Sejarah Awal Munculnya Trading Forex di Indonesia & Dunia

Artikel ini terakhir di perbaharui March 19, 2021 by Yahya Kus Handoyo
Sejarah Awal Munculnya Trading Forex di Indonesia & Dunia

Ada sejarah panjang sebelum akhirnya Anda dapat melakukan trading forex semudah hari ini. Jauh sebelum masyarakat mengenal online trading, kebanyakan masyarakat Indonesia melakukan trading secara manual. Dimana dalam transaksi tersebut Anda harus menyertakan transaksi yang melibatkan layanan dari instansi perbankan terlebih dahulu sehingga transaksi trading membutuhkan proses yang panjang.

Namun sekarang, Anda dapat mengakses pasar forex dari aplikasi di smartphone Anda atau platform online. Inovasi tersebut membuat Anda bisa melakukan trading dengan nyaman, kapan saja, dan dimana saja. Jika Anda penasaran mengenai sejarah bagaimana perjalanan perkembangan trading forex, atau bagaimana trading forex menjadi sistem perdagangan yang dapat dipercaya, berikut ulasan lengkapnya

Trading Forex di Dunia

Sejarah Trading forex diawali dengan gold standard system. Gold standard system adalah sistem penukaran sejumlah nilai mata uang pada sejumlah emas. Sistem yang muncul pertama kali pada tahun 1875 ini dianggap sebagai momentum penting lahirnya pasar uang dunia. Gold standard system membuat banyak negara menyiapkan cadangan emas untuk melakukan pertukaran mata uang.

Sebelum gold standard system diterapkan, emas dan perak lah yang dijadikan sebagai alat tukar pembayaran internasional. Namun sistem pertukaran ini tidak berlangsung lama karena nilai dari emas dan perak yang tidak stabil. Sayangnya, sama seperti sistem penukaran emas dan perak sebelumnya, gold standard system juga tidak berlangsung lama. Sistem ini harus goyah di awal Perang Dunia I karena negara-negara blok berseteru.

Perseteruan ini kemudian berujung pada inflasi di berbagai negara. Gold standard system terus goyah sampai tidak bekerja sama sekali sampai Perang Dunia I berakhir. Sebelum terjadinya Perang Dunia II, sistem ini sempat dicoba untuk dibenahi, namun tidak berhasil.

Lalu jelang Perang Dunia II berakhir, beberapa negara yang tergabung dalam Blok Barat, seperti Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Jepang memulai satu aliansi untuk membuat sistem moneter yang lebih kokoh, mengingat gold standard system yang sudah tidak bisa diselamatkan.

Di tahun 1944 akhirnya dibuatlah Bretton Woods System yang mewakili sistem pengelolaan moneter internasional. Bretton Woods System mengatur hal-hal penting, seperti metode penggunaan kurs valuta asing tetap, penerapan USD sebagai mata uang utama pengganti dari gold standard system, sekaligus membentuk tiga badan pemantau aktivitas ekonomi internasional.

Yaitu International Monetary Fund, International Bank for Reconstruction and Development, dan General Agreement on Tariffs and Trade. Seiring berjalannya waktu, Bretton Wood System harus kembali hancur karena terlalu berusaha melindungi USD yang menjadi mata uang utama. Momentum masalah terbesar sistem ini dihadapi di tahun 1970 saat cadangan emas Amerika Serikat jadi sangat sedikit.

Hal tersebut membuat Departemen Keuangan AS tidak memiliki cukup emas untuk menanggung USD di Bank Sentral dunia. Akhirnya pada tahun 1971, USD resmi tidak lagi menjadi nilai tukar utama, yang sekaligus menjadi tanda runtuhnya sistem Bretton Wood System. Sebagai gantinya, dibuatlah World Trade Organization yang kemudian menjadi cikal bakal dunia trading saat ini.

Trading Pertama di Indonesia

Trading forex di Indonesia pertama kali muncul di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) tahun 1999. BBJ menjadi tempat utama pengendalian trading mata uang asing sekaligus menjadi tempat dilakukannya trading forex dengan cara konvensional. Jadi jika ingin melakukan trading saat itu, Anda harus datang langsung ke BBJ.

Sementara regulasi resmi yang mengatur trading baru menyusul dikeluarkan pada tahun 2000. BBJ adalah gabungan beberapa perusahaan dari 19 sektor komoditas dan 10 perusahaan pasar modal. BBJ mengurus semua jenis perdagangan berjangka, termasuk kelapa sawit, kopi, minyak mentah, dan juga emas.

Transaksi perdagangan komoditi ini dilakukan di bawah pemantauan ketat dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Bappebti adalah badan yang mengatur keuangan secara resmi di Indonesia sejak tahun 1997. Pada saat itu trading forex belum boleh dilakukan.

Sistem trading pada saat itu masih menggunakan sistem Open Outcry dengan offer dan bid. Sistem Open Outcry ini serupa lelang, dimana trading dilakukan di ruang perdagangan khusus dan para trader berada di sana. Para trader melakukan penawaran dan pembelian secara terbuka, prosesnya dilakukan dengan seruan (berteriak) dan memperagakan gerakan tangan khusus. Itu sebabnya harus dilakukan secara langsung.

Karena keputusan mengambil tawaran atau tidak harus dibuat langsung di tempat. Beberapa trader diperbolehkan melakukan trading dengan perangkat elektronik hanya jika sudah mendapatkan izin terlebih dahulu. Sejarah online trading Indonesia sebelum forex adalah trading indeks Hangseng, Nikkei, dan Kospi.

Aset awal yang dijual di sini adalah Dollar Yen atau dikenal dengan sebutan Dex yang memiliki volatilitas yang tidak begitu bagus. Beberapa orang Indonesia yang melakukan trading forex harus menggunakan jasa pialang dari luar negeri karena pialang di Indonesia belum memperdagangkan forex secara resmi. Bahkan saat itu regulasinya pun belum ada.

Dari sinilah masyarakat mulai mengenal trading forex. Trading forex dirasa jauh lebih praktis daripada trading komoditi. Ini juga yang jadi alasan beberapa perusahaan pialang mulai merintis tren trading forex di Indonesia. Akhirnya di tahun 2011, dibentuklah sebuah regulasi untuk mengatur perdagangan valuta asing serta indeks yang dikategorikan dalam komoditas dalam pasar berjangka. Itu sebabnya trading forex tetap berada di bawah pengawasan Bappebti dan Kementerian Perdagangan sampai hari ini.

Trading Forex Indonesia Saat Ini

Trading forex kini sudah jadi aktivitas trading yang sederhana dan mudah dilakukan. Apalagi setelah ada regulasi yang mengatur hal ini, trading forex semakin bertumbuh dengan pesat di Indonesia. Jumlah trader forex dari Indonesia juga terus meningkat sepanjang tahun.

Awalnya trading forex di Indonesia ini hanya dianggap sebagai upaya investasi yang menjanjikan. Namun seiring berjalannya waktu, trading forex tidak hanya dianggap sebagai cara berinvestasi, tetapi juga salah satu cara berbisnis untuk memperoleh profit dalam jumlah besar. Beberapa trader bahkan menjadikan trading forex sebagai pekerjaan utama mereka dalam memperoleh penghasilan.

Trading forex saat ini sudah banyak dikenal dan diterima oleh masyarakat. Tidak heran jika banyak orang mulai tertarik untuk mempelajari lebih banyak tentang trading forex, mulai dari cara melakukan trading hingga tips dan trik agar seseorang bisa mendapat profit dari trading forex. Anda juga tidak perlu ragu akan keamanan online trading karena kegiatan trading forex di Indonesia berada di bawah pengawasan Bappebti.

Anda juga dapat memanfaatkan jasa pialang dengan reputasi terjamin, terutama jika Anda masih awam dengan trading forex atau tidak memiliki waktu untuk melakukan trading berjam-jam. Bappebti sudah menyajikan daftar broker atau pialang yang kredibel dan banyak diandalkan trader pemula maupun profesional untuk melakukan trading forex di pasar valuta asing dunia.

Kini Anda sudah mengetahui sejarah online trading Indonesia, mulai dari bagaimana trading forex lahir, berkembang, dan akhirnya dapat diakses secara online seperti sekarang ini. Anda juga telah memahami bahwa trading forex sepenuhnya legal, diawasi oleh badan pengawas khusus, dan memiliki payung hukum yang jelas. Jadi apakah Anda sudah siap untuk terjun ke dunia trading forex?

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi menarik, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.