Analisa Harian Emas: Masih Tertekan Kuatnya Greenback

Artikel ini terakhir di perbaharui September 30, 2021 by Rinaldi Syahran
Analisa Harian Emas: Masih Tertekan Kuatnya Greenback
Sumber foto: Jp Valery via unsplash

Kembali terulang dan masih melanjutkan penurunannya, harga Emas bergerak turun dan kembali tertekan imbas kuatnya Greenback. Penurunan Emas ini telah menyentuh level terendah mingguan di US $ 1740,31/troy ounce. Pergerakan Emas masih berada dalam Trend Bearishnya dan level terendah minggu lalu di US $ 1737,73/troy ounce masih belum dapat di tembus.

Dalam perdagangan market hari pertama pekan ini, diperkirakan harga Emas masih akan melanjutkan penurunan nya, sasaran terdekat akan ke level terendah minggu lalu. Meredanya kekhawatiran Evergrande telah membuat pergerakan market global kembali aktif dan mulai recovery dari level kejatuhannya termasuk market Crypto Currency.

Meski masih berada dalam tekanan, namun pada penutupan market akhir pekan kemarin, Emas telah mencoba bangkit dan berada ditutup pada level US $ 1748,17/troy ounce. Hal ini karena sebagian pelaku pasar melakukan pembelian fisik Emas karena melihat harga Emas saat ini sudah berada pada jalur terendahnya.

Bagusnya hasil kesepakatan pertemuan FOMC telah membuat mata uang Dollar AS berada dalam kondisi penguatannya terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Selain karena rencana Bank Sentral seperti yang sudah di sebutkan diatas, naiknya yield obligasi dengan tenor 10 tahun turut menyumbang penguatan Dollar AS.

Banyak analis memprediksi pergerakan Emas masih akan melanjutkan penurunan. Hal ini di karenakan mata uang Dollar AS menguat. Selain itu dalam sambutannya pada Jumat akhir pekan kemarin, Jerome Powel menegaskan kembali rencananya akan memulai tapering di November nanti dan juga akan memulai wacana kenaikan suku bunga pada akhir tahun 2023 nanti.

Dalam pekan ini, recana nya akan ada pertemuan antara Janet Yelllen dengan pejabat Bank Sentral yang akan membahas mengenai anggaran, guna mencegah terjadinya default atau penutupan sementara pemerintahan. Jika kondisi seperti ini berlangsung cukup lama, maka tidak menutup kemungkinan pergerakan harga Emas akan menyentuh level support psikologis di 1700/troy ounce.

Focus para pelaku pasar hari ini tertuju pada pernyataan beberapa pejabat FOMC yang akan di mulai pada pukul 20:00 WIB, selain itu akan adanya ketua ECB speaks. Beberapa pejabat The Fed tersebut diantaranya adalah William dan Brainard.

Untuk analisa fundamental atau rilis data high impact hari ini diantaranya adalah Durable good Order dan Core Durable Good Order yang akan di rilis pada pukul 19:30 WIB, yang di prediksi akan bagus untuk mata uang Dollar AS.

Analisa Tekhnikal GOLD (XUL)

Di prediksi Trend masih akan Bearish/turun.

Pivoit poin = 1748,67

Support 1 = 1739,81

Support 2 = 1731,45

Support 3 = 1722,59

Resistance 1 = 1757,03

Resistance 2 = 1765,89

Resistance 3 = 1774,25

Tetap bijak dalam trading dengan memperhatian Money Management dan Risk Management agar kelangsungan modal dan account trading anda tetap berlanjut.  Happy Trading dan salam profit konsisten. Itulah penyebab nilai emas masih tertekan kuatnya greenback dikarenakan hasil rapat FOMC. Jangan ketinggal untuk membaca artikel dan analisa mengenai forex di jurnal GIC. Bagi Anda yang masih pemula dan ingin mempelajari forex, GIC juga memberikan fasilitas dan Anda bisa bergabung di forex academy. Selain kelas, Anda juga bisa melihat video mengenai forex di Trading for Freedom.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst di GIC sejak tahun 2019.