EUR USD hari ini tetap tertekan diangka 1.055, meskipun belum ada tindakan yang dilakukan karena pasar menunggu data terkait inflasi AS pada Selasa pagi. Keterlambatan terbaru pasangan mata uang ini dikaitkan dengan sinyal beragam mengenai indeks harga konsumen (IHK) AS untuk bulan November. Akan tetapi ketakutan ekonomi sekitar kawasan Eropa membuat bearish berharap.  Kekhawatiran akan kemampuan Eropa untuk bertahan melewati musim dingin di tengah krisis energi oleh Rusia, tampaknya hal ini menantang pembeli Euro. Meski begitu, Presiden Komisi Eropa Ursula, von der Leyen mengatakan dalam konferensi pers bahwa pasokan energi di Eropa terpantau aman selama musim dingin ini. 

Analisa Market Mingguan: 07 – 11 Desember 2020

Ekonomi Lebih Tenang, Tinggalkan EUR dan Pound sebagai Fokus

[caption id="attachment_22431" align="aligncenter" width="1024"]

eur usd hari ini

EUR USD Hari Ini[/caption] von der Leyen juga menjelaskan bahwa kemungkinan Eropa masih menghadapi kesenjangan hingga 30 miliar meter kubik (bcm) gas pada tahun depan. Leyen juga meminta para anggota UE untuk segera mengadopsi proposal energi.  Hal yang sama, meningkatkan ketakutan akan geopolitik karena Presiden Rusia, Vladimir Putin menolak untuk memasok minyak ke beberapa negara yang mendukung batas harga minyak yang juga didukung oleh UE. 

Di sisi lain, penurunan akan prekursor inflasi satu tahun dari Fed New York kontras dengan harapan optimis akan inflasi untuk 5-10 tahun menurut laporan data St. Louis Fed (FRED). Dikatakan bahwa cetakan terbaru dari ekspektasi inflasi 5-10 tahun menggambarkan posisi rebound dengan data masing-masing 2,28% dan 2,35%. Di baris yang sama, terdapat pula catatan suram mengenai PPI AS minggu lalu yang juga mengisyaratkan inflasi AS yang lebih lemah survei UoM, serta IMP jasa ISM AS dan juga inflasi survei UoM untuk menyarankan cetakan CPI AS yang elbih kuat. 

Dapatkan Iphone 14 Pro Max Tanpa Ribet! Hanya Disini! 

Analisa Market Mingguan: 26 – 30 Juli 2021 – Greenback Menguat

Dari sisi yang lebih luas, bias hawkish baru-baru ini atas nada hati-hati pejabat Fed melawan ECB. Kesengsaraan resesi tampaknya membebani harga EUR USD hari ini. Katalis resiko beragam optimis atas pergerakan covid China bertemu dengan pergerakan pasar yang melemah dan hal ini menantang momentum pasangan mata uang ini menjelang data utama.  Ditengah permainan ini, imbal hasil Treasury AS 10 dan 2 tahun tercatat mengalami penurunan harian pertama dalam empat tahun sekitar 3,58% dan 4,36. Dalam urutan sementara itu, S&P 500 mencetak penurunan ringan dekat 4.020 meskipun penutupan terhadap Wall Street ditutup menguat pada hari Senin.

Perlu dicatat bahwa harga minyak semakin membaik dan DXY melemah, akan tetapi para pedagang tetap berhati-hati secara keseluruhan. 
Ke depan, angka sentimen ZEW Jerman per bulan Desember dan November untuk cetakan indeks HICP diperkirakan akan bergerak langsung menjelang data IHK AS. Perkiraan pasar untuk IHK bulan November menandakan hasil yang lebih rendah, yakni sebesar 7,3% YoY. Persentase tersebut lebih rendah dibandingkan dengan angka sebelumnya yaitu 7,7%, sedangkan IHK bulanan turun 0,3% lebih rendah dibandingkan pembacaan sebelumnya 0,4%.
SUDAH TAHU?

Analisa Market Mingguan : 25 – 29 Januari 2021

Analisis Teknis EUR USD

Kegagalan yang berulang untuk melewati level retracement Fibonacci 61,8%, dan dari penurunan pasangan ini antara akhir bulan Maret dan September berada di sekitar 1,05555, angka tersebut bergabung dengan divergensi bearish oleh RSI yang membuat para penjual berharap. DIvergensi bearish RSI dapat disaksikan saat harga membuat lebih tinggi akan tetapi osilator membuat nya lebih rendah, ini menunjukkan kurangnya momentum beli dan kemungkinan masuknya bearish. 

Diatas merupakan informasi harian mengenai EUR USD hari ini. Update terus informasi terbaru lainnya melalui jurnal GIC yang akan diumumkan setiap harinya. Anda juga tentunya bisa melakukan trading di aplikasi trading Forex GICTrade dengan fitur terbarunya, akun ECN, nikmati keunggulan fitur terbaru dengan spread terendah dimulai dari 0 Rupiah saja!