Analisa Harian Forex: 30 November 2020

Artikel ini terakhir di perbaharui May 25, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Harian Forex: 30 November 2020

Analisa harian forex 30 november 2020 akan membahas pergerakan mata uang negeri Kangguru yang mulai menunjukkan kekuatannya, penguatan Dollar Australia ini di dukung oleh berbagai hal, diantara nya adalah: bagusnya data Manufaktur China dan sektor jasa, hal ini akibat dari tingginya permintaan pasar di dalam negeri maupun dari luar negeri China. Hal tersebut menggambarkan bahwa pemulihan ekonomi di China mulai nampak setelah wabah COVID-19 melanda.

Data dari Biro Statistik Nasional China melaporkan data PMI Manufaktur yang naik dari sebelumnya 51.4 menjadi 52.1 di November. Rilis data ini lebih tinggi di banding prediksi yang memperkirakan hanya akan naik ke 51.5, hal ini merupakan tingkat ekspansi tercepat sejak tahun 2017.

Prediksi Analisa Harian Forex

Chart AUDUSD analisa harian 30-11-2020
Prediksi FOREX hari ini di pair AUDUSD di perkirakan akan bergerak menurun, dan OP (Open Position) yang disarankan adalah SELL di level 0,73800. Dengan Target Profit (TP) 10 – 20 poin dan Stop loss (SL) di 5 – 10 poin.

PreferensiBEARISH
Target Profit 10,73700
Target Profit 20,73600
Stop Loss 10,73850
Stop Loss 20,73900

Demikianlah analisa harian forex 30 november 2020. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.