Analisa Market Mingguan : 21 – 25 Juni 2021 – Agenda Fed Rate vs Market

Artikel ini terakhir di perbaharui June 21, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Market Mingguan : 21 – 25 Juni 2021 – Agenda Fed Rate vs Market

Analisa market Mingguan 21 – 25 Juni 2021 kali ini akan membahas beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan market selama sepekan kedepan. Greenback bergerak terus menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya, setelah adanya pengumuman hawkish oleh Federal Reserve atau pertemuan FOMC Kamis dini hari lalu yang menyebabkan pair lain menurun dan komoditi seperti Emas juga menurun. Bagusnya data perekonomian AS yang telah dirilis menunjukan bahwa menguatnya nilai mata uang Dolar AS. Dengan data tersebut Emas mencapai kesulitan untuk naik ke level tertinggi , karena masih berada di trend bearish. Tingkat inflasi di prediksi masih akan terus naik dimasa mendatang yang disebabkan oleh pertemuan FOMC yang telah merilis kebijakan moneternya.

Imbas dari kenaikan tingkat inflasi tersebut membuat nilai obligasi jangka panjang / yield melonjak sedangkan minat para pelaku pasar untuk kepemilikan Emas semakin menurun. Hal tersebut mempengaruhi para investor untuk memilih obligasi dari pada Emas. Agenda The Fed selanjutnya akan ada pengurangan pembelian obligasi dan akan ada peningkatan suku bunga acuan (Federal Funds Rate/ FFR) yang terjadi lebih cepat di tahun 2023. “Jerome Powell” juga mengatakan bahwa kebijakan akomodatif masih akan dilanjutkan. Selain itu, The Fed juga sedang memperhatikan peningkatan employment dan Jobless Claims mingguan.

EURUSD bergerak melemah untuk mata uang Euro dibandingkan dengan Dolar AS, pada perdagangan Jumat akhir pekan kemarin. Pelemahan Euro ini imbas adanya pernyataan salah satu pejabat The Fed “Bullard” yang ternyata pernyataan beliau lebih hawkish dari pernyataan ketua Bank Sentral The Fed “Jerome Powell”. Pergerakan EURUSD melemah juga karena adanya penjualan fisik di mata uang Euro yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Untuk pergerakan market hari ini di prediksi EURUSD masih akan melanjutkan pelemahannya pada mata uang Euro.

GBPUSD masih bergerak melemah untuk mata uang Poundsterling terhadap Dolar AS. Pelemahan Poundsterling ini disebabkan oleh adanya penguatan Dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Selain itu adanya lockdown yang berlanjut di Inggris
turut menekan Pounsterling. Untuk pergerakan market hari ini diprediksi mata uang Poundsterling masih akan melanjutkan kelemahannya.

USDJPY masih bergerak melemah terhadap Dolar Amerika, pada perdagangan Jumat akhir pekan kemarin. Pelemahan Yen terhadap Dolar AS
terjadi setelah adanya pernyataan salah satu penjabat The Fed “Bullard” yang lebih hawkish dibandingkan dengan ketua The Fed “Jerome Powell”. Untuk pergerakan market hari ini diprediksi mata uang USDJPY masih akan melemah untuk mata uang Yen dibandingkan dengan Dolar AS.

AUDUSD bergerak melemah untuk mata uang Dolar Australia dibandingkan dengan Dolar AS, pada perdagangan Jumat akhir pekan kemarin. Pelemahan Dolar Australia ini adanya imbas dari pernyataan The Fed yang berecana menaikan suku bunga dalam waktu dekat. Untuk pergerakan market hari ini, AUDUSD masih akan melemah untuk mata uang Dolar Australia dibandingkan dengan Dolar AS.

Harga Minyak diprediksi masih akan bergerak menurun, hari ini karena adanya penguatan dimata uang Dolar AS. Padahal pada Jumat akhir pekan kemarin harga Minyak justru menglami kenaikkan. Untuk pergerakan market Minyak hari ini diprediksi akan melanjutkan penurunannya.

Harga Emas kembali melanjutkan penurunannya pada perdagangan market Jumat akhir pekan kemarin, anjloknya harga Emas ini di sebabkan oleh semakin dekatnya peluang kenaikan suku bunga The Fed. Hal ini setelah adanya komentar dari salah satu pejabat The Fed negara bagian “Bullard” yang menyatakan bahwa peluang kenaikan suku bunga bisa saja lebih cepat dari pernyataan yang diberikan oleh Powell. Untuk pergerakan market Emas hari ini di sesi Asia di perkirakan masih akan mencoba melanjutkan penurunannya. Efek menguat nya Dolar AS menjadi penyebab utama anjloknya harga Emas. Besarnya penurunan harga Emas ini perhubungan dengan pengurangan pembelian obligasi oleh The Fed dan kenaikan suku bunga. Turunnya Emas juga membuat genting banyak orang dan harga Emas hari ini akan ada penurunan lebih lanjut lagi.

1. Data Penting/High Impact Analisa Market Mingguan 21 – 25 Juni 2021

1.1 ECB Presiden Lagarde Speak (EUR)

Senin, 21.15 WIB. Ketua Bank Central Eropa “Lagarde” akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Eropa. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua bank central Eropa terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.2 FED Chair Powell Testifies (USD)

Selasa, 01.00 WIB. Sebagai kepala bank sentral Jerome Powell, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau
yang memiliki pengaruh lebih besar terhadap nilai mata uang negara Amerika. Para pelaku pasar mengamati kebijakan yang akan diambil, karena sering digunakan untuk memberikan petunjuk secara global tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang. Pidato pertanggung jawaban ketua Bank Sentral ini biasanya datang dalam 2 bagian: pertama beliau akan membaca pernyataan yang telah disiapkan (versi teks), kemudian komite akan mengadakan sesi tanya jawab. Karena pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak diketahui sebelumnya, moment tersebut dapat menyebabkan pergerakan yang sangat volatile di market.

1.3 French Flash Services PMI & French Flash Manufacturing PMI (EUR)

Rabu, 14.15 WIB. Data ini mengukur tingkat indeks difusi berdasarkan manajer pembelian yang disurvei di sektor jasa. Data ini juga sebagai indikator utama kesehatan ekonomi suatu negara. Jika bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan tingkat pembelian manajer akan memberikan pandangan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi suatu perusahaan. Data ini hasil survei terhadap sekitar 750 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Jika data di rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah 50,0 menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.4 German Flash Manufacturing PMI & German Flash Services PMI (EUR)

Rabu, 14.30 WIB. German Flash Manufacturing PMI adalah data dari survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian di Jerman yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.
German Flash Services PMI adalah Survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Jika rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.5 Flash Manufacturing PMI & Flash Service PMI (GPB)

Rabu, 15.30 WIB. Data dari survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian di Inggris yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.
Survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Jika rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.6 Flash Manufacturing PMI & Flash Service PMI (USD)

Rabu, 20.45 WIB. Data dari survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian di AS yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.
Survei terhadap sekitar 800 manajer pembelian yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif dari kondisi bisnis termasuk pekerjaan, produksi, pesanan baru, harga, pengiriman pemasok, dan persediaan. Ini adalah indikator utama kesehatan ekonomi – bisnis bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan manajer pembelian mereka mungkin memiliki wawasan terkini dan relevan tentang pandangan ekonomi perusahaan. Jika rilis di atas 50,0 menunjukkan ekspansi industri, di bawah menunjukkan kontraksi. Ada 2 versi dari laporan ini yang dirilis sekitar seminggu – Flash dan Final. Rilis Flash, yang pertama kali dilaporkan sumber pada Maret 2008, adalah yang paling awal dan cenderung memiliki dampak paling besar.

1.7 Asset Purchase Facility, MPC Asset Purchase Facility Votes, & Monetary Policy Summary (GBP)

Kamis, 18.00 WIB. Asset Purchase Facility merupakan data yang akan melihat nilai total uang yang akan dibuat dan digunakan oleh BOE untuk membeli aset di pasar terbuka. Dimana anggota MPC memberikan suara pada jumlah total uang yang akan dibuat untuk program tersebut. Suara individu diterbitkan 2 minggu kemudian dalam Risalah Rapat MPC. Data ini digunakan untuk meningkatkan permintaan obligasi yang biasanya mengarah pada suku bunga jangka panjang yang lebih rendah.
MPC Asset Purchase Facility Votes merupakan hasil rapat MPC BOE berisi suara pembelian aset untuk setiap anggota MPC selama pertemuan terakhir. Perincian suara memberikan wawasan tentang anggota mana yang mengubah pendirian mereka tentang pembelian aset dan seberapa dekat panitia untuk memberlakukan perubahan dalam pembelian di masa depan.
Monetary Policy Summary data ini salah satu alat utama yang digunakan MPC untuk berkomunikasi dengan investor tentang kebijakan moneter. Ini berisi hasil pemungutan suara mereka tentang suku bunga dan langkah-langkah kebijakan lainnya, bersama dengan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi suara mereka. Yang terpenting, ini membahas prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil pemungutan suara di masa depan.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 21 – 25 Juni 2021

2.1 EUR/USD

Chart EURUSD terbaru analisa market mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,20219 (High)
Range Pergerakan1,17488 (Low)

2.2 USDCHF

Chart USDCHF terbaru analisa market mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,93791 (High)
Range Pergerakan0,91276 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD terbaru analisa market mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,39869 (High)
Range Pergerakan1,36551 (Low)

2.4 USDJPY

Chart USDJPY terbaru analisa market mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan111,040 (High)
Range Pergerakan108,928 (Low)

2.5 Emas

Chart XUL terbaru

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1821,00 (High)
Range Pergerakan1715,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD terbaru

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,76530 (High)
Range Pergerakan0,73274 (Low)

2.7 Minyak

Chart OIL terbaru

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan74,00 (High)
Range Pergerakan69,53 (Low)

Demikianlah analisa market mingguan 21 – 25 Juni 2021 Dolar AS menguat dan efeknya terhadap pergerakan market serta focus para pelaku pasar akan FOMC Meetings. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.