Requote Forex: Definisi, Penyebab, dan Cara Menghindari

Artikel ini terakhir di perbaharui June 9, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Requote Forex: Definisi, Penyebab, dan Cara Menghindari

Benarkah requote forex adalah indikasi bahwa broker forex berbuat curang? Requote adalah kondisi yang sering dianggap merugikan para trader. Benarkan demikian?

Apa itu requote forex?

Requote forex adalah kondisi dimana trader melakukan eksekusi order pada harga tertentu, namun broker merespon permintaan transaksi trader tersebut dengan quote harga yang berbeda. Sederhananya, jeda waktu dalam eksekusi order tidak sesuai dengan harga yang diinginkan. Misalnya, Anda ingin melakukan buy di pair EUR/USD di harga 1.5367, namun saat Anda order, harga tiba-tiba berubah menjadi 1.5375.

Namun biasanya, pengumuman requote akan muncul di platform trading untuk memberitahukan trader bahwa harga telah bergerak. Hal ini akan memberikan Anda kesempatan untuk memutuskan apakah bersedia menerima harga itu atau tidak dan kebanyakan harga setelah requote selalu lebih buruk dari harga yang Anda order. Itulah mengapa jika Anda trading di broker forex terpercaya, broker akan bertanya terlebih dahulu jika terjadi requote melalui pengumuman otomatis sebelum Anda memutuskan untuk melanjutkan order.

Apa penyebab requote?

Dalam keadaan normal, requote forex biasanya terjadi saat pasar sedang bergejolak. Kondisi seperti ini terjadi ketika ada rilis berita fundamental berdampak tinggi seperti pengumuman bank sentral, NFP (Non-farm Payroll) dan isu-isu penting lainnya. Hal ini membuat broker kesulitan untuk mengeksekusi order pada harga yang Anda minta. Pada kondisi seperti ini tidak direkomendasikan bagi trader untuk membuka posisi, terutama untuk trader pemula. Namun, Anda harus waspada jika requote sering terjadi bahkan pada saat kondisi pasar sedang normal.

Sama halnya dengan slippage forex, kondisi requote tidak disukai oleh para trader. Kenapa? Karena sangat mempengaruhi potensi profit trading. Bayangkan, jika Anda ingin melakukan buy pada harga semula 1.4158 tapi kenyataannya open posisi dilakukan di level 1.4165. Profit yang bisa Anda peroleh tentu tak bisa maksimal. Katakanlah harga kemudian bergerak naik tapi hanya sampai di titik 1.4175, maka keuntungan yang seharusnya sebesar 17 pips (1.4175-1.4158) hanya akan terkumpul 10 pips (1.4175-1.4165) dan rencana trading Anda tidak akan berjalan sesuai dengan keinginan.

Lalu, bagaimana cara menghindari requote?

1. Memilih broker forex tanpa requote 

Cara pertama yang paling mudah untuk menghindari requote forex adalah dengan memilih broker forex yang memiliki klaim menyediakan kondisi trading tanpa requote. Anda bisa melihat fitur unggulan ini di situs utama broker tertentu yang memang menyediakan fitur ini. Tidak sulit untuk mendapatkan informasi ini karena no requote biasanya menjadi fitur yang diunggulkan karena efektif menarik minat para trader.

Namun sebenarnya requote tidak mungkin tidak akan terjadi, karena ketika pasar bergejolak dan server dipenuhi oleh order yang terlalu banyak, requote akan tetap terjadi. Lantas, apakah broker forex yang memiliki klaim fitur no requote berbohong? Jawabannya belum tentu, karena bisa saja broker forex tersebut memiliki perangkat lunak yang bisa menghindari requote forex. Namun biasanya hal ini akan berimbas pada waktu eksekusi order yang bertambah lama. Jadi ada konsekuensi dari fitur no requote yang perlu dipertimbangkan.

2. Jangan trading saat ada rilis berita yang berdampak besar

Hindari masuk pasar ketika berita fundamental penting akan dirilis, kecuali Anda adalah seorang news trader yang sudah mahir memperhitungkan risiko requote. Tidak hanya dihindari oleh trader yang khawatir dengan dampak requote forex, trading di saat rilis berita penting juga banyak dihindari oleh trader teknikal karena harga biasanya bergerak kencang dengan volatilitas tinggi, sehingga risiko kerugian juga sama besarnya dengan potensi profit.

Arah pergerakan pun sulit diperkirakan secara teknikal, karena sentimen pasar saat itu lebih banyak dipengaruhi oleh faktor fundamental. Pastikan Anda memperhatikan kalender ekonomi untuk mendapatkan jadwal rilis pengumuman dan berita fundamental yang perlu dihindari. 

3. Menentukan level stop

Tahukah Anda bahwa selain open order, exit posisi juga bisa menyebabkan requote? Dampaknya bagi perolehan trading cukup signifikan loh! Mengingat permintaan close order bisa dieksekusi pada level yang tidak sesuai target. Untuk menghindari ini, jangan menentukan stop loss dan profit setelah open order. Jika sudah ditentukan sebelum open order, posisi trading akan aman dari bahaya requote yang muncul saat menutup order.

4. Mengaktifkan fungsi maximum deviation 

Jika platform trading Anda memiliki fitur maximum deviation, maka gunakan fitur ini untuk menghindari requote forex. Maximum deviation adalah batas deviasi maksimum yang besarannya bisa ditentukan sendiri oleh para trader.

Artinya, Anda bisa mengatur batas penyimpangan maksimal harga yang berlaku untuk setiap posisi trading. Jika Anda mengisi maksimum deviasi sebesar 3 pip, maka harga akan masih tereksekusi selama requote hanya sebesar atau kurang dari 3 pip. Di luar batas deviasi tadi, harga permintaan tidak akan tereksekusi. Posisi open sell di harga 1.4175 misalnya, tidak akan menerima requote forex pada level yang lebih rendah dari 1.4172.

5. Memilih broker forex dengan teknologi canggih

Seperti apa broker forex yang memiliki teknologi canggih? Broker forex dengan teknologi canggih adalah broker forex dengan teknologi ECN (Electronic Communication Network). ECN adalah sebuah sistem elektronik yang dirancang untuk menjembatani trader forex agar bisa terjun langsung ke pasar likuiditas. Artinya broker ‘melempar’ semua order nasabah ke pasar secara langsung.

Perbedaannya ada pada transparansi pasar, sehingga bisa meminimalisir terjadinya requote. Broker dengan teknologi ECN bisa memberi trader ‘pintu masuk untuk’ mengakses pasar secara langsung atau yang biasa disebut dengan direct market access (DMA).

Ingin trading dengan profit maksimal namun nihil biaya trading?

Berbeda dengan broker forex lainnya, GIC melalui platform GICTrade memberikan solusi bagi para trader yang tidak ingin dibebankan dengan tingginya biaya trading. GICTrade adalah sebuah platform peer-to-peer trading yang mempertemukan trader dan market maker. Anda sebagai calon nasabah tentu bisa memilih diantara keduanya, yaitu menjadi trader atau market marker

Peran GICTrade sebagai penyedia tempat transaksi bisa meminimalisir biaya dan membantu memaksimalkan profit untuk para trader dan market maker serta menciptakan suasana transaksi dan hasil yang adil. Trader akan diuntungkan dengan tidak adanya biaya komisi dan biaya swap serta spread yang rendah karena adanya market maker sebagai penyedia likuiditas. 

Soal legalitas, tidak perlu khawatir. Semua transaksi dari nasabah GIC (trader ataupun market maker) dilaporkan ke Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berdasarkan transaksi yang terjadi pada segregated account dari partner perusahaan pialang berlisensi di Indonesia yaitu Trijaya Pratama Futures dan Capital Megah Mandiri. Keunggulan GICTrade adalah transparan artinya semua transaksi akan tercatat secara transparan sehingga platform aman dan adil serta bisa meminimalisir terjadi slippage dan requote.

Mulai saat ini jangan panik lagi ya ketika terjadi requote forex dengan harga tiba-tiba tereksekusi jauh dari harga permintaan. Ikuti tips di atas agar Anda tetap profit konsisten. Selamat trading!

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.