Istilah – Istilah Dalam Trading Beserta Pengertiannya

Artikel ini terakhir di perbaharui September 20, 2021 by Rinaldi Syahran
Istilah – Istilah Dalam Trading Beserta Pengertiannya

Istilah – istilah dalam trading akan sering kita jumpai ketika memasuki dunia trading online atau derivative market. Istilah serta singkatan tersebut terkadang masih banyak yang kurang memahami. Sebenarnya ada beberapa istilah dasar dalam dunia trading yang perlu diketahui. Berikut ini istilah – istilah dalam trading beserta pengertiannya yang sering di jumpai di dunia forex. Semoga selalu semangat belajar berproses.

  • Margin
    Margin merupakan besar deposit/modal yang dibutuhkan untuk membuka atau mempertahankan suatu posisi trading. Margin terbagi atas ‘used‘ dan ‘free‘.
    Used margin/equity adalah besar dana yang di gunakan untuk mempertahankan suatu posisi trading.
    Free margin berarti jumlah dana yang tersedia di akun Anda guna menahan posisi terhadap pergerakan market dan bisa juga digunakan untuk membuka posisi trading yang lain.
  • Spread
    Spread merupakan perbedaan harga jual dan harga beli atau bid dan ask dari sebuah pasangan mata uang. Sebagai contoh, jika pasangan EUR/USD berada pada bid 1.3200 ask 1.3203, maka spreadnya adalah 3 pip, yaitu antara 1.3200 dan 1.3203.

  • Pips
    Kependekan dari Percentage in Points atau jika diterjemahkan adalah 4 angka di belakang tanda koma atau tanda titik jika dalam nominal mata uang Dollar Amerika. Sementara pippette adalah 5 angka di belakang tanda koma atau tanda titik sebagaimana yang telah disebutkan di atas.Mungkin Anda sering mendengar atau membaca tentang pips, misalnya keuntungan  25 pips atau kerugian sebesar 56 pips. Hal ini artinya adalah selisih dari pips buka transaksi dengan tutup transaksi. Jadi, jika Anda melakukan open position BUY di angka 1.3600 dan grafik naik hingga ke angka 1.3620 kemudian di close, maka pada nilai transaksi ada kenaikan sebesar 20 pips. Anda akan mendapatkan profit sebesar 20 pips tersebut.
  • Leverage
    Secara singkat dapat diartikan bahwa leverage adalah daya ungkit atau pengungkit yang memperbolehkan seorang investor atau trader untuk bertransaksi dengan modal yang jauh lebih besar daripada yang dimilikinya. Leverage yang disediakan oleh broker forex misalnya, 1:1 sampai dengan 1:1000. Jika trader menggunakan fasilitas leverage 1:1000 artinya modal yang kita miliki dikalikan 1000 kali dari nilai deposit yang telah kita tanamkan.Jadi perusahaan broker forex penyedia akses trading kita memberikan pinjaman sebanyak modal kita dilipatgandakan menjadi 1000. Penggunaan leverage yang besar memerlukan manajemen keuangan yang tepat, karena pinjaman yang diberikan broker kepada trader semakin besar dan modal yang perlu disediakan sendiri juga menjadi semakin kecil.Dengan fasilitas ini trader memiliki daya ungkit yang mengijinkannya untuk meningkatkan sejumlah modal untuk transaksi jauh lebih besar daripada modal atau deposit yang telah disetorkan. Sederhananya, jika kita menyerahkan modal sejumlah 1000 USD, dengan menggunakan fasilitas leverage 1:1000 jadi modal kita seolah-olah menjadi 1 juta USDDengan leverage, Anda dapat memperbesar profit yang Anda dapatkan, namun juga meningkatkan potensi loss jika posisi yang Anda buka justru bergerak melawan arah perkiraan harga. Untuk itu, bagi Anda yang sedang belajar trading, sebaiknya menggunakan leverage yang tidak terlalu besar untuk meminimalisir kerugian.
  • Lot ( letter of transaction)
    Maksudnya adalah satuan jumlah tertentu dari suatu kontrak standar, satuan untuk setiap transaksi forex yang kita lakukan. Pada umumnya 100 ribu unit dari mata uang standar untuk akun standar/reguler, 10 ribu unit untuk akun mini, dan yang terakhir adalah 1000 unit untuk akun mikro. Besarnya lot menentukan ukuran kecil besarnya transaksi yang kita lakukan pada pasar forex. Jika modal atau equality yang kita punyai besar, maka kita dapat melakukan transaksi forex dengan jumlah lot yang besar. Tetapi harus diingat bahwa resiko kekalahan atau loss pun akan lebih besar walaupun tentu saja diikuti peluang yang lebih besar untuk memperoleh profit.satuan transaksiContoh lot :1:00 untuk lot regular/standard account0:10 untuk lot mini account0:001 untuk lot mikro account
  • Liquidate
    Likuidasi, yaitu menutup posisi terbuka dari suatu kontrak. Kontrak beli/buy  ditutup dengan menjual/sell kontrak tersebut. Kontrak jual/sell ditutup dengan membeli/buy kembali kontrak tersebut
  • Long/short
    Dalam forex trading, dikenal perdagangan dua arah, yaitu pada saat kondisi pasar naik, maupun turun. Untuk mendapatkan profit pada saat pasar naik, Anda harus membeli pada harga murah, dan menjualnya saat harga tinggi. Hal Hal ini dikenal dengan istilah posisi long..
    Sementara itu, jika pasar sedang bergerak turun, maka Anda harus terlebih dulu menjual dengan harga tinggi, baru kemudian membelinya di harga murah. Posisi seperti ini disebut sebagai posisi short.

  • Sideways
    Suatu kondisi dimana pasar tidak bergerak aktif naik ataupun turun nya, namuan dengan pergerakan/range yang relatif terbatas
  • Swap
    Istilah umumnya adalah biaya inap atau bunga yang akan dikenakan atau diberikan kepada Anda jika anda memiliki posisi terbuka yang melebihi dari satu hari perdagangan.

  • Stop/Cut loss
    Stop loss atau cut loss adalah istilah yang berarti membatasi kerugian dalam trading. Pada banyak aplikasi trading, fitur ini sudah dapat dijalankan secara otomatis. Anda hanya perlu memasukkan besaran loss yang Anda antisipasi sebagai batas maksimal kerugian, dan aplikasi akan menutup posisi secara otomatis jika kerugian benar-benar terjadi.

  • Support
    Umumnya sering dikatakan harga bawah/tingkat tahanan harga dibawah harga pasar/harga running saat itu, dimana buying interest seharusnya bisa menguasai tekanan penjualan dan mempertahankan harga agar tidak jatuh.

  • Resistance
    Umumnya sering di katakana harga atas/tingkat tahanan harga diatas harga pasar/harga running saat itu, dimana tekanan penjualan seharusnya cukup kuat untuk menguasai tekanan pembelian dan mempertahankan agar tdak terlalu tinggi.

  • Rebound
    Pantulan harga dimarket, setelah sebelumnya mengalami penurunan yang cukup besar atau biasanya digunakan sebagai istilah untuk pergerakan bullish.

  • Risk Management
    Suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman, umumnya sering di katakan membatasi kerugian/resiko yang terjadi di market.
  • Risk Aversion
    Gejala pasar dimana para investor menghindari pembelian instrumen beresiko tinggi seperti saham (stock) dan beralih ke instrumen yang beresiko rendah atau safe haven, Contoh : Emas
  • Rollover
    Rollover merupakan semacam bunga atau biaya yang harus dikeluarkan untuk menahan posisi trading lebih dari semalam. Tiap pecahan mata uang punya rasio bunga interbank yang melekat, dan karena ditransaksikan dalam bentuk pasangan, tiap trading akan melibatkan tak hanya dua mata uang, tapi juga dua rasio bunga yang berbeda.Perhitungan rollover akan jadi sedikit rumit jika dikaitkan bank, karena pada umumnya institusi finansial ini tutup pada hari Sabtu dan Minggu. Bank memang tutup sehingga tak rollover pada hari tersebut, tapi bank tetap menerapkan suku bunga pada dua hari tersebut.Untuk lebih menyederhanakan perhitungan, market forex lalu ‘memesan’ rollover tiga hari sebelumnya yaitu pada hari Rabu. Oleh karenanya, trader yang menahan trading pada hari Rabu pukul 05 pm akan dikenai dua rollover, tentunya dengan besaran biaya berbeda yang mengacu pada suku bunga.
  • Kontrak Gulir
    Kontrak perdagangan yang diteruskan pada hari berikutnya sampai dilakukannya penutupan posisi. Produk-produk lantai bursa merupakan kontrak jenis ini.
  • Bearish
    Istilah umum yang sering digunakan oleh para trader, yang menggambarkan kondisi market sedang turun
  • Bullish
    Istilah umum yang sering digunakan oleh para trader yang menggambarkan kondisi market sedang naik
  • Buy (or sell) on close
    Melakukan transaksi buy (atau sell) pada akhir sesi trading pada harga penutupan
  • Buy (or sell) on opening
    Melakukan transaksi buy (atau sell) pada awal sesi trading pada harga pembukaan.
  • Bond / Obligasi
    Obligasi.adalah Sekuritas surat hutang jangka panjang yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan atau pemerintah, yang memiliki tingkat suku bunga dan tanggal jatuh tempo yang tetap. Karakteristik dari obligasi ini dimuat dalam bond indenture, diantaranya adalah apakah bunga dan prinsipal akan dibayarkan kepada orang yang namanya tertera pada sertifikat obligasi, atau kepada siapa pun yang memegang obligasi, dimana dalam kasus ini obligasi yang dimaksud disebut dengan bearrer bond.
  • Bid Rate
    Harga yang dikehendaki oleh trader untuk membeli sebuah mata uang tertentu.
  • Base Currency
    Dalam pengertian umum, hal ini menjelaskan sebuah mata uang yang dimiliki seorang investor dalam neracanya. Dalam pasar valas, Dollar AS normalnya dinamakan sebagai base currency untuk diperdagangkan terhadap berbagai mata uang lainnya. Dihitung setiap satu dollar AS per mata uang counterparties. Pengecualian sistem base currency ini adalah terhadap Euro, Pound Sterling, Australian dollar dan berbagai mata uang yang diletakan dimuka dollar AS pada kuotasinya, menandakan mata uang tersebut menjadi direct currency.
  • Bar Charts
    Diagram batang. Jenis grafik ini menunjukan harga pembukaan, penutupan tertinggi, dan terendah dari suatu mata uang atau saham. Perubahan-perubahan nilainya terjadi dari waktu ke waktu. Biasanya dipakai oleh kalangan dealer/trader di mata uang/sekuritas untuk melakukan forcasting, atau perkiraan harga yang mungkin muncul dimasa yang akan datang. Pada analisis bar charts ini dikenal pula berbagai macam pola (chart pattern) yang menggambarkan suatu kondisi kumpulan harga pada masa tertentu untuk kemudian diantisipasi gerakan harga selanjutnya menurut pola yang sudah pernah terjadi dimasa lampau.
  • Barrel (satuan untuk oil)
    Barel adalah standar ukuran volume minyak mentah dalam perdagangan minyak internasional. Satuan ukur barel di singkat bbl atau blue barel atau drum ( tong ) biru, standart wadah industri minyak di Amerika Utara. Tapi secara umum saat itu digunakan barel anggur, barel = 42 US gallon didasarkan standart lama Inggris pada tong anggur tierce. Dan barel = 40 US gallon atau 151,4 liter
  • Cross Rate
    Umumnya pasangan mata uang yang tidak disandingkan/dipasangkan  dengan dollar AS (USD) Biasa dikenal dengan sebutan “Cross Currency Pair” nilai tukar antara satu atau beberapa mata uang yang tidak menjadi patokan standar negara dimana mata uang tersebut diperdagangkan.Contohmya : EURJPY,GBPCHF,AUDJPY…dll
  • Major Rate
    Umumnya pasangan mata uang yang disandingkan/ditransaksi /berhubungan langsung dengan US Dollar. Contoh : EUR/USD,GBP/USD,USD/JPY,dll.
  • Margin Requirement
    Dana minimum yang dibutuhkan untuk membuka posisi baik buy maupun sell di market.Untuk di forex/gold1:00 lot Reguler account (Margin Requirement) nya $10000:10 lot Mini account (Margin Requirement) nya $1000:001 lot Micro account (Margin Requirement) mya $10
  • Margin Call
    Jadi, Margin Call merupakan sebuah fasilitas broker yang memperingatkan trader jika kondisi account sedang terancam oleh floating loss dari posisi trading saat ini. Kondisi dimana dana/equity yang ada sudah tidak dapat menahan pergerakan harga di market.Untuk mempertahankan posisi yang ada di perlukan penambahan dana (topup) Jika equity yang ada hanya tersisa 20% dari Margin Requirment.maka akan terkena Margin Call. Margin Call dapat dilihat dengan mudah juga melalui Margin Level. Bila margin level anda jatuh mendekati 100% atau kurang maka open posisi anda dapat tertutup otomatis oleh system.Rumus Margin Level adalah = Equity / Margin x 100%Contoh :Andaikan Anda membuka account mini  modal $1000, lalu buy EUR/USD pada harga 1.4000 sebanyak 0.50 lot mini dengan leverage 1:200.
    Margin yang dibutuhkan untuk posisi trading tersebut = (1000 x 1/200 x 1.4000 x 50) = $3.50. Dalam situasi ini, Free Margin Anda adalah $1000-$3.50 = $996.5.
    Free/Usable Margin yang sebesar $996.5 itu menggambarkan kesanggupan anda menahan pergerakan market di EUR/USD untuk bergerak minus (berlawanan dengan arah yang diharapkan). Detailnya, $996.5 pada posisi sebesar 50 lot mini, tiap lot-nya hanya mampu menahan pergerakan sebesar $19.93 saja. Akibatnya, kalau harga turun 19.93 poin dari 1.4000 ke sekitar 1.3980, maka account Anda akan langsung terkena Margin Call karena Free Margin sudah mencapai nol. Saat itu juga, total loss yang harus ditanggung adalah sebesar $996.5 atau malah lebih dari itu jika mempertimbangkan biaya-biaya seperti Spread dan Commission Fee. Besar sekali kan!? Padahal untuk bergerak sebanyak 19.93 poin, pair EUR/USD bisa jadi hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam.
  • Pending Order
    Merupakan fasilitas yang di siapkan oleh broker yang fungsinya agar anda dapat membuka/masuk market/open posisi di market pada harga sesuai keinginan. Disana akan menemukan berbagai jenis pending order,seperti berikut ini:Buy Limit : akan terbuka posisi “buy” sesuai harga yang diinginkan,  (request/menginginkan harga dibawah harga running)Buy Stop : akan terbuka posisi “buy” sesuai harga yang diinginkan, (request/menginginkan harga diatas harga running)Sell Limit : akan terbuka posisi “sell” sesuai harga yang diinginkan (request/menginginkan harga dibawah harga running)Sell Stop : akan terbuka posisi “sell” sesuai harga yang diinginkan (request/menginginkan harga diatas harga running)
  • Take Profit
    Target keuntungan yang diinginkan dengan kata lain posisi di market akan terlikuid / close dengan sendiriinya jika menyentuh tingkat profit yang telah ditentukan berdasarkan harga yang diperoleh saat membuka posisi di market

Demikianlah ulasan mengenai istilah – istilah dalam trading beserta pengertiannya. Semoga dapat membantu sobat trader semua agar semakin semangat untuk belajar.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading, seperti Wakil Pialang Berjangka. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.