Banyak hal yang harus diperhatikan dalam investasi untuk pemula. Mulai dari mengetahui jenis investasi, cara aman investasi, hingga risiko investasi. Investasi sendiri sekarang ini tengah marak digandrungi oleh semua kalangan.

Karena semakin berkembangnya teknologi, kegiatan investasi sudah tidak serumit dulu lagi. Mungkin dulu untuk investasi kita perlu mendatangi bank atau perusahaan investasi tersebut, namun kini hanya duduk manis di rumah Anda sudah bisa berinvestasi.


Perkembangan teknologi sekarang ini, memunculkan banyaknya aplikasi investasi untuk pemula. Tujuan aplikasi tersebut agar memudahkan Anda untuk memulai investasi dalam bentuk apapun, misalnya investasi saham untuk pemula atau investasi reksadana maupun emas. 

Banyak sekali pencapaian yang bisa Anda dapatkan dari investasi, mulai dari pengelolaan uang masa depan, tabungan jangka panjang, hingga tabungan pensiun untuk hari tua. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai cara investasi untuk pemula.

Berikut ini beberapa tips investasi untuk pemula yang perlu Anda ketahui sebelum memulai investasi, akan tetapi sebelum memperhatikan dan menerapkan setiap tips yang akan dijalankan, kalian bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada GIC mengenai trading itu sendiri dengan melalui Trader Assessment.



Tips Investasi untuk Pemula

Melakukan investasi berbeda halnya halnya dengan menabung pada umumnya. Perlu kesiapan dalam berinvestasi dalam bentuk apapun.

Mungkin teknologi sekarang sudah sangat memudahkan setiap orang untuk mulai berinvestasi, tapi kemudahan itu yang justru harus perlu diwaspadai.

Mengingat banyak orang menginginkan investasi yang menguntungkan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memulai investasi untuk pemula. Simak ya!

1. Menentukan tujuan investasi

Menentukan tujuan investasi untuk pemula, sama halnya seperti menentukan tujuan menabung untuk apa. Sebelum investasi, Anda perlu tahu tujuan investasi Anda untuk apa. Perlu Anda ketahui juga bahwa orang menginginkan investasi yang menguntungkan.

Agar tujuannya berinvestasi dapat tercapai. Misalnya, Anda ingin mempersiapkan biaya pernikahan atau persiapan dana membeli hunian. Dengan tujuan investasi tersebut, Anda jadi mengetahui arah investasi Anda akan ke mana pada akhirnya. Jadi, Anda dapat terus memastikan bahwa Anda memilih investasi yang menguntungkan.

2. Rencanakan biaya dan jangka waktu untuk mencapai tujuan investasi

Tujuan investasi Anda sudah diketahui, sekarang saatnya Anda memulai langkah selanjutnya adalah dengan merencanakan biaya dan menentukan jangka waktu investasi Anda tersebut. Caranya dengan menghitung perkiraan biaya untuk mencapai tujuan investasi Anda tersebut. Lalu, cek juga berapa dana yang sudah Anda miliki sekarang. 

Setelah memperkirakan seluruh biaya dan dana yang dimiliki, Anda sudah bisa memperkirakan jangka waktu investasi untuk tujuan Anda. Contohnya, Anda akan DP sebuah hunian baru sebesar Rp50 juta dan rencana itu dalam kurun waktu tiga tahun dari sekarang.

Dengan tujuan tersebut, Anda akan mengetahui berapa besar dana yang dimiliki, dana yang dibutuhkan, dan dana yang disisihkan tiap bulannya untuk mencapai tujuan pada waktu yang ditentukan.
Dalam berinvestasi maupun bertrading tentunya memiliki cara yang matang dalam perencanaannya.


Dan untuk perencanaan tersebut diperlukan pengetahuan yang matang pada rencana yang akan dilakukan. Untuk itu, GIC menyediakan Preliminary Test agar kita bisa mengukur seberapa jauh pengetahuan kita dalam bertrading itu sendiri.

3. Memilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan Anda

Tips ketiga investasi untuk pemula adalah memilih jenis investasi yang sesuai dengan tujuan Anda. Munculah pertanyaan jenis investasi apa buat pemula yang aman? Jenis-jenis Investasi untuk pemula banyak ragamnya, mulai dari investasi jangka pendek hingga investasi jangka panjang. Semuanya bisa disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan Anda berinvestasi. 

Misalnya Anda membutuhkan investasi jangka pendek, Anda dapat memilih jenis investasi reksadana dibanding investasi emas untuk pemula. Reksadana juga dikenal sebagai investasi untuk pemula dengan modal kecil. Jadi, cocok untuk Anda yang baru belajar investasi untuk pemula maupun jangka pendek.

4. Rutin menyisihkan penghasilan tiap bulan untuk investasi

Rutin menyisihkan penghasilan tiap bulan merupakan kunci utama untuk investasi. Apalagi setiap orang mengandalkan pendapatan tiap bulan untuk mencapai hal-hal yang diinginkan di masa depan. Jumlah pendapatan bulanan Anda bisa menjadi perkiraan jumlah investasi yang disisihkan tiap bulan.

Jadikan sebuah hal rutin menyisihkan pendapatan bulanan Anda untuk investasi. Prioritaskan investasi sebagai salah satu pengeluaran bulanan setelah Anda gajian. Dengan begitu, tujuan investasi Anda bisa tercapai sesuai dengan jangka waktu yang direncanakan.

5. Memperbanyak pengetahuan mengenai investasi

Dari seluruh tips di atas, tips investasi untuk pemula terakhir ini adalah tips paling penting. Memperbanyak pengetahuan seputar investasi. Paling tidak Anda memahami pengetahuan dasar mengenai investasi. Belajar investasi untuk pemula tidaklah sulit sekarang ini, mungkin dulu untuk mengetahui seputar investasi memerlukan buku investasi untuk pemula. 

Namun sekarang, banyak sekali kanal-kanal di media sosial yang bisa Anda manfaatkan untuk mencari informasi mengenai investasi yang dapat diakses langsung di smartphone Anda. Dengan mempelajari pengetahuan seputar investasi ini, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan investasi Anda.

Jadi, langkah demi langkah Anda sebagai pemula dalam investasi tidak salah, bahkan Anda akan mendapatkan keuntungan dari investasi Anda.

Jenis Investasi Aman untuk Pemula

Sudah jelas mengenai tips investasi untuk pemula, sekarang saatnya Anda membahas mengenai jenis investasi yang aman untuk pemula. Mengapa harus investasi yang aman untuk pemula? Prinsip dasar dari investasi sebenarnya adalah investasi yang menguntungkan. Bagi pemula, perlu hati-hati dalam investasi.

Karena banyak kasus yang investasi untuk pemula tidak hati-hati dalam melangkah, yang akhirnya mengalami kerugian yang besar. Jadi, perlu diperhatikan beberapa jenis-jenis investasi aman untuk pemula.

Selain itu, bagi kalian yang telah puas dengan pelayanan GIC ini, terdapat survey internal yang bisa kalian isi berdasarkan link yang ada.

1. Reksa Dana

Jenis investasi untuk pemula pertama ada Reksa Dana. Investasi Reksa Dana untuk pemula ini tergolong investasi yang paling aman. Pengertian Reksa Dana sendiri adalah perusahaan investasi yang mengelola dana-dana dari para investor ke suatu Portofolio Efek. Jadi, dana atau uang yang Anda investasikan di Reksa dana ini akan dikelola oleh manajer investasi di perusahaan Reksa Dana tersebut.

Reksa Dana sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu pasar uang, obligasi, saham, dan reksa dana campuran. Pilihan Investasi reksadana untuk pemula yang baik  adalah reksa dana pasar uang. Dalam memilih perusahaan reksa dana Anda juga perlu waspada. Apalagi sekarang sudah banyak disediakan investasi reksadana online.

2. Deposito Berjangka

Jenis investasi untuk pemula selanjutnya adalah Deposito Berjangka. Jenis deposito ini hanya bisa dilakukan berdasarkan jangka waktu yang telah disepakati oleh investor dan pihak bank tempat investasi. Deposito Berjangka ini biasanya mulai dari 1 hingga 24 bulan. Deposito berjangka ini bisa dimanfaatkan oleh perorangan maupun lembaga. 

Memang biasanya deposito ini banyak dilakukan di Bank-bank. Pengertian deposito berjangka ini sebenarnya hampir sama dengan sistem menabung.

Bedanya, jika menabung Anda bisa mengambil kapanpun uang yang ditabung, sedangkan deposito berjangka ini tidak dapat diambil sesuka hati. Pengambilan investasi deposito berjangka ini disesuaikan dengan jangka waktu yang disepakati.

3. Nabung Saham

Selanjutnya, ada jenis investasi untuk pemula yang paling banyak digemari, yaitu Nabung Saham. Pengertian saham pada dasarnya merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan Anda investasi nabung saham ini, Anda membeli sebagian kepemilikan sebuah perusahaan, bergantung dengan banyaknya saham yang dipegang.

Keuntungan dari investasi saham ini dilihat dari kenaikan nilai saham dan pembagian laba perusahaan. Keuntungan tersebut dapat dilihat dari saham yang ditawarkan perusahaan tersebut, seperti berapa persen keuntungan Anda sebagai investor jika menaruh saham di perusahaan.

Nabung saham bisa dikatakan sebagai investasi untuk pemula terbaik. Hanya saja, bagi pemula nabung saham sebaiknya tidak sembarang dalam memilih sahamnya. Semakin besar return yang ditawarkan, semakin besar pula risikonya. Oleh karenanya, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu mengenai nabung saham ini.

4. Peer-to-Peer (P2P) Lending

Jenis investasi untuk pemula selanjutnya adalah P2P Lending. Jenis investasi ini tengah ramai beberapa tahun belakangan ini, karena Peer to peer Lending ini sama ramainya dengan tren pinjaman online. Jenis investasi ini memiliki sistem yang cukup sederhana. P2P Lending ini merupakan perantara antara  investor dengan pihak yang membutuhkan dana, misalnya modal usaha untuk UMKM. 

Dari jenis investasi inilah Anda dapat melihat sendiri data-data setiap peminjam untuk modal usaha tersebut secara lengkap, sebagai bahan pertimbangan Anda dalam memberikan pendanaan tersebut.

Lalu, dari mana keuntungannya? Anda akan mendapatkan keuntungan dari bunga pinjaman. Besaran bunga tersebut bergantung pada suku bunga tempat yang kamu danai.
Platform GIC juga termasuk jenis investasi P2P Lending yang bisa kalian jadikan sebagai sarana bertrading.


Kalian juga bisa mengajak teman maupun menjadikan diri untuk bergabung pada Affiliate IB dan mendapatkan income tambahan beserta dengan materi lainnya yang diperlukan untuk bergabung pada program Affiliate tersebut.

5. Asuransi Jiwa + Unit Link

Asuransi jiwa Unit Link ini merupakan jenis investasi fungsi ganda. Mengapa demikian? Karena asuransi jiwa dan unit link ini memberikan dua manfaat sekaligus, yaitu perlindungan serta investasi yang dipilih.

Sistem dari jenis investasi ini adalah di mana Anda bisa menyisihkan penghasilan Anda untuk asuransi jiwa sekalian investasi. Jadi, tidak perlu lagi memisahkan penghasilan untuk asuransi dan investasi, Anda bisa berjalan beringingan. Jangka waktu pertanggungan yang diberikan juga panjang. Hingga usia 99 tahun.

6. Emas

Jenis investasi untuk pemula selanjutnya adalah investasi emas. Jenis investasi ini memang tergolong kuno atau klasik, namun investasi emas ini tergolong investasi yang menguntungkan. Sistem investasi emas ini hanya perlu membeli emas di toko emas, kemudian menyimpannya pada waktu yang lama.

Setelah itu, saat nilai atau harga emas naik, Anda dapat memanfaatkan dengan menjualnya, dan dari sanalah keuntungan didapatkan.
Namun sistem investasi sekarang sudah semakin canggih, dengan hadirnya investasi emas dan logam mulia melalui platform online.

Inovasi ini diciptakan sebagai investasi emas aman dan minim resiko kehilangan. Karena kebanyakan platform yang menawarkan investasi ini, memberikan layanan penyimpanan emas atau logam mulia juga. Jadi, Anda tidak perlu menyimpan sendiri investasi emas atau logam mulia yang sudah dibeli. Bahkan semuanya bisa dilakukan secara online.

7. Barang Koleksi

Pilihan investasi untuk pemula yang terakhir ini adalah mengoleksi barang. Investasi ternyata tidak melulu harus berupa saham, emas, atau yang lainnya. Alternatif investasi barang koleksi ini tergolong mudah. Bahkan koleksi barang ini bisa menjadi alternatif investasi untuk pelajar, lho. Koleksi barang di sini bisa dilakukan karena hobi atau kesukaan semata. 

Hal terpentingnya, barang tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Barang koleksi yang bisa dijadikan investasi adalah koleksi action figure, koleksi buku-buku terbitan awal ternama, barang-barang jadul seperti perangko, miniature, kaset, sepatu, hingga jam tangan bisa menjadi pilihan Anda untuk investasi. Sesuaikan juga dengan kemampuan, hobi, atau kesukaan.

Jenis Investasi Syariah Modal Kecil

Sebelum membahas lebih dalam, perlu diketahui terlebih dahulu mengenai apa itu investasi syariah? Investasi berbasis syariah ini adalah investasi berlandaskan hukum syar’I agama islam. Bertujuan agar harta yang Anda investasikan memperoleh keuntungan yang berkah dan menjadi amal sebagai sebagian dari ibadah.

Sistem dari investasi syariah ini tergolong mudah, yaitu tidak adanya riba, shubhat, dan produk atau jasa yang haram. Penjabaran dari investasi syariah ini juga jelas, dan tidak boleh merugikan pihak-pihak tertentu.

Instrument investasinya juga jelas, sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia atau DSN MUI dan OJK. Jadi, investasi syariah juga cocok untuk para pemula.
Berikut ini jenis investasi syariah dengan modal kecil, yang perlu kamu ketahui.

1. Sukuk Tabungan

Sukuk tabungan atau biasa dikenal obligasi syariah, merupakan investasi untuk pemula syariah dengan menggunakan modal kecil. Jenis investasi ini menawarkan keuntungan melalui imbal hasil selama jangka waktu tertentu.

Jenis dan akad syariah sukuk tabungan ini adalah sukuk mudharabah, sukuk musyarakah, sukuk ijarah, dan suku istishna. 

2. Deposito Syariah

Investasi modal kecil secara syariah selanjutnya adalah deposito. Jenis investasi deposito ini merupakan kategori produk simpanan berjangka menggunakan sistem sesuai dengan syariat islam. Syariat islam yang diutamakan di deposito syariah ini rasa keadilan dan transparansi dalam berinteraksi.

Dengan modal kecil, Anda sudah bisa investasi deposito syariah ini. 
Selain itu, prinsip deposito syariah ini Anda tidak akan ada istilah bunga dalam produk syariah yang ditawarkan.

Karena pada prinsipnya, bunga dalam islam hukumnya haram. Jadi, dengan deposito syariah ini Anda akan mendapatkan keuntungan atau hasil yang disebut Nisbah. 

3. Reksa Dana Syariah

Sama halnya dengan investasi pada umumnya, di investasi syariah Anda juga akan menemukan jenis reksa dana syariah. Dengan modal kecil, Anda juga dapat investasi reksadana pasar uang syariah ini.

Sama halnya dengan reksa Dana pada umumnya, Anda hanya perlu memilih perusahaan manajer investasi mana yang menawarkan minimum pembelian reksa Dana.

Selain itu, investasi reksa Dana  dengan valuta asing juga dibolehkan dalam hukum islam secara syariah. Jadi, modal kecil ataupun besar, masih mendapatkan kedudukan yang sama di investasi Reksa Dana Syariah ini. 

4. Emas

Selanjutnya ada investasi emas juga di investasi syariah dengan modal kecil ini. Logam mulia seperti Antam masih menjadi primadona pilihan investasi untuk pemula. Selain itu, keuntungan investasi emas itu tidak hanya untung yang besar, melainkan Anda juga terhindar dari risiko inflasi.

Investasi emas juga dibolehkan secara syariah islam, hanya saja ada beberapa jenis-jenis emas yang perlu kamu perhatikan sebelum investasi emas ini. 
Sekarang ini, investasi emas juga termasuk ke dalam investasi modal kecil.

Ada beberapa aplikasi yang menawarkan investasi emas dengan modal kecil. Jadi, jenis investasi emas secara syariah dengan modal kecil bisa menjadi pilihan investasi untuk pemula.
 

5. Saham Syariah

Saham syariah sebenarnya juga sama dengan saham pada umumnya, yaitu bukti kepemilikan saham sebuah perusahaan. Hal yang membedakan adalah perusahaan tempat Anda membeli saham harus bergerak dibidang industri yang halal, atau melalui penilaian DSN MUI.

Lembaga tersebutlah yang menjamin status syariah dan kehalalan investasi saham syariah ini. 
Saham syariah ini juga merupakan pilihan investasi untuk pemula dengan modal kecil Anda sudah bisa berinvestasi. Bahkan investasi saham syariah ini cocok untuk pelajar yang akan memulai investasi. Dengan uang Rp100.000 sudah bisa berinvestasi di saham-saham syariah yang ada.

Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula

Tingkat kesadaran menyisihkan penghasilan yang terbilang rendah dan dapat berpotensi menciptakan generasi muda pada ketidakamanan secara finansial. Oleh karena itu, kesadaran akan hal tersebut harus ditanamkan sedari dini. Agar ketidakamanan finansial yang menghantui generasi muda saat ini tidak terjadi. 

Apalagi seiring berkembangnya teknologi, menabung dan investasi tergolong lebih mudah sekarang.

Kalau sebelumnya kita sudah membahas mengenai apa itu investasi, jenis investasi seperti apa, dan tips investasi untuk pemula seperti apa, berikut ini GIC Indonesia akan memberikan beberapa aplikasi investasi terbaik untuk pemula yang wajib Anda coba.

Namun sebelum lanjut pada aplikasi investasi ini, download aplikasi GIC Mobile untuk kalian yang ingin trading dengan mengunduhnya pada Play Store atau App Store.

1.  Bareksa

Aplikasi investasi terbaik pertama adalah Bareksa. Dari namanya kita sudah tidak asing lagi, seperti investasi reksa dana yang sudah dikenal.

Namun, Bareksa ini tidak hanya menyediakan investasi reksa dana saja, melainkan ada pilihan instrumen investasi lainnya seperti surat berharga Negara atau SBN, investasi emas, hingga investasi untuk umroh.

Di aplikasi investasi Bareksa, Anda akan mengetahui berbagai layanan investasi yang dibutuhkan.
Bahkan Bareksa sendiri akan melakukan simulasi investasi dana Anda di setiap produknya. Jadi, sebelum memutuskan untuk investasi, Anda sudah dapat memperkirakan untung-ruginya investasi Anda.

Selain itu, Bareksa sendiri sudah mendapatkan sertifikasi resmi OJK, dan juga Bareksa ini juga merupakan mitra distribusi SBN retail. Jadi tentunya aplikasi Bareksa ini aman untuk para pemula yang baru memulai investasi. 

2. Bibit

Aplikasi investasi untuk pemula selanjutnya adalah aplikasi Bibit. Aplikasi satu ini cukup dikenal luas di dunia maya. Bibit sendiri dikenal sebagai aplikasi invest all-in-one yang menawarkan berbagai macam instrumen investasi, mulai dari Reksa Dana Saham, obligasi, pasar uang, hingga investasi reksa dana syariah. 
Selain itu, di aplikasi Bibit terdapat fitur Robo Advisor yang akan membantu Anda memilih instrumen investasi yang tepat berdasarkan dana yang ingin Anda alokasikan. Aplikasi Bibit ini juga cocok untuk Anda yang mau memulai investasi dengan modal kecil.

Bahkan dengan dana Rp10.000 Anda sudah dapat berinvestasi di Bibit. Satu kekurangan dari aplikasi Bibit ini adalah proses registrasi yang sering kali error atau gagal.


Survey Pengguna GIC

3. Tanamduit

Selanjutnya ada aplikasi Tanamduit yang menawarkan jenis investasi mulai dari reksa dana, asuransi, dan SBN. Layanan yang terbilang andalan di Tanamduit ini adalah investasi emas. Bahkan Tanamduit menyediakan kartu emas untuk Anda yang menabung emas di aplikasi ini.

Kartu tersebut bisa Anda jadikan hadiah kepada seseorang, seperti orang tua atau pasangan. Selain itu sistem pencairan di aplikasi Tanamduit ini juga terbilang mudah. Hanya perlu menjualnya kembali di aplikasi ini. Hal menarik lainnya, Tanamduit juga sudah diawasi oleh OJK, sehingga transaksi apapun di dalamnya sangat aman.

4. Ajaib

Aplikasi investasi untuk pemula selanjutnya ada aplikasi Ajaib. Hal menarik dari aplikasi ini, adalah aplikasi ini adalah fitur Ajaib Alert yang merupakan notifikasi pergerakan saham secara real time. 

Selain itu, notifikasi tersebut juga akan memberikan pemberitahuan mengenai waktu jual-beli saham yang tepat untuk Anda, sehingga Anda bisa memaksimalkan profit saham Anda.

Aplikasi investasi saham online terbaik satu ini juga telah mendapatkan izin resmi dari Indonesia Stock Exchange atau IDX, dan OJK. Jadi sudah terjamin keamanan dana Anda di dalamnya. 

5. Ipot

Terakhir ada aplikasi investasi untuk pemula terbaik yakni Ipot. Aplikasi Ipot ini ternyata banyak diminati oleh para investor pemula yang kebanyakan generasi milenial. Aplikasi investasi yang merupakan produk dari PT Indo Premier Sekuritas ini, menyediakan pilihan investasi untuk pemula seperti reksa dana, saham, dan ETF beserta fitur-fitur pendukung yang terbilang lengkap.

Laporan untung dan ruginya saham Anda juga dapat dilihat detail dan lengkap secara real time di aplikasi Ipot ini. 


Jenis investasi untuk pemula tergolong cukup banyak dan beragam jenisnya. Sebab itu, memahami investasi untuk pemula diperlukan sebelum memulai investasi itu sendiri. Selain jenis investasi di atas, ada pilihan investasi terbaik lainnya untuk Anda yang menginginkan profit dalam waktu yang cepat, yaitu investasi di forex. 

Cara mudah dalam investasi forex ini adalah dengan memilih tempat berinvestasi yang tepat dan aman. Berikut ini kami kenalkan dengan GIC. Beda dengan perusahaan pialang pada umumnya, GIC melalui platform GICTrade menawarkan solusi untuk Anda para trader yang tidak ingin terbebankan dengan tingginya biaya trading.

Lalu apa istimewanya GICTrade ini? Sebagai platform peer-to-peer trading yang menyatukan trader dan market maker, Anda sebagai calon nasabah dapat menentukan pilihan diantara keduanya, dengan menjadi trader atau marker maker.

Peran GICTrade ini sebagai penyedia tempat untuk transaksi yang di dalamnya Anda dapat meminimalisir biaya dan membantu memaksimalkan profit para trader dan market maker dengan hasil yang adil.

Dengan tidak adanya komisi dan biaya swap serta spread yang rendah, trader akan mendapatkan keuntungan karena adanya market maker sebagai penyedia likuiditas.
GICTrade juga menyediakan wadah untuk para trader dengan komunitas trader di Telegram GICTrade.

Dengan tujuan agar Anda bisa bertanya langsung kepada sesama trader dan bertukar informasi seputar pengalaman trading. Follow juga instagram GIC yang memuat banyak informasi webinar serta hadiah menarik. Selain itu, Jangan ketinggalan juga Event-event menarik di GIC seperti 100% Deposit Bonus dan Jumat barokah.

Anda juga dapat mengikuti Live Trading ketika Perilisan data Non Farm Payroll. Bagi trader pemula, Anda bisa belajar gratis loh dengan mengikuti platform forex academy atau menonton konten  Video Premium dan video Trading for Freedom di youtube GIC,
Jadi, jangan ragu untuk memulai investasi dan trading forex di GIC. Fitur lengkap, transaksi lebih simple, aman, dan menguntungkan.