Analisa Market Mingguan : 22 – 26 Maret 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui June 8, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Market Mingguan : 22 – 26 Maret 2021

Analisa market mingguan 22 – 26 maret 2021 akan membahas hal-hal yang mempengaruhi pergerakan market seperti, Dolar AS bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya dengan kenaikan yield obligasi AS yang masih terus berlanjut. Penguatan Dolar AS ini juga mendapat dukungan dari ketegangan antara AS-China dapat memicu sentimen peralihan intrument investasi  yang pada akhirnya akan menguntungkan posisi Greenback sebagai mata uang safe haven. Disamping itu, yield obligasi AS masih mendukung bullish Dolar saat ini.Prospek hubungan perdagangan AS-China memburuk setelah pembicaraan diplomatik tingkat tinggi pada pekan lalu di Anchorage, Alaska.

Mengenai pertemuan tersebut memberikan gambaran ke publik bahwa presiden Biden tidak secara penuh untuk mempertahankan sikap keras seperti presiden sebelumnya Donald Trump terhadap China. Walaupun perjanjian tahap pertama pada tahun lalu sudah membuat Washington dan Beijing telah berhasil melakukan gencatan senjata saat terjadi perang dagang antara keduanya. Utusan dari kedua belah pihak masih berdiskusi dan membahas mengenai persaingan dagang dan tingkat ekonomi hingga detik ini.

EURUSD bergerak menurun pada market pekan lalu, pelemahan Euro ini imbas adanya penguatan Dolar AS yang di dukung oleh naik tinggi nya yield obligasi pemerintah Amerika. Ditambah lagi pasca rilis data German PPI  yang negative turut membuat mata uang zona Euro tersebut melemah versus dolar AS. Pelemahan Euro di perkirakan masih akan terjadi pada market Senin awal pekan ini, jika keperkasaan Dolar AS masih berlanjut dan kebijakan lockdown yang baru di Prancis masih berlangsung.

Poundsterling versus Dolar AS secara garis besar di market pekan kemarin melemah untuk mata uang Inggris. Pelemahan Poundsterling ini karena kekuatan Dolar AS yang di bantu dengan naiknya yield obligasi dengan tenor 10 tahun. Kenaikan yield obligasi dan penguatan Dolar AS ini terjadi setelah akibat yang ditimbulkan dari sikap para pelaku pasar pasca kebijakan dari The Fed yang berkenaan dengan modal perbankan. Untuk pergerakan Senin awal pekan ini di prediksi Poundsterling masih akan melanjutkan pelemahannya. Terkait adanya informasi bahwa PM Inggris Boris Johnson yang berencana akan memperpanjang lockdown hingga Oktober nanti.

Pergerakan Minyak pada perdagangan Jum’at kemarin secara keseluruhan naik, kenaikan ini di picu oleh adanya laporan bahwa telah terjadi pemulihan permintaan bahan bakar. Sentiment positive ini timbul setelah beberapa negara di Eropa lainnya seperti Jerman dan Perancis dikabarkan telah kembali menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca setelah mendapat persetujuan dari pejabat terkait. Pada market hari ini di perkirakan untuk EURUSD akan kembali melemah. Adanya aktivitas tambahan Rig AS di dalam laporan Buker Hughes.

Pergerakan Emas pada akhir perdagangan Jum’at  pekan lalu secara garis besar mengalami kenaikan. Kenaikan Emas ini akibat adanya peralihan sesaat instrumen investasi yang di lakukan oleh para pelaku pasar, meskipun pada saat itu penguatan Dolar AS masih terjadi serta yield obligasi untuk tenor 10 tahun masih melanjutkan kenaikan nya. Pada pergerakan market di awal pekan ini pada sesi Asia, di perkirakan akan menurun jika penguatan Dolar AS dan kenaikan yiled obligasi pemerintah AS masih terus berlanjut.

Kemilau Emas untuk Senin awal pekan ini di asumsikan akan bergerak menurun, penurunan ini imbas adanya minat para pelaku pasar di investasi yang lebih berisiko. Meskipun masalah pandemi Covid-19 hingga saat ini masih menjadi permasalahan negara-negara di dunia. Namun ada hal-hal yang dapat membuat harga Emas bergerak naik, diantaranya adalah kembali di perpanjangnya lockdown di Jerman hingga April mendatang.

Permasalahan kekhawatiran vaksin Covid-19 buatan Astrazeneca di Uni Eropa dan Inggris semakin membuat pergerakan Emas bisa mendapatkan momentum untuk rebound. Ketegangan antara AS vs China kembali bergejolak, ditambah lagi antara Teheran-Washington yang telah bergabung perselisihan antara Saudi-Iran dapat menjadi peralihan yang tepat bagi Emas. Disisi lain Presiden Turki Tayyip Erdogan secara mengejutkan memberhentikan posisi ketua Bank Central Turki pada Sabtu kemarin.

1. Data Penting/High Impact Pada Analisa market Mingguan 22 – 26 Maret 2021

1.1 Fed Chair Powell Speaks (USD)

Senin, 20:00 WIB. Powell sebagai Sebagai ketua bank sentral Amerika, yang menjabat sejak Februari 2018 – Februari 2022. Tugasnya antara lain adalah mengontrol suku bunga jangka pendek. Selain itu juga beliau memiliki pengaruh yang lebih besar atas menguat atau melemahnya nilai mata uang negara Amerika dibandingkan orang lain. para investor sangat menantikan dari pernyataan bank central tersebut yang berguna untuk memberikan petunjuk halus tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang.

1.2 Fed Chair Powell Testifies (USD)

Selasa, 21:00 WIB. Sebagai kepala bank sentral Jerome Powell, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau
yang memiliki pengaruh lebih besar terhadap nilai mata uang negara Amerika. Para pelaku pasar mengamati kebijakan yang akan diambil, karena sering digunakan untuk memberikan petunjuk secara global tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang. Pidato pertanggung jawaban ketua Bank Sentral ini biasanya datang dalam 2 bagian: pertama beliau akan membaca pernyataan yang telah disiapkan (versi teks), kemudian komite akan mengadakan sesi tanya jawab. Karena pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak diketahui sebelumnya, moment tersebut dapat menyebabkan pergerakab yang sangat volatile di market.

1.3 French Flash Services PMI & French Flash Manufacturing PMI (EUR)

Rabu, 15:15 WIB. Data ini mengukur Tingkat indeks difusi berdasarkan manajer pembelian yang disurvei di sektor jasa. Data ini juga sebagai indikator utama kesehatan ekonomi suatu negara. Jika bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan tingkat pembelian manajer akan memberikan pandangan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi suatu perusahaan. Data ini hasil survei terhadap sekitar 750 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Jika data di rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah 50,0 menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.4 German Flash Manufacturing PMI & German Flash Services PMI (EUR)

Rabu, 15:30 WIB. German Flash Manufacturing PMI adalah data dari survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian di Jerman yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.
German Flash Services PMI adalah Survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Jika rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.5 SNB Monetary Policy Assessment (CHF)

Kamis, 15:30 WIB. Ini adalah alat utama yang digunakan Dewan Pengurus SNB untuk memberikan informasi kepada para pelaku pasar tentang kebijakan moneter. Ini berisi hasil keputusan mereka tentang suku bunga dan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka. Yang terpenting, ini memproyeksikan prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil keputusan suku bunga di masa depan.

1.6 BOC Gov Macklem Speaks (CAD)

Kamis, 16:30 WIB. Tiff Macklem sebagai Sebagai ketua bank sentral Amerika, yang menjabat sejak Februari 2018 – Februari 2022. Tugasnya antara lain adalah mengontrol suku bunga jangka pendek. Selain itu juga beliau memiliki pengaruh yang lebih besar atas menguat atau melemahnya nilai mata uang negara Amerika dibandingkan orang lain. para investor sangat menantikan dari pernyataan bank central tersebut yang berguna untuk memberikan petunjuk halus tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang.

1.7 BOE Gov Bailey Speaks (GBP)

Kamis, 16:30 WIB. Andrew Bailey sebagai Sebagai ketua bank sentral Amerika, yang menjabat sejak Februari 2018 – Februari 2022. Tugasnya antara lain adalah mengontrol suku bunga jangka pendek. Selain itu juga beliau memiliki pengaruh yang lebih besar atas menguat atau melemahnya nilai mata uang negara Amerika dibandingkan orang lain. para investor sangat menantikan dari pernyataan bank central tersebut yang berguna untuk memberikan petunjuk halus tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang.

1.8 Euro Summit (EUR)

Jum’at, Allday. Pertemuan para kepala negara dari negara-negara anggota Uni Eropa akan membahas bagaimana memperkuat peran mata uang Euro di kancah internasional, pertemuan ini akan di selenggarakan di Brussel.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 22 – 26 Maret 2021

2.1 EUR/USD

chart EURUSD analisa harian 10-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,20163 (High)
Range Pergerakan1,17097 (Low)

2.2 USDCHF

chart USDCHF analisa harian 26-01-2021

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,94770 (High)
Range Pergerakan0,91841 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD analisa harian 08-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,40506 (High)
Range Pergerakan1,35602 (Low)

2.4 USDJPY

Prediksi Harian</h2

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan109,881 (High)
Range Pergerakan107,195 (Low)

2.5 Emas

chart XUL analisa harian 09-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1793,00 (High)
Range Pergerakan1694,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD analisa harian 02-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,78648 (High)
Range Pergerakan0,75484 (Low)

2.7 Minyak

chart OIL analisa harian 15-02-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan64,20 (High)
Range Pergerakan57,26 (Low)

Demikianlah analisa market mingguan 22 – 26 april 2021. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.