Analisa Forex Trading: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Artikel ini terakhir di perbaharui March 11, 2021 by Yahya Kus Handoyo
Analisa Forex Trading: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Untuk bisa memenuhi kebutuhan pribadi pada masa depan, banyak orang yang memutuskan untuk menabung sejak dini. Tabungan tersebut biasanya diambil dari gaji bulanan. Namun karena banyak kebutuhan yang harus dimiliki, maka tabungan dari gaji bulanan saja tidak cukup. Perlu melakukan cara lain agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar. Salah satunya adalah melalui investasi. Ada beberapa jenis investasi yang bisa dilakukan, seperti investasi properti, saham, emas, hingga forex trading. Namun, sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya jika Anda melakukan analisa terlebih dahulu terkait investasi yang Anda pilih.

Untuk investasi jenis terakhir memang belum banyak dilakukan karena dianggap ribet. Studi yang dilakukan tidak hanya dengan memperhatikan EUR/USD hari ini, atau berita forex hari ini. Tapi ada analisis lainnya. Dengan mengetahui beberapa jenis analisa forex trading, maka bisa menghasilkan investasi yang menguntungkan dengan menjadi trader forex.

Sebelum masuk ke penjelasan tentang analisa forex trading, pasti banyak yang ingin tahu tentang apa itu forex trading. Sebenarnya apa itu forex trading? Mengapa banyak yang mulai mencari tahu tentang hal ini? Dan apa saja jenis analisa forex trading yang bisa diaplikasikan nantinya? Bagi yang ingin tahu jawaban dari pertanyaan di atas, simak penjelasannya di bawah ini.

Mengenal Investasi Forex Trading

Kalau berbicara mengenai nama forex trading itu sendiri, pasti banyak yang terasa asing karena memang tidak pernah mendengarnya. Ada juga yang mungkin sudah pernah mendengar namanya, tapi tidak tahu artinya. Sebelum Anda masuk ke dalam investasi forex trading, maka Anda harus tahu informasi artinya terlebih dahulu agar bisa mengerti sebenarnya apa yang diinvestasikan di sini.

Sebenarnya untuk menjelaskan tentang forex trading itu mudah jika dijelaskan dari setiap katanya. Forex adalah mata uang, sedangkan trading adalah pertukaran barang atau jasa yang bisa dilakukan oleh satu pihak ke pihak lainnya dalam time frame tertentu. Tidak memusingkan dari segi penjelasan harafiahnya. Cara kerjanya pun juga mudah.

Untuk bisa melakukan penanaman modal di sini, posisi Anda adalah menjadi seorang trader. Trader bertugas untuk membeli beberapa produk keuangan alias forex yang nantinya akan dijual ke pihak lain yang membutuhkan. Proses transaksi sudah pasti dilakukan di dalam pasar yang sedang berlangsung. Harganya pun juga tergantung dari kondisi pasar pada saat itu.

Sebagai seorang trader, posisi Anda sangat diuntungkan di dalam investasi trading forex ini. Mengapa bisa begitu? Alasan utamanya adalah volatilitas harganya sudah cukup tinggi. Apalagi dengan volume trading forex yang besar, bisa membuat trader yaitu Anda sendiri mendapatkan keuntungan lebih maksimal lagi kalau dibandingkan dengan jenis penanaman modal lainnya, seperti properti, emas, ataupun saham.

Tapi perlu diingat, untuk bisa mendapatkan pendapatan yang besar dari hasil jual beli forex, tentunya diperlukan pengalaman, ilmu, uptodate dengan berita harga mata uang terbaru dan juga jam terbang yang banyak. Tidak dapat dipungkiri, jenis investasi ini memerlukan cara berpikir yang jeli. Apalagi jika ditambah dengan mempelajari pergerakan harga pasar.

Namun ketika Anda bisa mempelajari hal tersebut dan melakukannya langsung di dalam proses jual beli forex, maka Anda memiliki kesempatan besar untuk meraup keuntungan dari penanaman modal ini. Jadi, saran yang harus Anda terima adalah pelajari pergerakan harga mata uang di pasar terbaru, cara melakukan investasi ini, dan juga mengetahui tiga jenis analisa forex trading.

Analisa Forex Trading

Tidak mungkin Anda melakukan investasi tanpa melakukan penylidikan, mecari informasi berita harga mata uang terbaru dan juga studi. Apapun jenis investasi tersebut, maka diperlukan penyelidikan hingga studi yang baik dan benar agar bisa menghasilkan satu transaksi yang menguntungkan dan menghindari kerugian bagi Anda. Di dalam forex trading sendiri, ada tiga jenis analisa yang wajib diketahui. Masing-masing jenis ini tentunya memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Apa saja itu? Anda bisa mendapatkan penjelasan tiga jenis analisa forex trading di bawah ini.

Analisa Fundamental

Jika Anda pernah mendengar tentang analisa fundamental di dalam investasi, di dalam analisa forex trading sendiri, juga ada hal ini. Dalam pasar forex, anlisis fundamental adalah tingkat suku bunga. Namun tidak hanya itu saja. Seiring berjalannya waktu, dalam melakukan analisis jenis ini, juga diperlukan untuk memperhatikan faktor lainnya yang mampu memberikan efek kepada pasar. Apa saja itu?

Dimulai dari inflasi, iklim bisnis yang ada pada saat ini, GDP (Gross Domestic Product), hingga data-data pendukung lainnya. Dari sana, maka bisa terlihat bagaimana rangkuman aktivitas ekonomi dari suatu negara, termasuk Indonesia. Banyak trader yang berharap dari analisa fundamental tersebut, bisa terlihat hasil yang bagus. Padahal itu bukanlah hal yang paling penting. Studi ini pastinya sangat mempengaruhi prospek suku bunga dari negara tersebut. Itulah yang harus lebih diperhatikan.

Cara ini sebenarnya hasilnya bisa dibagi dua. Jika ada risk appetite atau berani mengambil risiko, maka suku bunga berada dalam posisi yang tinggi. Hasilnya investor mulai masuk. Namun jika ada risk aversion atau menghindari risiko, maka investor memutuskan untuk tidak berani masuk. Itulah penjelasan tentang analisa fundamental.

Analisa Teknikal

Dari segi namanya, banyak yang menganggap analisa teknikal ini lebih sulit karena melihat pola pergerakan harga agar bisa menentukan peluang untuk melakukan entry dan exit paling tinggi. Namun sebenarnya penerapannya lebih mudah karena hanya perlu melihat bagaimana perputaran uang, pergerakan harga, dan penawaran yang terjadi di dalam pasar forex.

Hasilnya trading forex menjadi lebih mudah dilakukan. Apalagi jika menggunakan data hasil analisis ini. Namun pada praktiknya, banyak yang mengganggap kalau analisa fundamental dan teknikal ini sering bertolak belakang. Mana yang harus dipilih, itu masih diperdebatkan hingga saat ini. Padahal intinya adalah tidak ada salah satu yang lebih unggul.

Ini semua memang mempengaruhi proses investasi. Akhirnya kembali lagi, mana yang lebih di antara keduanya, hanya trader yang bisa menentukan. Mereka lebih cocok pakai analisa teknikal atau fundamental, tinggal milih salah satu saja sebagai pegangan data.

Analisa Sentimen Pasar

Selain analisa fundamental dan analisa teknikal, masih ada satu analisa lagi, yaitu analisa sentimen pasar. Perbedaan paling mencolok dari analisa jenis ini dibandingkan dua lainnya adalah menggunakan intuisi yang trader miliki. Apakah hanya spekulatif atau menebak saja? Tentunya tidak. Tidak dibutuhkan perhitungan dari sisi teknikal serta fundamental. Namun trader yang menggunakan analisa jenis ini sudah tahu langkah apa yang mereka lakukan berdasarkan pengalaman sekaligus yakin dengan analisanya sendiri.

Untuk trader pemula lebih disarankan untuk menjauhi cara analisa ini karena mau sebagus apapun instingnya, tetap saja harga pasar forex tidak bisa berubah sesuai kemauan Anda. Kondisi ini akhirnya yang membuat analisa sentimen pasar menjadi analisa forex trading yang paling tidak populer. Namun seiring berjalannya waktu, pasti akan ada masanya seorang trader menggunakan analisa jenis ini.

Itulah penjelasan tentang tiga jenis analisa forex trading yang perlu diketahui jika ingin melakukan investasi forex dan menghindari kerugian. Mana yang terbaik untuk Anda? Pilihan ada di tangan Anda. Namun sebaiknya cobalah ketiga analisa di atas agar Anda bisa mendapatkan yang terbaik dari segi hasil dan paling cocok untuk Anda sendiri. Dapatkan banyak pengetahaun seputar Forex serta bagi yang mau belajar trading forex di GIC Indonesia!

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Desi Novitasari
Knowledge is like a garden, if not cultivated, it cannot be harvested.