullish lebih besar. Candle (lilin) kedua “menelan” lilin bearish. Ini berarti pembeli meregangkan otot mereka dan kemungkinan akan bergerak sangat kuat setelah kecenderungan menurun atau periode konsolidasi.

Engulfing Candle

Pola bearish engulfing adalah kebalikan dari pola bullish. Jenis pola ini terjadi ketika candle bullish segera diikuti oleh sebuah lilin bearish yang sepenuhnya “menelan” candle sebelumnya. Ini berarti bahwa penjual mengalahkan pembeli dan kemungkinan gerakan kuat ke bawah bisa terjadi.

candlestick Pola bullish engulfing

Evening dan Morning Star

Bintang pagi (morning star) dan bintang sore (evening star) merupakan tiga pola candle yang umumnya dapat Anda temukan pada akhir sebuah tren. Mereka merupakan pola pembalikan yang bisa dikenali melalui tiga karakteristik:

  1. Batangan pertama adalah candle bullish, yang merupakan bagian dari uptrend baru-baru.
  2. Candle kedua memiliki tubuh yang kecil, menunjukkan bahwa mungkin ada beberapa kebingungan di pasar. candle ini dapat berupa bullish atau.
  3. Candle ketiga bertindak sebagai konfirmasi bahwa pembalikan adalah sedang terjadi, dengan candle menutup di luar titik tengah dari candle pertama.

Evening

candlestick Morning Star

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.