Analisa market mingguan 14 - 18 Juni 2021 kali ini akan membahas beberapa penyebab yang mempengaruhi pergerakan market dalam pekan ini. Mata uang Dolar AS bergerak menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya, meskipun nilai yield obligasi pemerintah AS sedang menurun. Dolar AS sempat melemah terhadap mata uang major lainnya pada market di sesi Amerika Senin kemarin. Hal ini karena para pelaku pasar banyak yang menahan diri atau wait-and-see dan focus menunggu pertemuan beberapa Banks Sentral Amerika yang tergabung dalam pertemuan The Fed (FOMC Meetings) yang akan di laksanakan pada Kamis dini hari nanti. Para analis memprediksi bahwa sekitar hampir 60% para ahli ekonomi diberikan polling Reuters memprediksi bahwa rencana pengumuman mengenai tapering aset belum akan di bahas pada pertemuan lusa. Mereka juga berpendapat bahwa rencana tapering besar kemungkinannya baru akan di bahas paling cepat pada kuartal depan, meskipun perlahan namun pasti mengenai rilis data ketenagakerjaan sudah menunjukkan tanda-tanda tingkat ekonomi yang positif. GBPUSD sempat bergerak menguat, penguatan Poundsterling terhadap Dolar AS ini terjadi setelah adanya aksi jual fisik Dolar AS yang dilakukan para pelaku pasar. Disisi lain justru seharusnya kondisi Poundsterling melemah setelah pernyatan dari Perdana Menteri Inggris telah mengumumkan untuk memperpanjang pembatasan sosial atau lockdown. USDJPY bergerak naik atau mata uang Yen melemah terhadap Dolar AS dalam perdagangan market Senin kemarin. Pelemahan Yen ini terjadi karena adanya kegiatan menjual mata uang Yen yang di lakukan oleh para pelaku pasar dan beralih ke mata uang Dolar AS. Pelemahan mata uang Yen terhadap Dolar AS di prediksi masih akan berlanjut pada perdagangan market hari ini. Namun masih dalam range pergerakan yang terbatas, karena focus para pelaku pasar akan pertemuan FOMC yang akan di agendakan pada Kamis pukul 01:00 WIB dini hari nanti. AUDUSD dimana mata uang Dolar Australia sempat bergerak menguat terhadap mata uang Dolar AS. Melemahnya mata uang Dolar AS pada pergerakan market Senin malam kemarin. Untuk pergerakan market hari ini di perkirakan mata uang Dolar Australia masih akan melanjutkan pelemahannya terhadap Dolar AS, hal ini disebabkan penguatan Dolar AS masih berlanjut meskipun yield obligasi untuk tenor jangka panjang mengalami penurunan. EURUSD mata uang tunggal zona Eropa yaitu Euro bergerak menguat terhadap mata uang Dolar AS. Penguatan Euro ini terjadi imbas bagusnya rilis data ekonomi Eropa yaitu data Laporan Industrial Production zona Eropa, data tersebut di rilis diatas prediksi, dirilis sebesar 0.8% sedangkan prediksi hanya 0.4% sedangkan periode sebelumnya hanya sebesar 0.4%. Pergerakan EURUSD pada hari ini di sesi Asia di perkirakan Euro akan melanjutkan penguatannya terhadap Dolar AS. Selain efek bagusnya data ekonomi Eropa yang dirilis, penguatan Euro juga mendapat dukungan dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan negara di zona Eropa. Hal ini menimbulkan sikap optimis para pelaku pasar terhadap perekonoian di kawasan Eropa. Pergerakan harga Minyak masih mencoba nai ditengah sikap optimis akan kembali naiknya permintaan Bahan Bakar Minyak mentah global. Hal ini beriringan dengan masih berlanjutnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang gencar dilakukan secara masif dan berkesinambungan, hal ini akan berdampak pada pemulihan tingkat ekonomi global. Harga Emas bergerak menurun pada perdagangan market Senin kemarin, ditengah rumors yang berkembang di pasar. Saat ini di pasar berkembang bahwa tapering stimulus moneter yang akan di lakukan oleh The Fed pada agenda pertemuan mereka pada Kamis dini hari nanti. Namun mayoritas para pelaku pasar masih menahan diri untuk tidak melakukan transaksi hingga rilis hasil pertemuan FOMC Meetings nanti.

1. Data Penting/High Impact Analisa Market Mingguan 14 - 18 Juni 2021

1.1 BOE Gov. Bailey Speaks (GBP)

Selasa, 19:15 WIB. Ketua Bank Central England "Andrew Bailey" akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Inggris. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua bank central Inggris terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.2 Core Retail Sales, Retail Sales & PPI (USD)

Selasa, 19:30 WIB. Pengertian dari Core Retail Sales adalah : data yang mencatat perubahan nilai total penjualan di tingkat ritel, tidak termasuk mobil. Padahal penjualan mobil menyumbang sekitar 20% dari Penjualan Ritel, tetapi cenderung sangat tidak stabil dan mendistorsi tren yang mendasarinya. Oleh karena itu, data inti/core dianggap sebagai pengukur yang lebih baik untuk tren pengeluaran. Sedangkan data Retail Sales adalah: merupakan data yang mencatat perubahan nilai total semua penjualan pada tingkat ritel. Ini merupakan data awal menyeluruh untuk data belanja konsumen yang penting. Data ini juga tolak ukur penting mengenai tingkat belanja konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi suatu negara secara keseluruhan. PPI (Producer Price Index) merupakan data yang mengukurpPerubahan harga barang jadi dan jasa yang dijual oleh produsen. Data ini adalah indikator utama untuk mengukur tingkat inflasi konsumen, dimana ketika produsen mengenakan biaya lebih untuk barang dan jasa yang di hasilkan, maka biaya yang lebih tinggi tersebut biasanya akan dibebankan kepada konsumen. PPI terdiri dari Finished Goods PPI (PPI Barang Jadi), Wholesale Prices (Harga Grosir), PPI for Final Demand (PPI permintaan akhir).

1.3 CPI (CAD)

Rabu, 19:30 WIB. Data ini menghitung mengenai perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Harga rata-rata berbagai barang dan jasa ini diambil sampelnya dan kemudian dibandingkan dengan pengambilan sampel pada periode sebelumnya. Harga konsumen merupakan mayoritas dari keseluruhan data untuk menghitung tingkat inflasi suatu negara. Inflasi sangat penting untuk menilai mata uang suatu negara melemah atau menguat, karena jika harga naik maka bank sentral akan mennaikkan tingkat suku bunga yang bertujuan untuk mengendalikan tingkat inflasi. Jika data ini dirilis, maka akan berdampak besar terhadap pergerakan market.

1.4 FOMC Economic Projection, FOMC Statement & Federal Fund Rate (USD)

Kamis, 01:00 WIB. Federal Open Market Committee (FOMC) FOMC Economic Projection adalah alat utama yang digunakan Fed untuk memberikan informasi proyeksi/prediksi/harapan ekonomi dan moneter Bank Central kepada para pelaku pasar. Laporan ini mencakup proyeksi FOMC untuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi selama 2 tahun ke depan dan yang lebih penting, rincian perkiraan suku bunga masing-masing anggota FOMC. FOMC Statement (Federal Open Market Committee) merupakan pertemuan dari kepala bank central negara bagian Amerika Serikat yang di kepalai oleh The Fed. Mereka bersidang akan menyepakati mengenai kebijakan yang akan di ambil. Dalam 1 tahun mereka akan mengadakan pertemuan sebanyak 8 kali dan ini adalah catatan rinci dari pertemuan terbaru FOMC, setelah mereka bersidang biasanya akan voting tentang penetapan suku bunga. Federal Fund Rate adalah keputusan bank central suatu negara untuk mempertahankan, menaikkan ataupun menurunkan tingkat suku bunga. Suku bunga jangka pendek adalah faktor terpenting dalam menentukan nilai mata uang suatu negara. Pelaku pasar pasti akan mencermati mengenai rilis data ini. Setelah data ini di rilis biasanya akan diikuti oleh pernyataan dan menginformasikan ke pada media massa yang akan di ikuti juga dengan tanya jawab, dimana sesi tanya jawab ini yang akan menggerakkan market secara volatile.

1.5 FOMC Press Conference (USD)

Kamis, 01:30 WIB. Data ini mengenai konferensi pers yang memiliki 2 bagian - pertama pernyataan yang telah disiapkan dibacakan, kemudian konferensi terbuka untuk pertanyaan pers. Pertanyaan tersebut sering kali mengarah pada jawaban tanpa naskah yang menciptakan volatilitas pasar yang besar. Ini adalah salah satu metode utama yang digunakan Dewan Komisaris untuk memberikan informasi kepada investor mengenai kebijakan moneter. Ini mencakup secara rinci faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan suku bunga terbaru, seperti prospek ekonomi dan inflasi secara keseluruhan. Yang terpenting, ini memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter yang akan di ambil di masa depan.

1.6 BOC Gov. Macklem Speaks (CAD)

Kamis, 05:30 WIB. Ketua Bank Central Canada "Macklem" akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Kanada. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua bank central Kanada terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.7 GDP (NZD)

Kamis, 05:45 WIB. Data ini merupakan data yang mengukur tingkat pendapatan dan daya beli suatu negara, dan data yang mencatat tingkat perubahan tahunan dalam nilai yang disesuaikan dengan inflasi dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh negara.

1.8 RBA Gov. Lowe Speaks (AUD)

Kamis, 07:10 WIB. Ketua Bank Central Australia "Lowe" akan mengemukakan pandangan kebijakannya. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara Kanada. Para pelaku pasar mengamati pengaruh kebijakan yang akan di ambil oleh kepala bank central, hal ini karena sering menjadi sinyal tentang kebijakan moneter di masa depan dan pastinya akan mempengaruhi pergerakan harga di market. Pergerakan market yang Volatilitas terkadang terjadi ketika pidato dari ketua bank central Australia terlebih mengenai petunjuk akan suku bunga acuan.

1.9 Employment Change & Unemployment Rate (AUD)

Kamis, 08:30 WIB. Employment Change merupakan hal penting dimana penciptaan lapangan kerja merupakan indikator utama penting dari belanja konsumen, yang merupakan mayoritas dari keseluruhan aktivitas ekonomi. Data ini adalah data ekonomi penting yang dirilis tak lama setelah bulan berakhir. Kombinasi antara kepentingan dan kejelasan menghasilkan dampak pasar yang besar dan kuat. Unemployment Rate merupakan persentase (%) dari total usia kerja yang menganggur dan aktif mencari pekerjaan selama sebulan sebelumnya. Meskipun secara umum dipandang sebagai indikator yang kurang solid, namun jumlah pengangguran merupakan sinyal penting dari kesehatan ekonomi secara keseluruhan karena belanja konsumen sangat berkorelasi dengan kondisi pasar tenaga kerja.

1.10 SNB Monetary Policy Assessment (CHF)

Kamis, 14:30 WIB. Ini adalah alat utama yang digunakan Dewan Pengurus SNB untuk memberikan informasi kepada para pelaku pasar tentang kebijakan moneter. Ini berisi hasil keputusan mereka tentang suku bunga dan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka. Yang terpenting, ini memproyeksikan prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil keputusan suku bunga di masa depan.

1.11 SNB Press Conference (CHF)

Kamis, 15:00 WIB. Data ini mengenai konferensi pers yang memiliki 2 bagian - pertama pernyataan yang telah disiapkan dibacakan, kemudian konferensi terbuka untuk pertanyaan pers. Pertanyaan tersebut sering kali mengarah pada jawaban tanpa naskah yang menciptakan volatilitas pasar yang besar. Ini adalah salah satu metode utama yang digunakan Dewan Komisaris untuk memberikan informasi kepada investor mengenai kebijakan moneter. Ini mencakup secara rinci faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan suku bunga terbaru, seperti prospek ekonomi dan inflasi secara keseluruhan. Yang terpenting, ini memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter yang akan di ambil di masa depan.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 14 - 18 Juni 2021

2.1 EUR/USD

Chart EURUSD terbaru analisa market mingguan
Preferensi BULLISH
Range Pergerakan 1,22681 (High)
Range Pergerakan 1,20180 (Low)

2.2 USDCHF

Chart USDCHF terbaru analisa market mingguan
Preferensi BEARISH
Range Pergerakan 0,90933 (High)
Range Pergerakan 0,88676 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD terbaru analisa market mingguan
Preferensi BULLISH
Range Pergerakan 1,41974 (High)
Range Pergerakan 1,39677 (Low)

2.4 USDJPY

Chart USDJPY terbaru analisa market mingguan
Preferensi BEARISH
Range Pergerakan 110,990 (High)
Range Pergerakan 108,382 (Low)

2.5 Emas

Chart XUL terbaru
Preferensi BULLISH
Range Pergerakan 1905,00 (High)
Range Pergerakan 1815,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD terbaru
Preferensi BULLISH
Range Pergerakan 0,78270 (High)
Range Pergerakan 0,75576 (Low)

2.7 Minyak

Chart OIL terbaru
Preferensi BULLISH
Range Pergerakan 72,20 (High)
Range Pergerakan 66,20 (Low)
Demikianlah analisa market mingguan 14 - 18 Juni 2021 Dolar AS menguat dan efeknya terhadap pergerakan market serta focus para pelaku pasar akan FOMC Meetings. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.
Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.