Aussie Ambruk Pasca China Larang Import Batubara

Artikel ini terakhir di perbaharui May 5, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Aussie Ambruk Pasca China Larang Import Batubara

China dilaporkan melarang impor batubara dari Australia pada Selasa (13/Oktober) yang menyebabkan beberapa kapal pengangkut batubara asal Aussie terjebak di pelabuhan China, seperti dilansir oleh media South China Morning Post pagi ini. Para pengamat menilai keputusan Beijing tersebut kemungkinan besar bermotif politik dan sejalan dengan upaya untuk mengurangi polusi.

“Ada beberapa kapal yang membawa batubara Australia menunggu di pelabuhan China selama lebih dari sebulan karena izin bea cukai sangat lambat,” kata Deepak Kannan, analis batu bara termal S&P Global Platts.

Kannan menambahkan bahwa indikasi dari otoritas setempat menunjukkan jumlah kapal batubara Australia yang terdampar di pelabuhan China kian meningkat. Pembatasan yang dilakukan China terhadap batubara Australia ini sebenarnya sudah terjadi sejak kuartal pertama lalu.

Saat hubungan kedua negara memanas yang dipicu oleh langkah Australia mendukung investigasi internasional terkait asal usul virus Corona. Hal ini membuat China meradang dan sempat meningkatkan eskalasi geopolitik kala itu.

Berikut data ekonomi yang akan di rilis hari ini :

  1. Masih tentative, Badan Administrasi Kepabeanan Tiongkok (CGAC) akan melaporkan selisih nilai perdaganan ekspor dan impor untuk bulan September, bila data ini menunjukkan defisit, maka mata uang Australia sebagai partner dagang Tiongkok berpeluang melemah.
  2. Pukul 13:00 WIB Badan Statistik Jerman akan melaporkan data indeks harga konsumen Jerman final untuk periode September, penurunan indeks menunjukan menurunnya daya beli masyarakat Eropa di tengah pandemi korona dan ini berpeluang menekan EURUSD.
  3. Di waktu yang sama Badan Pusat Statistik Nasional Inggris akan melaporkan 3 data tenaga kerja Inggris yang penting seperti : data perubahan rata – rata pendapatan pekerja (Agustus) , data klaim tunjangan pengangguran untuk periode September dan data tingkat pengangguran bulan Agustus. Tingginya angka kasus covid19 di Inggris kemungkinan berdampak negatif terhadap data tenaga kerja tersebut, dan ini bisa mendorong pelemahan GBPUSD.
  4. Pukul 16:00 WIB lembaga survei ZEW akan melaporkan data tingkat optimism investor dan analis terhadap ekonomi Jerman dan kawasan euro untuk periode Oktober, Optimisme yang menurun bisa memperlemah EURUSD.
  5. Malam hari pukul 19:30 WIB Badan statistik tenaga kerja Amerika Serikat akan memberikan laporan data indeks harga konsumen untuk bulan September, Indeks yang turun mengindikasikan menurunnya aktivitas konsumsi di AS yang akan berdampak terhadap pelemahan dolar AS dan menopang kenaikan harga emas.

Daily Pick

Aussie Ambruk China Larang Import Batubara

Prediksi hari ini ada di pair GOLD dan di perkirakan akan menurun dan OP yg disarankan adalah SELL di level 1910. Dengan target profit 5-10 point dan stop loss di 3-5 point.

  • Sell 1910
  • TP 1 = 1905 (5 Point)
  • TP 2 = 1900 (10 Point)
  • SL 1 = 1913 (3 Point)
  • SL 2 = 1915 (5 Point)

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.