Pada hari Senin, 28 Maret 2022, harga Bitcoin dan cryptocurrency utama lainnya mengalami penurunan setelah Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, dihadapkan pada gugatan oleh regulator AS, CFTC.

harga bitcoin
Berita Kripto Hari Ini : Harga Bitcoin Turun

 

Gugatan tersebut menuduh Binance melanggar hukum kepatuhan dan menawarkan produk turunan ilegal, serta "penghindaran yang disengaja" terhadap undang-undang AS. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di antara para investor kripto dan mengakibatkan penurunan harga.


Namun demikian, penting untuk diingat bahwa harga kripto sangat fluktuatif dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, termasuk sentimen pasar, adopsi institusional, dan berita lainnya


Oleh karena itu, investor kripto perlu waspada terhadap risiko pasar dan mempertimbangkan untuk melakukan diversifikasi portofolio.


Keluhan CFTC menyatakan bahwa Binance menginstruksikan karyawan dan pelanggan untuk melewati kontrol kepatuhan, dan kemungkinan terlibat dalam perdagangan orang dalam dengan mengoperasikan sekitar 300 "akun rumah" yang terkait dengan Changpeng Zhao. 


CFTC juga menuduh Binance mengoperasikan pertukaran derivatif ilegal untuk token seperti Bitcoin dan Ethereum, yang oleh regulator dianggap sebagai komoditas.


CFTC mengklaim bahwa Binance menawarkan kontrak berjangka ilegal pada produk kripto, dan tidak memiliki sistem yang memadai untuk mencegah pencucian uang dan kegiatan kriminal lainnya di platformnya.


Regulator juga mengatakan bahwa Binance tidak mendaftar dengan CFTC untuk menawarkan kontrak berjangka pada komoditas seperti kripto, sehingga melanggar undang-undang AS.


Namun demikian, Binance sendiri belum memberikan tanggapan resmi terhadap gugatan ini. Perlu diingat bahwa kebenaran gugatan tersebut masih harus dibuktikan di pengadilan, dan situasi ini masih berkembang.


Harga Bitcoin turun sekitar 3% setelah pengumuman gugatan terhadap Binance oleh CFTC, sedangkan Ethereum kehilangan 3,3%. Binance Coin (BNB), token asli bursa, juga turun sebesar 5,5%. 


Kapitalisasi pasar crypto secara keseluruhan turun hampir 3%, menunjukkan adanya dampak dari berita ini pada pasar kripto secara keseluruhan.


Keluhan CFTC mengutip beberapa email dan memo internal yang diungkapkan oleh serangkaian investigasi Reuters. 


Komisi mencari penalti moneter, serta larangan Permanen atas aktivitas Binance. Ini menunjukkan bahwa regulator AS sangat serius dalam mengawasi industri kripto dan menegakkan undang-undang keuangan yang ada.


Namun demikian, situasi ini masih terus berkembang dan perlu diingat bahwa keputusan akhir masih harus dibuat oleh pengadilan.


 Investor kripto harus selalu memperhatikan risiko pasar yang terkait dengan investasi kripto dan mengikuti berita terbaru dalam industri ini.


Gugatan yang diajukan oleh CFTC terhadap Binance pada hari Senin adalah langkah terbaru dalam perang melawan peraturan yang sedang berlangsung terhadap industri kripto. Selama beberapa tahun terakhir, otoritas AS telah mengajukan gugatan terhadap beberapa perusahaan kripto terkenal karena terlibat dalam penipuan atau melanggar undang-undang sekuritas.


Laporan media baru-baru ini menyatakan bahwa Departemen Kehakiman AS telah menyelidiki Binance karena memfasilitasi pencucian uang dan aktivitas pendanaan teroris setidaknya sejak 2018. 


Ini menunjukkan bahwa regulator AS tidak hanya mengawasi masalah kepatuhan di industri kripto, tetapi juga mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas yang dianggap melanggar undang-undang.


Perang melawan peraturan ini juga mencakup perdebatan yang sedang berlangsung tentang pengawasan dan regulasi crypto di seluruh dunia, dengan beberapa negara berupaya untuk memperketat aturan terkait kripto dan teknologi blockchain.


Ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi kripto menawarkan banyak potensi keuntungan, ada risiko dan tantangan yang harus diatasi oleh semua pihak yang terlibat dalam industri ini.


Baru-baru ini terjadi beberapa peristiwa yang memperumit situasi di industri kripto. Coinbase, pertukaran crypto terbesar di negara itu, diberitahu tentang tindakan pengaturan yang tertunda oleh Securities and Exchange Commission (SEC). 


Tindakan tersebut terkait dengan rencana Coinbase untuk meluncurkan platform pinjaman crypto yang dianggap oleh SEC sebagai produk keuangan yang memerlukan persetujuan dari regulator.


Selain itu, pendiri Tron Justin Sun didakwa dengan manipulasi pasar dan melanggar undang-undang sekuritas. 


Tindakan pengaturan ini, ditambah dengan penutupan beberapa bank ramah crypto pada bulan Maret, dapat mempengaruhi sentimen investor terhadap industri kripto secara keseluruhan.


Namun, penting untuk diingat bahwa industri kripto adalah industri yang relatif baru dan sedang berkembang pesat. Oleh karena itu, beberapa tantangan dan ketidakpastian dapat terjadi dalam jangka pendek. 


Namun, banyak investor dan ahli memandang masa depan industri kripto dengan optimisme, karena teknologi blockchain dan kripto terus menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai aplikasi dan penggunaan di masa depan.


Ini juga terjadi setelah suku bunga naik dan serangkaian kebangkrutan telah menghapus sekitar 70% pasar kripto hingga pada tahun 2022.

baca juga :

Harga Bitcoin Melonjak Naik Ke Level Support Hingga $30.000

 

Peringatan!

Analisa ini berdasarkan pandangan dari segi fundamental dan teknikal dari sumber terpercaya, tidak menjadi saran atau ajakan. Selalu ingat bahwa konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Selalu gunakan riset mandiri terlebih dahulu mengenai informasi forex lainnya untuk dijadikan acuan dalam perdagangan Anda.  
 
Dapatkan Berita dan Artikel terupdate dari GIC Indonesia yang lain dapat anda cek di Google News setiap harinya untuk mengetahui update terkini seputar dunia forex hingga crypto. Trading juga di GICTrade menggunakan akun ECN untuk bisa menikmati trading dengan spread rendah mulai dari nol!

Registrasi Disini Untuk Dapetin Profit Trading Kripto, Jadiin Peluang Cuan!