Analisa Harian Minyak : 03 Maret 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui April 30, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Harian Minyak : 03 Maret 2021

Harga Minyak bergerak menurun dalam perdagangan Selasa kemarin, penurunan ini terjadi imbas adanya perkiraan para pelaku pasar mengenai pertemuan anggota OPEC+ di prediksi hasil pertemuan tersebut akan mengurangi pembatasan pasokan Minyak dunia. Penurunan harga Minyak di prediksi masih akan berlanjut di hari ini, karena sinyal akan bertambahnya cadangan Minyak AS sebesar 7.35 juta barel pada laporan API. Untuk permintaan Minyak Mentah dunia di perkirakan akan melebihi pasokan yang ada imbas peningkatan vaksin dan pendistibusian nya sudah di terima dan dilaksanakan dengan cepat dan baik.

Menjelang waktu pertemuan virtual anggota OPEC+ dan anggota non-OPEC yang di rencanakan Kamis hari ini. Arab Saudi dan Rusia di kabarkan berbeda pandangan  mengenai janji pemangkasan produksi yang telah di sepakati pada tahun sebelumnya, apakah akan tetap di laksanakan mungkin dengan jumlah berbeda atau di hentikan. Disisi lain Rusia di prediksi akan mendukung mengenai peningkatan pasokan di market, sementara Saudi tetap berusaha ingin menjaga pasokan tetap terbatas agar harga di pasar naik hingga kondisi global perlahan-lahan kembali pulih akibat pandemi yang melanda.

Sementara itu non anggota OPEC atau OPEC+ yang dipimpin oleh Rusia, pada awalnya mereka setuju mengenai pemangkasan produksi Minyak sebesar 9,7 juta barel per hari pada pertemuan akhir tahun lalu namun mekanisme nya akan bertahap mengurangi pasokan menjadi 7,2 juta barel per hari yang akan di mulai pada Januari 2021. Sikap Arab Saudi secara ikhlas untuk melakukan pemangkasan produksi sebesar 1 juta barel per hari dimulai dari Februari hingga Maret 2021, yang bertujuan agar dapat mengimbangi penambahan produksi dari Rusia dan Kazakhstan.

Greenback salah satu instrumen safe haven mengalami pelemahan terbatas, setelah yield obligasi menurun pada perdagangan Rabu kemarin. Hal ini menyebabkan peralihan pelaku pasar untuk kembali berinvestasi di aset beresiko lainnya. Efek dari turunnya imbal hasil obligasi AS juga berdampak terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Namun untuk mata uang Yen dan Swiss Franc bergerak menguat dan berhasil memantul dari posisi terendahnya yang pernah terjadi di bulan sebelumnya.

Obligasi pemerintah Amerika telah menjadi pusat perhatian para investor dan menjadi penggerak market selama beberapa waktu. Untuk imbal hasil obligasi ditambah dengan RUU mengenai simulus fiskal senilai US $ 1,9 Triliun telah menjadi roda penggerak market selama beberapa bulan ini dan memberikan pergerakan yang cukup volatile di market. Dampaknya beberapa saham mengalami penurunan, Emas bergerak anjlok setelah bergerak ke level tertinggi nya serta turut menyeret saham yang di perdagangkan di lantai bursa Wall Street.

Prediksi Harian

Chart OIL analisa harian 03-03-2021

Prediksi hari ini di OIL (Minyak) di perkirakan akan bergerak melanjutkan penurunannya, dan OP (Open Position) yang disarankan adalah SELL di level 59,75. Dengan Target Profit (TP) 10 – 20 poin dan Stop loss (SL) di 5 – 10 poin.

PreferensiBEARISH
Target Profit 159,65
Target Profit 259,55
Stop Loss 159,80
Stop Loss 259,85

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.