Analisa Harian Forex : 04 Maret 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui April 30, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Harian Forex : 04 Maret 2021

Pergerakan mata uang Dolar Australia masih nampak melemah versus Dolar AS, pelemahan mata uang Aussie ini imbas adanya sentimen positif di Greenback. Pasca rilis data GDP Australia yang bagus sempat membuat pergerakan mata uang Dolar Australia menguat terbatas. Data GDP yang di rilis 3,1 % lebih bagus dan diatas prediksi yang hanya sebesar 2,5 %, namun rilis data tersebut masih dibawah data pada quartal sebelumnya yaitu 3,4 %. Pada perdagangan market hari ini di sesi Asia, diperkirakan masih akan terjadi pelemahan di Dolar Aussie, hal ini di karenakan sikap pesimis para pelaku pasar mengenai data penjualan retail Australia. Namun jika para pelaku pasar memberikan sikap yang optimis mengenai data neraca perdagangan Australia, justru akan kembali menguatkan Dolar Australia.

Data Penjualan Ritel Australia di rilis turun di bawah prediksi 0,6 % menjadi 0,5 %. Namun para pelaku pasar lebih mencermati rilis data Neraca Perdagangan yang optimis, data di rilis sebesar 10.142 juta, sedangkan prediksi sebesar 6.500 juta sedangkan data periode sebelumnya adalah 6.785 juta.

Greenback menguat terbatas terhadap beberapa mata uang utama lainnya pada perdagangan Kamis hari ini (04 Februari 2021) pada sesi Asia. Penguatan Dolar AS telah mencapai level tertinggi dalam 7 bulan terhadap Yen Jepang. Dorongan dari Departemen Keuangan AS yang telah mencatat penguatan dan meningkatkan mata uang Dolar AS. Focus para pelaku pasar adalah pidato dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada Jum’at dini hari nanti tepatnya  pukul 24:05 WIB.

Jerome Powell akan memberikan sambutannya secara virtual di Wall Street Journal Jobs Summit pada Jum’at dini hari nanti, dan investor akan mengamati dengan cermat akan adanya tanda-tanda kekhawatiran mengenai adanya aksi jual Treasury pemerintah Amerika beberapa hari terakhir. Untuk setiap naik dan turunnya nilai obligasi dan dampak nya terhadap tingkat perekonomian Amerika dan global juga akan menjadi sorotan pada agenda pidato ketua The Fed pada tanggal 17 Maret 2021 nanti.

Kekhawatiran para pelaku pasar akan pengeluaran pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mendukung ekonomi global melalui paket stimulus Covid-19. Mengenai rencana stimulus tersebut pasti akan dapat meningkatkan inflasi, dan dapat berakibat adanya aksi jual besar-besaran di Departemen Keuangan mulai awal tahun 2021. Aksi jual tertinggi terjadi untuk imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun dan mencapai level tertinggi tahun ini dibandingkan dengan level sebelumnya. Kenaikan tersebut mengakibatkan pergerakan saham global sempat membatasi kenaikkannya dan bergerak terbatas. Sedangkan Dolar AS sempat melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, namun karena kondisi market yang lebih tenang bisa membuat penguatan Dolar AS kembali terjadi.

Prediksi Harian
Chart AUDUSD analisa harian 04-03-2021

Prediksi FOREX hari ini di pair AUDUSD di perkirakan akan melemah/turun dan OP (Open Position) yang disarankan adalah SELL di level 0,77500. Dengan Target Profit (TP) 10 – 20 poin dan Stop loss (SL) di 5 – 10 poin.

PreferensiBEARISH
Target Profit 10,77400
Target Profit 20,77300
Stop Loss 10,77550
Stop Loss 20,77600

Tetap utamakan Money Management dan Risk Management.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.