Analisa Market Mingguan : 29 Maret – 02 April 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui June 9, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Market Mingguan : 29 Maret – 02 April 2021

Analisa market mingguan 29 Maret – 02 april akan membahas hal-hal yang memengaruhi pergerakan pasar seperti, mata uang Greenback masih bergerak menguat dibandingkan dengan mata uang utama lainnya, hal ini karena adanya dukungan dari kenaikan yield obligasi jangka panjang pemerintah AS dan juga semakin positive nya data ekonomi Amerika yang dirilis semakin membuat keyakinan bahwa ekonomi AS bisa bangkit dan lebih cepat dari prediksi. Dalam pekan ini juga akan di rilis data ekonomi penting yang menjadi tolak ukur kemajuan ekonomi AS. Data ekonomi penting tersebut antara lain adalah upah rata-rata perjam para pekerja, data Non Farm Payroll dan data tingkat pengangguran bulanan di AS.

EURUSD bergerak naik imbas pelemahan Dolar AS yang terjadi pada perdagangan Jum’at akhir pekan kemarin. Pada Senin awal pekan ini di prediksi untuk EURUSD di perkirakan akan bergerak naik. Namun pergerakan kenaikan tersebut tidak akan berlangsung lama karena terganjal oleh berlanjutnya pemberlakuan lockdown di Jerman serta timbulnya kekhawatiran fase ke-3 wabah pandemi Covid-19 di zona Eropa.

Poundsterling versus Dolar AS pada pekan lalu berakhir di tutup menguat. Penguatan Poundsterling ini di dukung karena adanya aksi jual fisik Dolar AS yang dilakukan oleh para pelaku pasar dan juga adanya sinyal positive yang ditunjukkan oleh masyarakat Inggris mengenai pendistribusian dan pelaksanaan vaksin Corona di Inggris.

Prediksi akan terhambatnya distribusi dan roda pengiriman Minyak mentah secara global menyebabkan harga Minyak naik. Hal ini terjadi karena adanya gangguan di terusan Suez, dimana terhalang oleh kapal pengangkut kontainer. Adanya informasi bahwa diperlukan waktu berminggu-minggu lamanya untuk bisa memindahkan kapal kontainer raksasa yang sudah menggangu jalur di Terusan Suez.

Pergerakan Emas selama pekan kemarin cenderung di range terbatas US $1730,00 – US $1745,00 /troy ounce. Namun jika kenaikan yield obligasi AS kembali naik ditambah lagi adanya pandangan ketua The Fed Jerome Powell yang mengatakan bahwa dengan bantuan stimulus yang sudah di setujui kongres dan pendistribusian dengan cepat dan tepat dana tersebut, akan dapat membuat ekonomi Amerika pulih lebih cepat dari prediksi sebelumnya, sehingga membuat harga Emas menurun. Jika secara tekhnikal pergerakan Emas dapat menembus level 1740an maka besar peluangnya untuk terus melanjutkan kenaikannya dan bisa saja menembus level resistance di 1745an.

Adanya pelemahan Dolar AS sesaat ditambah lagi informasi mengenai penambahan jumlah penderita pandemi Covid-19 di Eropa, membuat pergerakan Emas melonjak pada perdagangan Jum’at 26 Maret 2021 akhir pekan kemarin. Pergerakan Emas pada perdagagan hari ini di prediksi masih akan berusaha untuk naik. Hal ini di karenakan penurunan yield obligasi pemerintah Amerika untuk tenor jangka panjang. Selain itu data klaim pengangguran mingguan AS yang dirilis lebih rendah dari prediksi pada Minggu lalu, menyebabkan sinyal pemulihan ekonomi AS akan lebih cepat. Ditambah lagi adanya gerak cepat pemerintah AS dalam peluncuran vaksin Covid-19 juga turut menekan harga Emas.

1. Data Penting/High Impact Pada Analisa Market Mingguan 29 Maret – 02 April 2021

1.1 OPEC – JMMC Meetings (All Pair)

Kamis, All Day. Pengertian data JMMC Meetings” maksudnya adalah bahwa Pertemuan OPEC-JMMC dihadiri oleh perwakilan dari 13 anggota OPEC dan 11 negara kaya minyak lainnya. Mereka membahas berbagai masalah tentang pasar energi, yang paling penting dalam pertemuan ini  akan menyepakati berapa banyaknya jumlah minyak yang akan mereka produksi. Rapat tertutup untuk pers tetapi pejabat biasanya berbicara dengan wartawan sepanjang hari, dan pernyataan resmi yang mencakup perubahan kebijakan dan tujuan rapat dirilis setelah rapat selesai. Agenda rapat seperti ini awalnya adalah pada Januari 2017.

1.2 Average Hourly Earnings, Non-Farm Employment Change & Unemployment Rate (USD)

Jum’at, 19:30 WIB. Average Hourly Earnings merupakan sebuah indikator tingkat inflasi yang bersumber dari jumlah upah perjam yang dibayarkan oleh para pengusaha diluar sektor pertanian. Jika nilai Average Hourly Earnings Amerika Serikat (AS) bagus atau naik maka Dollar AS akan menguat,begitupun sebaliknya.
Non-Farm Employment Change adalah data yang mengukur tingkat lapangan kerja baru diluar sektor pertanian. Apa hubungan antara Average Hourly Earnings dengan Non-Farm Employment Change ? Antara data NFP dengan data Average Earnings berhubungan dan saling mempengaruhi, namun data NFP lebih berdampak terhadap pergerakan market. Average earnings adalah persentase perubahannya upah tenaga kerja perjam. Kalau NFP bagus tetapi Average Hourly Earnings turun maka Dollar AS masih mungkin akan menguat,karena adanya prediksi di bulan berikutnya Earnings akan bagus yang diikuti dengan naiknya jumlah tenaga kerja. Sebaliknya kalau NFP jelek USD akan cenderung melemah meskipun Earnings bagus.
Unemployment Rate adalah data yang mengukur tingkat pengangguran bulanan di AS. Pada bulan lalu tingkat penangguran di rilis 6,2% dan di prediksi pada bulan Maret akan mengalami penurunan menjadi 6,0%. Jika dirilis sesuai prediksi atau bahkan dibawahnya, maka Dollar AS akan menguat.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 29 Maret – 02 April 2021

2.1 EUR/USD

chart EURUSD analisa harian 10-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,19527 (High)
Range Pergerakan1,16358 (Low)

2.2 USDCHF

chart USDCHF analisa harian 26-01-2021

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,95333 (High)
Range Pergerakan0,92315 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD analisa harian 08-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,39335 (High)
Range Pergerakan1,35585 (Low)

2.4 USDJPY

Prediksi Harian</h2

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan110,720 (High)
Range Pergerakan108,243 (Low)

2.5 Emas

chart XUL analisa harian 09-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1792,00 (High)
Range Pergerakan1687,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD analisa harian 02-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,77781 (High)
Range Pergerakan0,74605 (Low)

2.7 Minyak

chart OIL analisa harian 15-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan63,94 (High)
Range Pergerakan57,18 (Low)

Demikianlah analisa market mingguan 29 Maret – 02 april 2021. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.