Analisa Harian Forex : 25 Januari 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui January 25, 2021 by Nurhakim
Analisa Harian Forex : 25 Januari 2021

Buruknya rilis data ekonomi Inggris pada akhir pekan lalu telah membuat Poundsterling melemah terhadap Dollar AS. Dimana data tersebut adalah data aktivitas manufaktur di Inggris. Pelemahan Poundsterling juga akibat dari masih tinggi nya jumlah penderita kasus baru virus Covid-19. Namun pada perdagangan Senin hari ini (25 Januari 2021) di sesi Asia di perkirakan akan bergerak berusaha untuk menguat/naik. PM Inggris “Boris Johnson” juga mengatakan pada hari Jumat pekan lalu, bahwa ada bukti nyata varian jenis baru Covid-19 yang telah ditemukan pada akhir tahun 2020 lalu dapat dikaitkan dengan angka kematian yang lebih tinggi.

Sementara itu mata uang Dolar AS tidak dapat bertahan dari penguatan lanjutanya terhadap mata uang lainnya, imbas data ekonomi yang negative dari Eropa dan adanya kekhawatiran baru para pelaku pasar tentang adanya virus Corona jenis terbaru, sehingga mendukung permintaan investor untuk mata uang safe-havens. Pelemahan Greenback ini karena yield obligasi tenor 10 tahun hanya bersifat sementara, dengan kenaikan suku bunga diperkirakan masih tidak akan dilakukan oleh bank central Amerika karena adanya kebijakan stimulus paket dana bantuan Covid-19 untuk jangka waktu yang panjang.

Pelemahan terhadap Dolar AS tergantung akan adanya data inflasi, keadaan ekonomi dan Federal Reserve pada kalender ekonomi. FOMC (Federal Open Market Committee), di perkirakan akan memberikan pandangan yang lebih optimis tentang kondisi ekonomi Amerika setelah diluncurkannya paket stimulus fiskal guna menanggulangi kondisi ekonomi akibat adanya pandemi Covid-19.

Perekonomian Amerika diperkirakan baru akan menunjukkan pertumbuhan yang kuat pada quartal keempat, setelah adanya bantuan stimulus yang dilakukan dan diharapkan akan memicu harapan “untuk pemulihan yang cepat dan mendukung penguatan Dolar”. Di satu sisi, Greenback kemungkinan akan berbalik arah dengan tren lebih rendah, karena treasury yield untuk tenor antara 2 – 10. Dua jangka waktu ini merupakan salah satu alat ukur untuk menilai kondisi kesehatan ekonomi Amerika semakin menurun.

Prediksi Harian

chart GBPUSD analisa harian 25-01-2021

Prediksi FOREX hari ini di pair GBPUSD di perkirakan akan menguat/naik dan OP (Open Position) yang disarankan adalah BUY di level 1,37100. Dengan Target Profit (TP) 10 – 20 poin dan Stop loss (SL) di 5 – 10 poin.

PreferensiBULLISH
Target Profit 11,37200
Target Profit 21,37300
Stop Loss 11,37050
Stop Loss 21,37000

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.