Indikator Forex: Pengertian, Fungsi, dan Jenis Indikator

Artikel ini terakhir di perbaharui April 23, 2021 by Yuliati Iswandiari
Indikator Forex: Pengertian, Fungsi, dan Jenis Indikator

Memprediksi arah tren forex bukan hanya dengan menebak-nebak atau berspekulasi tanpa dasar yang jelas. Seorang trader harus bisa memprediksi pergerakan harga. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan indikator forex.

Indikator forex memberikan sinyal beli dan jual untuk trader

Salah satu cara untuk meraih profit dalam berinvestasi adalah dengan menganalisis. Keahlian seorang trader dalam menganalisis sangat dibutuhkan dalam dunia trading forex. Analisis teknikal adalah salah satu yang banyak digunakan oleh para trader.

Apa itu analisis teknikal? Analisis teknikal adalah suatu teknik analisis yang digunakan untuk memprediksi tren atau fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu, dari pergerakan harga tersebut trader forex mengamati pola-pola tertentu yang bisa dipakai sebagai dasar untuk melakukan pembelian atau penjualan. Chartist, sebutan untuk trader analisis teknikal biasanya menggunakan tools untuk menganalisis yang biasa disebut indikator.

Nah, indikator adalah sebuat alat atau tools yang memberikan data dari hasil perhitungan rumus tertentu untuk mengukur dan menilai kondisi pasar sehingga trader bisa memprediksi arah market selanjutnya. Sederhananya, indikator membantu para trader untuk memberikan sinyal beli atau jual. Dalam dunia trading forex, istilah indikator ini lebih dikenal dengan indikator forex.

Lalu, apakah ada indikator forex paling akurat? Tidak ada indikator yang memiliki akurasi 100%, namun trader bisa meningkatkan akurasi indikator tersebut dengan melakukan kombinasi indikator forex akurat dengan indikator yang lain. Hal ini juga berlaku, apabila selama ini Anda bertanya-tanya mengenai indikator forex terbaik di dunia atau indikator terbaik forex? Menggabungkan beberapa teknik indikator forex memungkinkan akurasi yang lebih besar dan bisa memprediksi trading lebih akurat. 

Apa saja fungsi indikator forex?

Ada berbagai macam indikator yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Namun, secara umum indikator forex digunakan sebagai bahan acuan dan strategi yang bisa digunakan oleh para trader dalam menentukan keputusan, karena di dalam indikator ada beberapa informasi yang bisa diperoleh oleh para trader

Informasi di dalam indikator forex diantaranya adalah tren pasar. Tren pasar biasanya menunjukkan pergerakan nilai harga pair mata uang. Nah, dari tren para trader bisa mengetahui prediksi harga. Dari fungsi indikator tersebut, para trader bisa mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan entry atau exit.

Informasi dari indikator ini sangat penting bagi trader untuk melakukan analisis pasar. Analisis pasar ini dibutuhkan agar para trader tidak salah mengambil langkah yang justru membuatnya mengalami loss atau rugi besar. Analisis teknikal biasanya juga dikombinasikan dengan indikator fundamental seperti berita ekonomi dan politik. Seiring dengan semakin Anda paham dengan analisis teknikal forex, Anda akan menemukan indikator forex profit konsisten.  

Apa saja jenis-jenis indikator teknikal? 

Indikator teknikal memiliki jumlah yang tidak sedikit bahkan mencapai puluhan jumlahnya. Namun, secara garis besar indikator teknikal bisa dibedakan menjadi dua dilihat dari tampilannya, yaitu indikator overlay dan indikator oscillator. Berikut beberapa indikator forex terbaik yang sering diandalkan oleh para trader

1. Indikator overlay

Indikator overlay adalah indikator berbentuk grafik yang saat digunakan tampilannya akan menumpuk di atas chart atau grafik harga. Berikut adalah indikator overlay yang sering digunakan oleh para trader.

  • Moving Averages (MA)

Moving averages adalah indikator yang menghitung rata-rata suatu aset dalam periode tertentu, kemudian menghubungkannya dalam bentuk garis. Nilai rata-rata berasal dari harga pembukaan (open), penutupan (close), tertinggi (high), terendah (low), ataupun pertengahan (median). 

Keunggulan dari indikator MA ini adalah penggunaannya bisa diatur dengan mudah untuk mengukur pergerakan rata-rata harga dalam jangka waktu tertentu, mengetahui tren secara umum, dan melihat kecenderungan arah harga.

  • Bollinger Bands (BB)

Bollinger bands adalah salah satu indikator forex populer yang digunakan untuk mendeteksi volatilitas dan kisaran pergerakan harga. Selain arah tren, indikator ini juga digunakan untuk menentukan keadaan jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold). Ciri khas dari indikator BB adalah adanya dua pita (upper bollinger band dan lower bollinger band) dan harga bergerak diantara dua band (pita) tersebut.

  • Parabolic SAR

SAR merupakan kepanjangan dari Stop and Reverse, sehingga indikator Parabolic SAR bisa diartikan ‘penanda’ tempat berhenti dan berbaliknya arah market. Keunggulan dari indikator ini adalah memudahkan trader memahami pasar dan mengetahui tren, serta bisa digunakan untuk pair apa saja dan di timeframe berapapun.

  • Ichimoku Kinko Hyo

Indikator Ichimoku ini diciptakan untuk memberikan suatu gambaran lengkap mengenai level support atau resistance, arah pergerakan tren, mengukur momentum, dan memberikan sinyal trading yang bisa dieksekusi oleh trader forex untuk meraih profit. Indikator Ichimoku dianggap oleh banyak trader sebagai indikator forex akurat dan sangat baik untuk digunakan pada pair mata uang Jepang seperti USD/JPY, EUR/JPY, atau GBP/JPY.

2. Indikator Oscillator

Berbeda dengan indikator overlay, indikator oscillator tampil di bawah chart atau grafik harga. Indikator ini berguna untuk memberikan sinyal akan kemungkinan perubahan tren yang akan terjadi. 

Tipe indikator ini berosilasi diantara dua buah batas, di atas dan di bawah titik tengah, dan nilainya membantu untuk mengukur kekuatan serta momentum dari sebuah tren. Indikator ini bisa digunakan saat kondisi pasar sedang sideways. 

Sideway adalah kondisi pasar saat sedang datar, dimana terjadi keraguan dalam pasar. Bullish (harga naik) dan bearish (harga turun) sama-sama kuat sehingga menyebabkan kondisi sideway.

  • Moving Average Convergence Divergence (MACD)

Indikator MACD digunakan untuk menunjukkan arah tren dan momentum pasar. Namun, MACD juga bisa digunakan lebih jauh untuk mengukur kekuatan tren yang sedang terjadi, mengetahui momentum pasar, mendeteksi overbought atau oversold, hingga indikasi terjadinya divergensi (bullish atau bearish).

  • Relative Strength Index (RSI)

Indikator RSI adalah indikator teknikal yang mengukur besarnya perubahan harga dalam suatu periode tertentu untuk menganalisa apakah kondisi di pasar sudah mencapai titik jenuh jual (oversold) atau jenuh beli (overbought). 

Indikator RSI forex digunakan untuk mengidentifikasi level oversold dan overbought untuk sebuah aset investasi dan juga bisa digunakan sebagai ‘sinyal’ munculnya peluang trading.

Indikator RSI lebih mudah digunakan karena gambaran harga bisa dilihat sebagai batas low atau high pada saat tren berlangsung.

  • Stochastic Oscillator

Stochastic adalah indikator yang berguna untuk menilai momentum atau kekuatan tren. Indikator ini memprediksi harga selama periode waktu tertentu dengan harga penutupan selama periode tersebut.

Prinsip dasar stochastic adalah bahwa ketika sebuah mata uang berada dalam tren naik, maka harga akan menutup di dekat level harga tertinggi sebelumnya dan jika sebuah mata uang berada dalam tren turun, maka harga akan menutup di dekat level harga terendahnya. Indikator stochastic sangat sensitif terhadap pergerakan harga di pasar dan lebih sering berayun naik dan turun dibandingkan indikator momentum lainnya. 

Indikator ini telah teruji tingkat akurasinya, tak heran jika indikator ini telah digunakan selama lebih dari 50 tahun oleh trader forex, saham, futures, ataupun komoditi.

  • Money Flow Index (MFI)

Penggunaan indikator MFI ini mirip dengan indikator relative strength index (RSI), hanya saja MFI memperhitungkan besarnya volume, bukan besaran harga seperti RSI. Indikator MFI menyertakan faktor besaran volume, oleh karena itu indikator MFI lebih mencerminkan dinamika pergerakan pasar yang tidak hanya terpatok pada besaran harga.

Masih kesulitan untuk memahami teknik dasar trading forex? 

Tidak perlu kuatir, jika Anda merasa kesulitan dalam memahami materi belajar atau teknik dasar trading, itu bukan karena pasar forex tidak bisa dipahami. Untuk memudahkan Anda dalam proses menjadi trader ahli, bergabunglah dengan komunitas trader di Telegram GIC Forex Academy yang akan memberikan informasi dan edukasi trading yang sering diadakan oleh GIC. 

Anda juga bisa bergabung dengan komunitas trader di Telegram GICtrade untuk bertanya langsung kepada sesama trader seputar pengalaman trading. Follow juga Instagram GIC untuk mendapatkan informasi webinar dan berbagai hadiah menarik. Selain itu, di YouTube GIC, para trader juga bisa belajar trading gratis loh!

Tunggu apalagi? Makin lengkap fitur yang mendukung penuh Anda untuk memulai investasi dan trading forex melalui GIC. Jadikan transaksi lebih simpel, aman, dan menguntungkan. Mulailah dengan membuat akun demo

Yuliati Iswandiari
Yuli is a writer and editor with over 4 years of experience who covering a wide range of writing. She always worked on the digital team. Previously she covered the health, lifestyle, and beauty content. As a writer for GIC, her mission is to provide educational information to help you make smarter and better-informed decisions because she knows finance can be complex and intimidating.