Analisa Market Mingguan : 01 – 05 Februari 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui June 3, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Market Mingguan : 01 – 05 Februari 2021

Analisa market mingguan 01 – 05 februari 2021 kali ini akan membahas hal-hal yang dapat mempengaruhi pasar selama sepekan sperti, penguatan Dolar AS mendapat dukungan pada pergerakan market di sesi Asia di Senin (01 Februari 2021). Penguatan Dolar Amerika ini karena adanya kekhawatiran terhadap stimulus fiskal AS, di khawatirkan tidak secepat dan sebesar yang direncanakan oleh Presiden terpilih Joe Biden. Perdebatan mengenai besaran jumlah dana paket stimulus fiskal Covid-19 yang direncanakan Presiden terpilih Joe Biden ditambah lagi mengenai penundaan pendistribusian vaksin turut mempengaruhi kondisi Dollar AS.

Para pelaku pasar bersikap negatif dan lebih soft dalam memasuki market, karena adanya gejolak di Wall Street. Aksi goreng saham yang sangat jarang terjadi menyebabkan anjloknya indeks Dow Jones, Nasdaq, serta S&P 500 hingga 2% selama pekan lalu. Investor memilih aset yang lebih aman yaitu dengan membeli US Dollar.

Untuk pergerakan EURUSD, di tengah data ekonomi Jerman dan AS yang positif di prediksi Euro akan menguat melawan Dolar AS, akibat kekhawatiran ketidakpastian stimulus fiskal AS. Pergerakan di awal pekan ini EURUSD di perkirakan masih akan mencoba mengalami penguatan..

Untuk pergerakan Minyak mentah di perkirakan akan naik, karena sinyal optimisme mengenai pemangkasan produksi minyak mentah oleh Arab Saudi. Pada perdagangan sesi Asia hari ini Senin (01 Februari 2021), harga minyak berpotensi menurun, namun jika kekhawatiran meningkat karena turunnya daya beli bahan bakar akibat ketidakpastian stimulus fiskal AS dan kenaikan kasus covid-19 di dunia.

Harga Emas sudah mengalami kenaikan pada akhir pekan lalu, didukung adanya aksi beli fisik logam Emas di tengah meredanya kekhawatiran pasar terhadap aksi jual saham perusahaan-perusahaan Hedge Fund di AS. Pada perdagangan awal pekan ini Senin di sesi Asia (01 Februari 2021), Emas di prediksi akan menurun.

1. Data Penting/High Impact Pada Analisa Market Mingguan 01 – 05 Februari 2021

1.1 ISM Manufacturing PMI (USD)

Senin, 22:00 WIB.ISM Manufacturing PMI merupakan indeks sama yang dirilis oleh Market untuk Manufacturing PMI, namun datanya bersumber dan dibuat oleh Institute for Supply Management (ISM) yang secara khusus dibuat untuk AS.Indikator ini biasanya akan berdampak lebih besar dibanding dengan yang dirilis Market. Just info Indeks ini dibuat berdasarkan survei terhadap sekitar 400 purchasing manager di AS,mengenai kondisi dan situasi bisnis saat ini, termasuk output produksi, ketersediaan produk, aktivitas pengiriman, jumlah pesanan, dan jumlah tenaga kerja atau karyawan. Jika rilis di atas 50.0 maka mencerminkan ekspansi di sektor manufaktur, namun jika di bawah 50.0 menunjukkan kontraksi.

1.2 RBA Rate Statement (AUD)

Selasa, 10:30 WIB. Bank Central Australia / RBA (Reserved Bank of Australia) pada pertemuan nanti,berencana akan mempertahankan tingkat suku bunga di level 0,10%. Jika RBA seperti prediksi diatas maka Aussie akan bergerak menguat terbatas terhadap Dollar AS jika mata uang negara adidaya tersebut masih melemah.

1.3 Employment Change & Unemployment Rate (NZD)

Rabu, 04:45 WIB. Data ini menggambarkan tingkat lapangan kerja yang dapat menampung tenaga kerja baru dan tingkat pengangguran di Selandia Baru. Tingkat pengangguran di Selandia Baru pada Januari lalu, jika nanti dirilis lebih kecil dari bulan lalu maka pengangguran di Selandia Baru berkurang, dan mata uang Selandia Baru akan menguat,begitupun sebaliknya. Sedangkan untuk penambahan lapangan kerja baru pada Januari lalu, Jika nanti dirilis diatas data sebelumnya, maka akan menguatkan mata uang Selandia Baru.

1.4 Asset Purchase Facility, BOE Monetary Policy Report, MPC Asset Purchase Facility Votes, MPC Official Bank Rate Votes, Monetary Policy Summary & Official Bank Rate (GBP)

Kamis, 19:00 WIB. Asset Purchase Facility merupakan data yang akan melihat nilai total uang yang akan dibuat dan digunakan oleh BOE untuk membeli aset di pasar terbuka. Dimana anggota MPC memberikan suara pada jumlah total uang yang akan dibuat untuk program tersebut. Suara individu diterbitkan 2 minggu kemudian dalam Risalah Rapat MPC. Data ini digunakan untuk meningkatkan permintaan obligasi yang biasanya mengarah pada suku bunga jangka panjang yang lebih rendah.
BOE Monetary Policy Report merupakan data yang akan memberikan wawasan berharga tentang pandangan bank tentang kondisi ekonomi dan inflasi – faktor kunci yang akan membentuk masa depan kebijakan moneter dan mempengaruhi keputusan suku bunga mereka.
MPC Asset Purchase Facility Votes merupakan hasil rapat MPC BOE berisi suara pembelian aset untuk setiap anggota MPC selama pertemuan terakhir. Perincian suara memberikan wawasan tentang anggota mana yang mengubah pendirian mereka tentang pembelian aset dan seberapa dekat panitia untuk memberlakukan perubahan dalam pembelian di masa depan.
MPC Official Bank Rate Votes merupakan hasil rapat MPC BOE berisi pemungutan suara tingkat suku bunga untuk setiap anggota MPC selama pertemuan terakhir. Rincian suara memberikan wawasan tentang anggota mana yang mengubah pendirian mereka tentang suku bunga dan seberapa dekat komite untuk memberlakukan perubahan suku bunga di masa depan.
Monetary Policy Summary data ini salah satu alat utama yang digunakan MPC untuk berkomunikasi dengan investor tentang kebijakan moneter. Ini berisi hasil pemungutan suara mereka tentang suku bunga dan langkah-langkah kebijakan lainnya, bersama dengan komentar tentang kondisi ekonomi yang mempengaruhi suara mereka. Yang terpenting, ini membahas prospek ekonomi dan menawarkan petunjuk tentang hasil pemungutan suara di masa depan.
Official Bank Rate adalah Keputusan suku bunga biasanya ditentukan harga di pasar, sehingga cenderung dibayangi oleh Ringkasan Kebijakan Moneter yang difokuskan pada masa depan. Suku bunga jangka pendek adalah faktor terpenting dalam penilaian mata uang – pedagang melihat sebagian besar indikator lain hanya untuk memprediksi bagaimana suku bunga akan berubah di masa depan. Anggota MPC memberikan suara di mana menetapkan tarif. Suara individu diterbitkan 2 minggu kemudian dalam Risalah Rapat MPC.

1.5 RBA Gov Lowe Speaks (AUD)

Jum’at, 05:30 WIB. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, dia memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara daripada orang lain. Pedagang mengamati keterlibatan publiknya karena sering digunakan untuk memberikan petunjuk halus tentang kebijakan moneter di masa depan.

1.6 Employment Change & Unemployment Rate (CAD)

Jum’at, 20:30 WIB. Employment Change merupakan hal penting dimana penciptaan lapangan kerja merupakan indikator utama penting dari belanja konsumen, yang merupakan mayoritas dari keseluruhan aktivitas ekonomi. Data ini adalah data ekonomi penting yang dirilis tak lama setelah bulan berakhir. Kombinasi antara kepentingan dan kejelasan menghasilkan dampak pasar yang besar dan kuat.
Unemployment Rate merupakan persentase (%) dari total usia kerja yang menganggur dan aktif mencari pekerjaan selama sebulan sebelumnya. Meskipun secara umum dipandang sebagai indikator yang kurang solid, namun jumlah pengangguran merupakan sinyal penting dari kesehatan ekonomi secara keseluruhan karena belanja konsumen sangat berkorelasi dengan kondisi pasar tenaga kerja.

1.7 BOE Gov Bailey Speaks (GBP)

Jum’at, 20:30 WIB. Sebagai kepala bank sentral, yang mengontrol suku bunga jangka pendek, dia memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap nilai mata uang negara daripada orang lain. Pedagang mengamati keterlibatan publiknya karena sering digunakan untuk memberikan petunjuk halus tentang kebijakan moneter di masa depan.

1.8 Average Hourly Earnings, Non-Farm Employment Change & Unemployment Rate (USD)

Jum’at, 20:30 WIB. Average Hourly Earnings merupakan sebuah indikator tingkat inflasi yang bersumber dari jumlah upah perjam yang dibayarkan oleh para pengusaha diluar sektor pertanian. Jika nilai Average Hourly Earnings Amerika Serikat (AS) bagus atau naik maka Dollar AS akan menguat,begitupun sebaliknya.
Non-Farm Employment Change adalah data yang mengukur tingkat lapangan kerja baru diluar sektor pertanian. Apa hubungan antara Average Hourly Earnings dengan Non-Farm Employment Change ? Antara data NFP dengan data Average Earnings berhubungan dan saling mempengaruhi, namun data NFP lebih berdampak terhadap pergerakan market. Average earnings adalah persentase perubahannya upah tenaga kerja perjam. Kalau NFP bagus tetapi Average Hourly Earnings turun maka Dollar AS masih mungkin akan menguat,karena adanya prediksi di bulan berikutnya Earnings akan bagus yang diikuti dengan naiknya jumlah tenaga kerja. Sebaliknya kalau NFP jelek USD akan cenderung melemah meskipun Earnings bagus.
Unemployment Rate adalah data yang mengukur tingkat pengangguran bulanan di AS. Pada bulan lalu tingkat penangguran di rilis 6,7% dan di prediksi pada bulan Januari tidak akan mengalami perubahan tetap di 6,7%. Jika dirilis dibawah prediksi, maka Dollar AS akan menguat.

2. Tinjauan Teknikal Analisa Market Mingguan 01 – 05 Februari 2021

2.1 EUR/USD

chart EURUSD analisa harian 11-01-2021

PreferensiBEARISH
Range Pergerakan1,22247 (High)
Range Pergerakan1,20478 (Low)

2.2 USDCHF

Analisa Mingguan FOREX (USDCHF) 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,90490 (High)
Range Pergerakan0,88248 (Low)

2.3 GBPUSD

Analisa Mingguan FOREX (GBPUSD) 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan1,39510 (High)
Range Pergerakan1,36299 (Low)

2.4 USDJPY

analisa Mingguan FOREX (USDJPY) 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan105,668 (High)
Range Pergerakan103,917 (Low)

2.5 Emas

Analisa Mingguan EMAS 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan1879,00 (High)
Range Pergerakan1813,00 (Low)

2.6 AUDUSD

Analisa Mingguan FOREX (AUDUSD) 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan0,77845 (High)
Range Pergerakan0,75508 (Low)

2.7 Minyak

Analisa Mingguan Minyak 23 - 27 November 2020

PreferensiBULLISH
Range Pergerakan54,84 (High)
Range Pergerakan50,35 (Low)

Demikianlah analisa market mingguan 01 – 05 februari 2021. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst di GIC sejak tahun 2019.