Marketing Forex: Pengertian, Tugas, dan Cara Menjadi Sukses

Artikel ini terakhir di perbaharui June 9, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Marketing Forex: Pengertian, Tugas, dan Cara Menjadi Sukses

Ingin karir di dunia trading forex namun belum jago trading? Berkarir di forex tidak harus selalu jadi trader loh! Anda bisa coba menjadi bagian tim marketing forex di perusahaan pialang berjangka. Seperti apa tugas marketing forex? Berikut ulasannya.

Apa itu marketing forex?

Secara sederhana, marketing adalah proses mengenalkan produk atau jasa suatu perusahaan agar diketahui oleh masyarakat luas. Upaya ini bisa dilakukan dengan beberapa aktivitas mulai dari promosi, distribusi, penjualan, hingga strategi pengembangan produk. Nah, marketing forex adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh seseorang yang bekerja di broker forex untuk mengenalkan dan memasarkan produk perdagangan berjangka termasuk forex kepada calon nasabah.

Aktivitas marketing ini bisa dilakukan dengan berbagai strategi dan cara termasuk secara digital atau yang lebih dikenal dengan sebutan digital marketing. Website dan media sosial biasanya menjadi media digital yang paling efektif untuk membangun brand image yang kuat untuk perusahaan pialang berjangka. 

Tujuan aktivitas marketing adalah mendorong calon pelanggan untuk membuat keputusan pembelian atau menyelesaikan transaksi. Dalam konteks marketing forex trading, calon nasabah atau yang sering disebut dengan prospek melakukan investasi atau istilah populer disebut dengan closing.

Apa saja tugas marketing forex?

Marketing forex di beberapa perusahaan pialang berjangka terdiri dari beberapa bagian, departemen, atau tim yang memiliki peran berbeda-beda namun memiliki tujuan yang sama yaitu ‘menarik’ banyak calon nasabah untuk melakukan deposit. 

Seiring dengan perkembangan teknologi, marketing tidak hanya dilakukan secara luring tapi juga dilakukan secara daring, maka tidak heran jika perusahaan broker membutuhkan peran forex digital marketing. Hal ini banyak mengubah strategi marketing meskipun beberapa perusahaan berjangka hingga saat ini lebih memilih untuk melakukan marketing forex secara konvensional karena menganggap basis data calon nasabah atau prospek lebih valid.

Digital marketing biasanya akan menjadi sarana bagi broker forex untuk melakukan branding perusahaan agar terbentuk brand image yang kuat di kalangan masyarakat. Pengelolaan laman situs perusahaan, media sosial resmi perusahaan, dan menghasilkan content marketing yang menarik target audiens akan menjadi tanggung jawab tim digital marketing.

Target audiens yang berhasil dikonversikan menjadi basis data biasanya akan mulai ditawarkan dan dikenalkan produk forex oleh wakil pialang berjangka, telemarketing, atau business consultant. Bagaimana jika broker forex tidak memiliki tim digital marketing? Wakil pialang berjangka atau business consultant biasanya akan mendapatkan basis data dari pihak ketiga atau melakukan riset.

Seorang wakil pialang, business consultant atau posisi marketer lainnya di broker forex harus memiliki kemampuan memberikan calon nasabah informasi yang dibutuhkan, sedetail apapun itu. Hal ini biasa disebut dengan product knowledge. Selain itu harus mampu membangun hubungan baik dengan calon nasabah ataupun yang sudah menjadi nasabah dan yang paling terpenting bisa meyakinkan prospek untuk berinvestasi dengan cara yang benar dan profesional. 

Posisi marketer broker forex biasanya memiliki nama yang berbeda di perusahaan yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama yaitu mendorong calon nasabah untuk melakukan investasi.

Lalu, apa perbedaan tugas wakil pialang dengan seorang bisnis consultant?

Forex adalah bisnis yang memiliki high risk and high return, sebagai calon nasabah sebelum ‘menempatkan’ dana di broker forex tertentu, Anda harus mengetahui profil perusahaan, produk yang ditawarkan, dan mengenal segala jenis risiko dari produk perdagangan berjangka. Hal ini biasanya akan dijelaskan secara langsung oleh wakil pialang berjangka.

Untuk menjadi wakil pialang berjangka, para calon wajib mengikuti ujian profesi dan dinyatakan lulus jika telah memiliki sertifikasi pelatihan simulasi transaksi kontrak berjangka. Sertifikasi tersebut merupakan syarat bagi calon wakil pialang berjangka untuk mengikuti ujian profesi. 

Singkatnya, seseorang berhak menyandang status wakil pialang berjangka jika telah dinyatakan lulus ujian profesi wakil pialang berjangka yang diselenggarakan oleh Bappebti. Apa saja sebenarnya tugas wakil pialang berjangka? Berikut tugas dan kewajiban wakil pialang yang sudah ditetapkan oleh Bappebti.

  • Hanya WPB yang berhak menghubungi nasabah atau calon nasabah secara langsung (tanpa diwakilkan oleh pihak lain) baik dengan tatap muka ataupun melalui media elektronik lainnya. 
  • Menyampaikan dan menjelaskan profil perusahaan yang telah disetujui Bappebti. 
  • Menjelaskan dan menawarkan produk kontrak berjangka atau kontrak derivatif yang akan ditransaksikan. 
  • Menjelaskan semua jenis resiko dari perdagangan berjangka. 
  • Menandatangani dokumen perjanjian yang menjelaskan adanya resiko dalam perdagangan berjangka. 
  • Menjelaskan trading rules dan mekanisme transaksi dari produk yang ditawarkan. Menjelaskan dan menandatangani isi dokumen perjanjian pemberian amanat. 
  • Dalam pelaksanaan semua poin di atas, hanya boleh dilakukan oleh WPB (tidak boleh diwakilkan) dan penyampaian terhadap nasabah atau calon nasabah hanya dapat dilakukan oleh WPB yang sama.

Seorang wakil pialang berjangka bisa menjadi business consultant namun business consultant tidak bisa menjadi wakil pialang berjangka jika tidak mengikuti ujian profesi. Broker forex terpercaya dan teregulasi pasti memiliki wakil pialang berjangka yang daftar namanya bisa Anda cek di laman situs resmi regulator.

Bagaimana jika yang menghubungi nasabah seorang telemarketing atau business consultant bukan wakil pialang berjangka? Di perusahaan broker, wakil pialang berjangka biasanya memiliki jumlah yang terbatas sehingga business consultant yang akan mengenalkan profil perusahaan, menjelaskan produk yang ditawarkan, dan memberitahu segala jenis risiko investasi kepada calon nasabah. 

Sepanjang business consultant melakukan edukasi dengan baik kepada nasabah dan broker forex memiliki reputasi baik serta broker forex memiliki izin dari regulator, keputusan untuk melakukan investasi tetap ada di tangan calon nasabah.   

Bagaimana cara menjadi seorang marketer forex sukses? 

1. Memahami produk yang ditawarkan

Product knowledge adalah situasi ketika marketing forex benar-benar memahami produk yang ditawarkan. Pengetahuan ini sangat penting untuk dimiliki, terutama jika marketing forex ingin perbincangan dengan calon nasabah berjalan lancar. Bagaimana jadinya jika tiba-tiba mereka menanyakan detail produk tersebut, tapi Anda tidak bisa menjawab karena tidak benar-benar mempelajarinya?

Jika seorang marketing forex saja tidak yakin dengan apa yang ditawarkan, mengapa calon nasabah harus percaya? Sebagai seorang marketing forex yang baik, usahakan untuk memberikan informasi sedetail mungkin, jawab pertanyaan prospek dengan lancar, agar proses closing berjalan dengan lebih mulus.

3. Teliti melihat prospek

Menemukan prospek atau calon nasabah yang tepat ibarat menambang emas. Marketer forex harus paham perbedaan antara batu kerikil biasa dengan bijih emas. Sebagai seorang marketing forex, Anda harus belajar mengidentifikasi prospek.

Hal ini telah menjadi keterampilan yang penting dimiliki dalam persaingan marketing yang sangat kompetitif. Anda akan membuang waktu jika mengerahkan segala daya dan usaha kepada prospek yang tidak menghasilkan.

Tidak semua prospek dapat dikonversi menjadi nasabah, sehingga perlu mata yang jeli, waktu yang tepat, dan pemahaman mendalam untuk menemukannya. Ketika Anda terbiasa melakukan hal di atas, intuisi Anda akan semakin tajam.

4. Jago membangun dan menjaga relasi

Komunikasi memang sangat penting namun itu bukan satu-satunya cara mengenalkan produk atau melakukan presentasi kepada calon nasabah. Bangun koneksi antara Anda dan calon nasabah, hal ini membutuhkan kemampuan membangun hubungan baik. Hubungan baik yang dimaksud bukan sekedar basa-basi yang banyak dilakukan. 

Anda harus membangun koneksi dan hubungan yang tulus. Tunjukkan pada mereka bahwa Anda peduli, mengerti permasalahan mereka, dan Anda hanya ingin membantu mereka memecahkan masalah dengan menawarkan solusi. Jika melakukan hal ini, Anda akan mendapatkan kepercayaan dari calon nasabah dan kemungkinan besar akan closing.

Setelah status calon nasabah berubah menjadi nasabah, tetaplah menjaga relasi dengan baik. Berikan solusi jika nasabah mengalami kesulitan atau kendala. Trading forex adalah investasi high return and high risk, loss profit bisa menjadi tantangan bagi hubungan Anda dan nasabah kecuali Anda bisa menjaga kepercayaan nasabah.

5. Memahami apa yang dibutuhkan calon nasabah

Forex marketing tips berikutnya adalah memahami kebutuhan calon nasabah. Marketing forex sukses bukan hanya sekedar menawarkan produk, namun juga memberikan layanan, menciptakan solusi, dan memecahkan masalah.

Namun sebelum bisa memberikan solusi, Anda harus mampu mengidentifikasi masalah terlebih dahulu. Satu-satunya cara untuk menemukan masalah adalah menanyakan hal yang tepat.

Ibarat seorang dokter yang mendiagnosa pasien, Anda harus sistematis. Marketing profesional terbaik mampu mengidentifikasi kebutuhan calon nasabah dan lewat pertanyaan cerdas, mereka bahkan mampu membuat kebutuhan bagi calon nasabah.

Agar mampu bertanya secara cerdas, marketing forex harus mampu memilah-milah kata menjadi pertanyaan yang membantu, relevan, dan spesifik demi mendapat jawaban yang tepat. Saat sudah mendapat jawaban yang Anda butuhkan, Anda dapat menawarkan produk atau layanan Anda sebagai solusi untuk masalah mereka.

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.