GBP Anjlok Pasca Pernyataan Boris Johnson

Artikel ini terakhir di perbaharui May 5, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
GBP Anjlok Pasca Pernyataan Boris Johnson

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada hari Jumat (16/10) mengatakan bahwa dia tidak akan mencari kesepakatan Brexit kecuali ada perubahan pendekatan yang mendasar dari Uni Eropa. Johnson dalam pernyataannya yang dikutip Reuters mengatakan bahwa kecuali jika ada perubahan pendekatan yang mendasar.

Kami akan menggunakan solusi Australia, dan kami harus melakukannya dengan penuh keyakinan, setelah para negosiator gagal menyepakati kesepakatan menjelang batas waktu 15 Oktober. GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek jika pasar mencemaskan pernyataan Perdana Menteri Johnson di akhir pekan lalu yang mengatakan bahwa dia siap untuk tidak ada kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa.

Serta pernyataan Gubernur BOE yang mengatakan pertumbuhan ekonomi Inggris cenderung ke sisi negatifnya. Namun, penurunan berpotensi terbatas dan bahkan bisa berbalik naik jika Uni Eropa melunakan sikap mereka di tengah pernyataan Presiden Komisi Eropa Ursulan van der Leyden yang mengatakan bahwa Uni Eropa akan terus bekerja untuk mencapai kesepakatan dengan Inggris.

Komentarnya datang setelah para pemimpin Uni Eropa pada hari Kamis mengatakan bahwa mereka ingin pembicaraan berlanjut dalam beberapa pekan mendatang. Uni Eropa yakin bahwa masih ada waktu untuk mencoba untuk mengatasi perbedaan di antara kedua belah pihak.

Namun bahasa yang digunakan dalam pernyataan Uni Eropa membuat marah pejabat di London. Setelah Brussel meminta Inggris “untuk membuat langkah yang diperlukan untuk membuat kesepakatan menjadi mungkin. Pembicaraan Inggris dan Uni Eropa masih buntu mengenai isu seperti perikanan, aturan persaingan dan tata kelola yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Data ekonomi yang akan di rilis hari ini dan market review pekan ini :

  1. Pesimisme pelaku pasar dan optimisme petinggi partai di AS bahwa pembahasan stimulus bantuan Korona AS akan dapat dicapai sebelum pemilu 3 November mendatang menjadi fokus penggerak di awal pekan ini.
  2. Tarik Ulur pemerintah Inggris terhadap pembahasan Brexit dan teguran pihak Zona Euro untuk RUU Internal Market Inggris yang dipandang menyalahi wacana pembahasan Brexit juga menjadi fokus pasar di awal pekan ini.
  3. Sedangnak pelaku pasar juga menantikan laporan data ekonomi China pada jam 09:00 WIB yang berpeluang menjadi penggerak Indeks Hang Seng dan mata uang AUDUSD.
  4. Mulai pukul 19:00 WIB hingga jam 22:45 WIB, rangkaian diskusi panel dan pidato dari para pejabat tinggi bank sentral AS, Zona Euro, dan Inggris dapat menjadi fokus pasar untuk peluang pergerakan harga di malam hari.
  5. Tidak ketinggalan peluang penggerak USDCAD dengan data Wholesale Sales jam 19:30 WIB dan BOC Business Outlook Survey jam 21:30 WIB.

Daily Pick

GBP Anjlok

Prediksi hari ini ada di pair AU (AUDUSD) di perkirakan akan menurun dan OP yg disarankan adalah SELL di level 0,70750 dengan target profit 10 – 20 point dan stop loss di 5-10 point:

  • SELL 0,70750
  • TP 1 = 0,70650
  • TP 2 = 0,70550
  • SL 1 = 0,70800
  • SL 2 = 0,70850

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.