Analisa Market Mingguan : 12 – 16 Juli 2021 – Mengganasnya Varian Delta

Artikel ini terakhir di perbaharui July 12, 2021 by Nurhakim
Analisa Market Mingguan : 12 – 16 Juli 2021 – Mengganasnya Varian Delta

Analisa market mingguan 12 – 16 Juli 2021 saat ini, akan membahas mengenai beberapa faktor yang mempengaruhi pergerakan market selama sepekan kedepan. Mata uang Dolar AS masih bergerak dalam kondisi stabil, meskipun pada perdagangan Jum’at di akhir pekan kemarin berada pada posisi melemah. Pelemahan mata uang Dolar AS ini dikarenakan tertekan oleh buruknya rilis data ekonomi. Data tersebut adalah Final Wholesales Inventories yang lebih rendah dari prediksi dan periode sebelumnya. Namun kondisi Greenback saat ini masih cenderung berada pada level penguatannya terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Keadaan mata uang Dolar AS yang masih stabil terhadap beberapa mata uang utama lainnya saat ini karena para pelaku pasar masih meyakini bahwa keadaan ekonomi AS akan segera berada pada level normal. Namun perku diwaspadai juga mengenai penyebaran virus Corona dengan varian barunya. Pandemi virus Corona dengan jenis baru yang dikenal dengan varian Delta, telah mengganas dan melanda negara-negara di dunia. Hal ini mengakibatkan para pelaku pasar akan berburu aset safe haven seperti Emas, mata uang Dolar AS, serta mata uang Yen Jepang.

EURUSD sempat bergerak menguat untuk mata uang Euro dibandingkan dengan Dolar AS, penguatan Euro ini terjadi karena adanya pelemahan mata uang Dolar AS. Pelemahan terbatas Dolar AS ini terjadi karena tertekan adanya sikap pesimis beberapa pelaku pasar akan kondisi ekonomi AS. Untuk pergerakan market hari ini EURUSD di perkirakan akan berusaha melanjutkan penguatannya dibandingkan dengan Dolar AS.

GBPUSD bergerak menguat untuk mata uang Poundsterling dibandingkan dengan mata uang Dolar AS. Penguatan Poundsterling ini terjadi karena mendapat dukungan dari sikap optimis yang di tunjukkan para pelaku pasar akan kondisi ekonommi Inggris. Saat ini Inggris termasuk salah satu negara yang di prediksi akan segera menyusul Amerika Serikat dalam hal pemulihan tingkat ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang melanda. Pergerakan market hari ini diprediksi Poundsterking akan berusaha untuk melanjutkan penguatannya terhadap Dolar AS.

USDJPY bergerak menguat untuk mata uang Yen Jepang dibandingkan dengan olar AS. Menguatnya Yen ini karena mendapat dorongan dari melemahnya Dolar AS. Selain mendapat dorongan dari melemahnya Dolar AS, Yen juga mendapat dukungan dari sikap para pelaku pasar yang beralih ke aset safe haven untuk menghindari kondisi pasar yang bergejolak. Gejolak pasar ini terjadi karena adanya kekhawatiran akab mengganasnya varian Delta di dunia. Varian ini pertama kali muncul di India pada pertengahan tahun lalu. Untuk pergerakan market hari ini, USDJPY di prediksi masih akan mencoba melanjutkan penguatannya dibandingkan dengan Dolar AS.

AUDUSD mengalami penguatan yang cukup lumayan pada perdagangan market Jum’at akhir pekan lalu. Penguatan ini terjadi untuk mata uang Dolar Australia dibandingkan dengan Dolar AS. Selain karena lemahnya Dolar AS, menguatnya Aussie ini juga mendapat dukungan dari naiknya harga hasil komoditas unggulan Australia. Hasil komoditas yang di maksud adalah naiknya harga untuk komoditas logam dan juga naiknya harga komoditas tembaga. Pergerakan market hari ini di prediksi Aussie akan melemah terhadap Dolar AS.

Minyak bergerak naik pada perdagangan market Jum’at akhir pekan kemarin, kenaikan harga Minyak ini karena mendapat dorongan dari melemahnya mata uang Dolar AS. Untuk pergerakan market hari ini, diprediksi harga Minyak akan berusaha melanjutkan kenaikannya dan di perkirakan akan mnacapai rekor tertinggi hariannya.

EMAS pada perdagangan Jum’at akhir pekan kemarin naik dan mencapai level tertinggi hariannya. Kenaikan harga Emas ini karena di dukung oleh lemahnya rilis data ekonomi Amerika. Data tersebut adalah laporan Final Wholesales Inventories AS yang dirilis lebih rendah dari prediksi dan periode sebelumnya.

Selain karena data ekonomi AS yang buruk, naiknya harga Emas juga mendapat dukungan dari ancaman penyebaran virus Corona varian Delta yang semakin mengganas menyerang beberapa negara di dunia. Untuk pergerakan market hari ini, diprediksi harga Emas akan mencoba menurun. Penurunan harga Emas ini di karenakan adanya aksi profit taking para pelaku pasar setelah kenaikannya pada akhir pekan kemarin.

1. Data Penting/High Impact Analisa Market Mingguan 12 – 16 Juli 2021

1.1 CPI & Core CPI (USD)

Selasa, 19:30 WIB. CPI Data ini menghitung mengenai perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Harga rata-rata berbagai barang dan jasa ini diambil sampelnya dan kemudian dibandingkan dengan pengambilan sampel pada periode sebelumnya. Harga konsumen merupakan mayoritas dari keseluruhan data untuk menghitung tingkat inflasi suatu negara. Inflasi sangat penting untuk menilai mata uang suatu negara melemah atau menguat, karena jika harga naik maka bank sentral akan mennaikkan tingkat suku bunga yang bertujuan untuk mengendalikan tingkat inflasi. Jika data ini dirilis, maka akan berdampak besar terhadap pergerakan market.
Core CPI adalah data inti dari data harga konsumen merupakan mayoritas dari keseluruhan inflasi. Inflasi penting untuk penilaian mata uang karena kenaikan harga menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk menghormati mandat pengendalian inflasi mereka. Harga pangan dan energi mencapai sekitar seperempat CPI, tetapi cenderung sangat fluktuatif dan mendistorsi tren yang mendasarinya.

1.2 RBNZ Rate Statement & Official Cash Rate (NZD)

Rabu, 09:00 WIB. RBNZ Rate Statement merupakan rilis data yang berhubungan dengan tingkat suku bunga. Data ini adalah salah satu alat utama yang digunakan RBNZ untuk memberikan informasi kepada para pelaku pasar, tentang kebijakan moneter negara New Zealand. Data Ini berisi hasil keputusan bank central tentang suku bunga dan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka. Yang terpenting, ini membahas prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang kebijakan apa saja yang akan di ambil untuk masa depan.
Official Cash Rate merupakan data tingkat acuan suku bunga di mana bank central memberikan pinjaman dalam bentuk pinjaman lunak kepada bank lain. Keputusan kepala bank central mengenai suku bunga biasanya dinanti para investor, sehingga cenderung menggerakan market secara aktif. Sementara itu untuk tingkat suku bunga jangka pendek adalah faktor terpenting dalam penilaian mata uang suatu negara. Para pelaku pasar melihat sebagian besar indikator lain hanya untuk memprediksi bagaimana suku bunga akan berubah di masa yang akan datang.

1.3 PPI & Core PPI (USD)

Rabu, 19:30 WIB. PPI (Producer Price Index) merupakan data yang mengukur Perubahan harga barang jadi dan jasa yang dijual oleh produsen. Data ini adalah indikator utama untuk mengukur tingkat inflasi konsumen, dimana ketika produsen mengenakan biaya lebih untuk barang dan jasa yang di hasilkan, maka biaya yang lebih tinggi tersebut biasanya akan dibebankan kepada konsumen. PPI terdiri dari Finished Goods PPI (PPI Barang Jadi), Wholesale Prices (Harga Grosir), PPI for Final Demand (PPI permintaan akhir).
Core PPI adalah data inti dari data harga produsen merupakan mayoritas dari keseluruhan inflasi. Inflasi penting untuk penilaian mata uang karena kenaikan harga menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk menghormati mandat pengendalian inflasi mereka. Harga pangan dan energi mencapai sekitar seperempat CPI, tetapi cenderung sangat fluktuatif dan mendistorsi tren yang mendasarinya.

1.4 BOC Monetary Policy Report & BOC Rate Statement (CAD)

Rabu, 21:00 WIB. BOC Monetary Policy Report Ini memberikan wawasan yang berharga tentang pandangan bank tentang kondisi ekonomi dan inflasi, Data ini merupakan faktor kunci yang akan membantu bank central untuk mengambil kebijakan moneter dan mempengaruhi keputusan mengenai suku bunga, apakah tetap, dinaikkan ataupun di turunkan.
BOC Rate Statement, data ini adalah sebagai alat utama yang digunakan Dewan Komisaris bank central untuk memberikan informasi kepada investor tentang kebijakan moneter. Data ini juga berisi hasil keputusan mereka tentang suku bunga dan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi keputusan mereka. Yang terpenting, ini membahas prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil keputusan yang berguna untuk mengambil keputusan demi kebijakan di masa yang akan datang.

1.5 BOC Press Conference (CAD)

Rabu, 22:00 WIB. Data ini mengenai konferensi pers memiliki 2 bagian – pertama pernyataan yang telah disiapkan dibacakan, kemudian konferensi terbuka untuk pertanyaan pers. Pertanyaan tersebut sering kali mengarah pada jawaban tanpa naskah yang menciptakan volatilitas pasar yang besar. Ini adalah salah satu metode utama yang digunakan Dewan Komisaris untuk memberikan informasi kepada investor mengenai kebijakan moneter. Ini mencakup secara rinci faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan suku bunga terbaru, seperti prospek ekonomi dan inflasi secara keseluruhan. Yang terpenting, ini memberikan petunjuk tentang kebijakan moneter yang akan di ambil di masa depan.

1.6 Fed Chair Powell Testifies (USD)

Rabu, 23:00 WIB. Sebagai kepala bank sentral Jerome Powell, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, beliau
yang memiliki pengaruh lebih besar terhadap nilai mata uang negara Amerika. Para pelaku pasar mengamati kebijakan yang akan diambil, karena sering digunakan untuk memberikan petunjuk secara global tentang kebijakan moneter di masa yang akan datang. Pidato pertanggung jawaban ketua Bank Sentral ini biasanya datang dalam 2 bagian: pertama beliau akan membaca pernyataan yang telah disiapkan (versi teks), kemudian komite akan mengadakan sesi tanya jawab. Karena pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak diketahui sebelumnya, moment tersebut dapat menyebabkan pergerakan yang sangat volatile di market.

1.7 Employment Change & Unemployment Rate (AUD)

Kamis, 08:30 WIB. Employment Change merupakan hal penting dimana penciptaan lapangan kerja merupakan indikator utama penting dari belanja konsumen, yang merupakan mayoritas dari keseluruhan aktivitas ekonomi. Data ini adalah data ekonomi penting yang dirilis tak lama setelah bulan berakhir. Kombinasi antara kepentingan dan kejelasan menghasilkan dampak pasar yang besar dan kuat.
Unemployment Rate merupakan persentase (%) dari total usia kerja yang menganggur dan aktif mencari pekerjaan selama sebulan sebelumnya. Meskipun secara umum dipandang sebagai indikator yang kurang solid, namun jumlah pengangguran merupakan sinyal penting dari kesehatan ekonomi secara keseluruhan karena belanja konsumen sangat berkorelasi dengan kondisi pasar tenaga kerja.

1.8 GDP (CNY)

Kamis, 09:00 WIB. Data ini merupakan data yang mengukur tingkat pendapatan dan daya beli suatu negara, dan data yang mencatat tingkat perubahan tahunan dalam nilai yang disesuaikan dengan inflasi dari semua barang dan jasa yang diproduksi oleh negara.

1.9 CPI (NZD)

Jum’at, 05:45 WIB. Data ini menghitung mengenai perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Harga rata-rata berbagai barang dan jasa ini diambil sampelnya dan kemudian dibandingkan dengan pengambilan sampel pada periode sebelumnya. Harga konsumen merupakan mayoritas dari keseluruhan data untuk menghitung tingkat inflasi suatu negara. Inflasi sangat penting untuk menilai mata uang suatu negara melemah atau menguat, karena jika harga naik maka bank sentral akan mennaikkan tingkat suku bunga yang bertujuan untuk mengendalikan tingkat inflasi. Jika data ini dirilis, maka akan berdampak besar terhadap pergerakan market.

1.10 BOJ Outlook Report, BOJ Monetary Policy Statement & BOJ Press Conference (JPY)

Jum’at, Tentative. BOJ Outlook Report adalah data yang akan memberikan wawasan yang berharga tentang pandangan bank central tentang kondisi ekonomi dan inflasi serta faktor-faktor penting yang akan membentuk keputusan dan kebijakan moneter yang akan di ambil di masa yang akan datang.
BOJ Monetary Policy Statement adalah data yang merupakan salah satu alat utama yang digunakan BOJ untuk berkomunikasi dengan investor tentang kebijakan moneter. Ini berisi hasil keputusan mereka atas pembelian aset dan komentar tentang kondisi ekonomi yang memengaruhi keputusan mereka. Yang terpenting, ini memproyeksikan prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil pemungutan suara di masa yang akan datang.
BOJ Press Conference merupakan sesi dimana ketua Bank Central Jepang akan memberikan penjelasannya di depan masyarakat melalui media. Pergerakan market akan volatile saat sesi tanya jawab dimana akan dii jelaskan secara spontan mengenai ekonomi atau hal apapun yang berkenaan dengan mata uang serta suku bunga Jepang.

1.11 Core Retail Sales & Retail Sales (USD)

Jum’at, 19:30 WIB. Pengertian dari Core Retail Sales adalah : data yang mencatat perubahan nilai total penjualan di tingkat ritel, tidak termasuk mobil. Padahal penjualan mobil menyumbang sekitar 20% dari Penjualan Ritel, tetapi cenderung sangat tidak stabil dan mendistorsi tren yang mendasarinya. Oleh karena itu, data inti/core dianggap sebagai pengukur yang lebih baik untuk tren pengeluaran.
Sedangkan data Retail Sales adalah: merupakan data yang mencatat perubahan nilai total semua penjualan pada tingkat ritel. Ini merupakan data awal menyeluruh untuk data belanja konsumen yang penting. Data ini juga tolak ukur penting mengenai tingkat belanja konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi suatu negara secara keseluruhan.

2. Tinjauan Teknikal Sesuai Analisa Market Mingguan 12 – 16 Juli 2021

2.1 EUR/USD

Chart EURUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,19719 (High)
Range Pergerakan1,17565 (Low)

2.2 USDCHF

Chart USDCHF terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,92476 (High)
Range Pergerakan0,90276 (Low)

2.3 GBPUSD

Chart GBPUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,40443 (High)
Range Pergerakan1,36678 (Low)

2.4 USDJPY

Chart USDJPY terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan111,139 (High)
Range Pergerakan108,953 (Low)

2.5 Emas

Chart XUL terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1867,00 (High)
Range Pergerakan1765,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Chart AUDUSD terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan0,76193 (High)
Range Pergerakan0,73274 (Low)

2.7 Minyak

Chart OIL terbaru utk analisa mingguan

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan77,45 (High)
Range Pergerakan70,47 (Low)

Demikianlah analisa market Mingguan 12 – 16 Juli 2021 yang membahas mengenai mengganasnya virus Covid-19 varian Delta di dunia dan dampaknya terhadap pergerakan market. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.