7 Tips Memilih Broker Forex Agar Investasi Anda Aman

Artikel ini terakhir di perbaharui June 8, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
7 Tips Memilih Broker Forex Agar Investasi Anda Aman

Melansir Investopedia, forex merupakan pasar keuangan terbesar di dunia dengan nilai perdagangan rata-rata lebih dari 4 triliun dolar AS setiap harinya. Maka tak heran, banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan dari bisnis ini. Banyak orang yang tertarik dengan pasar forex ini karena likuiditasnya yang tinggi, waktu trading yang terbuka 24 jam, dan jumlah leverage yang diterima. Lantas, apa yang harus Anda pertimbangkan untuk memilih broker forex? Berikut ulasannya.

Apa saja hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih broker forex?

Regulator seperti Bappbeti bersama BBJ dan KBI dalam jangka waktu tertentu biasanya akan merilis daftar broker forex penipu yang harus Anda hindari. Namun tetap banyak investor atau trader yang menjadi korban penipuan. Berikut adalah kunci dalam memilih broker forex agar Anda tidak menjadi korban penipuan yang masih terjadi hingga saat ini.

1. Perhatikan status regulasi broker forex

Pastikan jika broker forex memiliki izin dari regulator. Broker forex terpercaya perlu taat terhadap aturan serta pengawasan regulator sesuai yang ada di negara masing-masing. Dengan begitu broker forex tidak akan melakukan suatu hal yang merugikan para trader atau investor. Jika broker forex melakukan pelanggaran berat, regulator akan mencabut izin perusahaan dan berimbas pada reputasi perusahaan karena sudah tidak lagi memiliki izin operasi.

Jika Anda memilih broker forex resmi Indonesia,  pastikan sudah memiliki izin dari regulator resmi seperti Bappebti, Kliring Berjangka Indonesia, dan Bursa Berjangka Jakarta. Sedangkan jika broker berasal dari luar negeri biasanya akan mencantumkan izin dengan tulisan “licensed” atau “regulated”, lalu nama regulator yang menaungi. Untuk menjamin keamanan dana, pastikan broker luar negeri yang Anda pilih adalah salah broker forex terbaik di dunia menurut ulasan para trader lainnya. Berikut lembaga-lembaga regulator forex yang berwenang memberikan regulasi bagi broker di berbagai negara:

  1. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Regulator broker forex di Indonesia
  2. Financial Conduct Authority (FCA). Regulator broker forex di Inggris. 
  3. CFTC (Commodity Futures Trading Commission) dan NFA (National Futures Association). Regulator broker forex di Amerika Serikat.
  4. Australia Securities and Investments Commission (ASIC). Regulator broker forex di Australia.
  5. Financial Service Agency (FSA). Regulator broker forex di Jepang.
  6. MAS Monetary Authority of Singapore. Regulator broker forex di Singapura.
  7. SFC Securities and Futures Commision. Regulator broker forex di HongKong.
  8. Autorite des Marches Financiers (AMF). Regulator broker forex di Perancis. 
  9. Federal Financial Supervisory Authority (BaFIN). Regulator broker forex di Jerman.
  10. Commissione Nazionale per le Societ e la Borsa (CONSOB). Regulator broker forex di Italia.

Anda bisa cek daftar broker forex yang terdaftar di Bappebti 2020 dan 2021 di laman resmi Bappebti. Bagi yang lebih memilih broker forex Internasional Anda bisa cek di laman resmi regulator di atas sesuai negara asal. 

2. Pilih broker forex yang memiliki layanan edukasi

Memahami risiko investasi forex adalah hal yang patut diperhatikan oleh Anda. Investasi di industri berjangka termasuk forex aman untuk dilakukan, sepanjang pemahaman terhadap risiko dipahami dengan baik oleh Anda sebagai trader atau investor. Karena dunia trading forex adalah investasi yang high risk high return, maka Anda harus memilih broker forex yang  menyediakan fasilitas belajar forex melalui kelas edukasi.

Kelas edukasi trading forex ini bisa berupa webinar, e-book, video trading, dan lain-lain. Di saat pandemi seperti ini, semua kelas biasanya diselenggarakan secara online, sehingga Anda bisa belajar secara efektif dan efisien. Jika fasilitas belajar forex disediakan secara lengkap dan update Anda tidak perlu lagi terlalu pusing mencari bahan belajar forex. Anda juga bisa loh ikut event atau kelas edukasi yang diadakan oleh GIC Forex Academy. 

Untuk menjadi trader forex yang handal memang bukanlah hal yang instan. Dibutuhkan kemauan untuk belajar dengan gigih, terarah, dan konsisten.

3.  Perhatikan fasilitas yang disediakan oleh broker forex

Fasilitas yang disediakan oleh broker akan cukup memengaruhi proses trading forex Anda nantinya. Setiap trader forex memiliki kebutuhan yang utama yang berbeda, jadi jangan lupa pelajari dulu tentang ini sebelum memutuskan memilih broker forex Namun pada umumnya broker forex yang baik menyediakan:

  • Spread yang rendah, semakin rendah semakin baik 
  • Leverage yang dimulai dari 1:100 
  • Platform online trading forex mudah di download 
  • Broker menyediakan akun demo forex gratis 
  • Memiliki beragam metode deposit dan penarikan dana (withdraw)

Coba catat daftar fasilitas broker forex di atas dan pelajari lebih dalam untuk memastikannya.

4. Memiliki syarat deposit minimal yang rendah

Sebelum Anda benar-benar memahami strategi trading, syarat deposit minimal yang rendah adalah hal yang cukup penting. Mengapa? Jika Anda mengalami kerugian besar di awal-awal masa trading, hal ini akan membuat Anda kapok. Padahal, kesalahan bukan pada investasi atau trading melainkan strategi jumlah investasi di awal yang kurang tepat. 

Dengan adanya fasilitas ini, Anda bisa melakukan deposit dengan jumlah yang tidak terlalu besar ketika trading menggunakan akun real, sehingga Anda bisa meminimalisir kerugian di masa awal trading forex. Jika Anda pemula, Anda perlu waktu untuk memahami berbagai pengetahuan tentang trading atau investasi forex sampai menjadi mahir dan berpengalaman.

5. Leverage yang pas

Bagi Anda yang belum tahu, leverage adalah dana pinjaman dari broker yang bertujuan untuk meningkatkan potensi return dari sebuah investasi, dalam hal ini yakni investasi forex. Leverage yang tinggi merupakan indikator yang kurang baik untuk sebuah broker. Hal ini karena leverage yang terlalu tinggi bisa berbahaya dan mengakibatkan Anda cepat merugi.

Namun sebenarnya jika lebih rendah dari 1: 100 hal ini juga kurang baik. Karena hal ini akan terlalu mengekang Anda ketika membuka posisi trading. Namun biasanya, jumlah minimal deposit yang rendah juga membuat tingkat leverage yang tinggi. Karena memang tingkat leverage yang tinggi bisa menyediakan kesempatan lebih luas bagi trader forex yang bermodal kecil. 

Sebenarnya, batas maksimal leverage yang tinggi tidak selalu menguntungkan untuk para pemula. Karena leverage yang tinggi bisa dimanfaatkan secara maksimal jika trader sudah cukup memahami margin dan risiko leverage.

6. Lot minimal yang rendah

Tips selanjutnya untuk memilih broker forex adalah broker forex dengan lot minimal yang rendah. Semakin besar minimal lot forex yang digunakan, maka akan semakin tinggi risikonya. Untuk menjawab kebutuhan ini, banyak broker forex yang menyediakan solusi trading dengan lot yang mini, micro, bahkan nano. 

Apalagi pilihan lot minimal yang rendah ini akan cukup terasa manfaatnya ketika Anda melakukan deposit yang jumlahnya tidak terlalu besar. 

Jadi supaya lebih maksimal memanfaatkan fasilitas lot minimal yang rendah, Anda juga bisa sekalian mempertimbangkan jumlah deposit yang minimal saja. Dengan begitu Anda bisa lebih leluasa berinvestasi sambil belajar.

7. Layanan pelanggan yang komunikatif

Tips selanjutnya untuk memilih broker forex adalah memiliki layanan pelanggan atau customer service yang mudah dihubungi dan responsif. Pastikan mereka memiliki berbagai fitur mulai dari chat, email, dan telepon. Hal ini cukup penting untuk memastikan kelancaran transaksi forex Anda. Terutama jika Anda pemula yang kemungkinan perlu mengajukan pertanyaan ketika transaksi forex berjalan. 

Layanan pelanggan yang mudah dihubungi memudahkan Anda jika suatu saat mengalami masalah teknis dalam melakukan trading forex. Lakukan percobaan dengan menghubungi kontak layanan pelanggan yang tersedia dan lihat seberapa tanggap dan efektif customer service mereka dalam menjawab pertanyaan Anda.

Perlu Anda ketahui, kualitas respon setiap broker berbeda-beda, namun jika mereka membutuhkan waktu beberapa hari untuk merespon Anda. Lebih baik coret daftar broker forex tersebut dalam pertimbangan Anda. Ingat broker forex adalah pihak penting bagi seorang trader dan investor. Jika mereka tidak responsif terhadap keluhan, Anda patut bertanya, apakah saya penting bagi mereka? 

Nah, itu adalah tips memilih broker forex yang bisa Anda pertimbangkan sebelum mengambil keputusan. Buat daftar checklist untuk mempermudah. Pilihlah yang paling sesuai dengan tips di atas ya. 

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.