5 Indikator Teknikal Terbaik yang Sering Digunakan Trader

Artikel ini terakhir di perbaharui March 19, 2021 by Yahya Kus Handoyo
5 Indikator Teknikal Terbaik yang Sering Digunakan Trader

Dalam trading tentu kita mengenal yang namanya indikator teknikal sebagai alat bantu dalam menganalisa pasar forex. Ada beberapa indikator yang dapat Anda gunakan untuk trading yang sesuai dengan keahlian Anda. Saran dari para traders profesional, cukup gunakan satu saja indikator saat Anda melakukan trading forex. Tentunya supaya Anda lebih efektif dalam mendapatkan profit secara konsisten.

Dalam ulasan kali ini, Anda akan diperkenalkan dengan beberapa indikator seperti Bollinger Bands, RSI, Moving Average, Candlestick dan Chart Pattern. Kenali terlebih dahulu satu per satu indikator forex yang akan dijelaskan di bawah ini agar Anda dapat lebih memahami apa itu indikator forex dan bagaimana cara menggunakannya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bollinger Bands

Pada saat memulai trading, biasanya para trader akan menyertakan indikator pada prosesnya. Dan Indikator trading akurat forex pertama yang bisa Anda pelajari lebih lanjut adalah Bollinger Bands. Tidak perlu khawatir, karena cara ini termasuk strategi trading paling simple tapi bisa menghasilkan profit. Selain itu, sifatnya yang sederhana membuat indikator ini cukup mudah untuk dimengerti.

Pada indikator ini, Anda akan menggunakan panduan upperband dan lowerband, yakni garis batas atas dan garis batas bawah dari Bollinger Bands selama menganalisis pasar. Pada posisi ini, Anda dapat memasang posisi “sell” dan “buy.” “Posisi sell” dapat Anda pasang saat posisi menyentuh garis atas, sementara “posisi buy” dapat dilakukan saat menyentuh garis bawah. Secara teori memang terdengar sederhana, tetapi profit yang di dapat dari teknik trading ini terbilang cukup banyak dan efektif untuk para trader.

Dinamika harga naik dan turun saat mendekati garis batas atas juga garis batas bawah indikator akan dijadikan patokan untuk melakukan “sell” dan “buy.” Anda tinggal melakukan simulasi untuk percobaan beberapa kali sebelum akhirnya dipraktekkan, teknik trading ini cukup menjamin profit.

Moving Average

Berikutnya indikator teknikal akurat lainnya yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan profit adalah dengan menggunakan indikator Moving Average (MA) yang secara umum diketahui ada banyak jenisnya. Tergantung pada periode yang berbeda-beda serta karakter dari MA itu sendiri yang memiliki karakteristik masing-masing. Namun, pada umumnya para traders menggunakan dua jenis MA untuk melihat perpotongan antara keduanya. Perpotongan MA ini yang akan menjadi indikasi berarti dalam menganalisis pasar.

Momentum perpotongan MA ini sendiri terjadi dalam posisi-posisi tertentu. Perpotongan MA yang mengarah ke bawah akan menunjukkan indikasi kemungkinan harga akan mengalami penurunan. Sementara, jika yang terjadi adalah perpotongan MA mengarah ke atas, maka ini jadi indikasi harga akan mengalami peningkatan. Jelas secara teori cukup mudah dipahami serta diaplikasikan. Terlebih, sistem trading ini dapat Anda lihat pada layar dimana proses trading berlangsung.

Indikator RSI dan SO

Indikator teknikal selanjutnya yang juga banyak digunakan para trader yakni RSI dan SO (Stochastic Oscillator). Strategi yang satu ini dapat dikatakan cukup berbeda dengan dua sebelumnya, baik Bollinger Bands atau Moving Average sendiri. Indikator RSI dan SO ini adalah indikator yang tidak terdapat dalam chart pergerakan mata uang. Namun, indikator ini menempati kolomnya sendiri yang berada di luar chart utama.

Untuk menggunakan kedua indikator ini, caranya pun dapat dibilang cukup mudah. Yakni saat garis penunjuk pada indikator sudah berada di atas 70, ini mengindikasikan bahwa harga sudah bergerak terlalu tinggi dan adanya kemungkinan untuk terjadi koreksi. Begitu pula sebaliknya, saat garis penunjuk berada di bawah angka 30, ini mengindikasikan adanya kemungkinan harga akan berbalik arah, menjadi lebih kuat.

Candlestick

Strategi trading sederhana tapi profit yang tidak melibatkan indikator atau alat bantu ini salah satunya dapat dilakukan dengan belajar membaca berbagai macam pola Candlestick. Pola yang muncul berulang dan membentuk serangkaian grafik ini yang kemudian membuat munculnya cabang analisis trading lain yang disebut Price Action. Ini bisa Anda gunakan sebagai salah satu strategi yang efektif.

Untuk cara membaca Candlestick sendiri, pada umumnya para traders hanya perlu berfokus pada dua atau tiga jenis pola yang paling sering muncul saja. Pola-pola yang paling tinggi secara tingkat akurasi untuk memprediksi harga. Salah satu contohnya adalah pola Candlestick Engulfing, yakni di mana satu candle lebih panjang dari candle sebelumnya namun berada pada arah yang berlawanan.

Ini menandakan bahwa ada kemungkinan harga akan berbalik arah dari tren yang sedang terjadi pada saat itu. Untuk menggunakan strategi yang sederhana ini, caranya pun terbilang mudah. Anda perlu mengenal lebih jauh mengenai grafik Candlestick. Terutama setiap anatomi pada grafik ini, karena nantinya akan lebih mempermudah Anda dalam membaca pergerakan harga dan pasar.

Chart Pattern

Indikator teknikal terbaik yang tak kalah sering digunakan para trader adalah Chart Pattern. Strategi ini bisa Anda lakukan dengan menerapkan analisis pada tampilan serta pola Candlestick dalam lingkup yang cukup luas, sebagaimana sudah sempat disinggung sebelumnya di atas. Dapat dibilang ini versi tingkatan lanjut dari indikator yang sebelumnya dijelaskan di atas.

Jika pada indikator sebelumnya di mana Anda menganalisis Candlestick secara individu, maka berbeda dengan cara indikator yang satu ini. Dalam teknik ini, pendekatan dilakukan dengan menganalisis Chart Pattern atau dikenal juga dengan sebutan Harmonic Pattern. Dari analisis ini, akan terlihat kemungkinan arah dari suatu pair forex. Ini yang membuatnya berbeda, karena analisis dengan teknik ini akan terasa seperti menggambar pola hewan atau rasi bintang untuk memprediksi harga.

Itulah kelima indikator teknikal forex trading terbaik dan akurat yang dapat Anda terapkan dalam aktivitas trading bagi pemula. Tetaplah fokus terhadap peraturan dan jangan lupa untuk terus mengevaluasi sistem serta teknik trading yang Anda lakukan. Kalaupun Anda kemudian mengalami kerugian, tidak perlu terburu-buru untuk mengganti teknik trading menjadi baru.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi menarik, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.