Analisa Harian Emas: 23 Agustus 2021-Gold Akan Turun

Artikel ini terakhir di perbaharui September 27, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Harian Emas: 23 Agustus 2021-Gold Akan Turun
Sumber Foto: GIC via Freepik
  • Harga emas masih berpotensi turun pada perdagangan pekan ini

Analisa harian emas 23 agustus 2021 kali ini membahas melemahnya pair emas terhadap USD pada pekan ini terjadi akibat proyeksi penguatan yang terjadi pada dolar AS. Wacana the Fed untuk melakukan pemangkasan stimulus pada tahun ini menjadikan indeks dolar AS menguat secara signifikan sebesar 1,4% sejak pekan lalu, dan saat ini indeks USD berada pada level 93,4.

Pada saat analisa harian emas 23 Agustus 2021 ditulis oleh tim GIC, emas berada di level 1.787. Semakin membaiknya data ekonomi Amerika terutama di bidang ketenagakerjaan, tingkat pengangguran, dan juga inflasi yang menguat stabil. Hal ini membuat pasar optimis akan adanya tapering oleh the Fed pada tahun ini dan membuat indeks dolar AS terus menguat dan menekan laju harga emas.

Lalu, Bagaimana Analisa Harian Emas?

Secara umum, pergerakan emas pada grafik H4 berada dalam kondisi bullish dan jika diperhatikan harga sedang melakukan fase konsolidasi. Jika pergerakan emas bergerak ke bawah dan tertahan di sekitar area kritis pada kisaran 1.768-1.747 maka tunggu kemunculan bentuk pola candlestick bullish yang valid dengan memperhatikan juga indikator ADX berada di atas level 25 karena ada potensi harga emas kembali bergerak bullish ke atas menuju level 1.816.

Sebaliknya waspadai jika harga emas terus bergerak ke bawah dan menembus level 1.747 maka ada potensi harga akan berbalik arah dengan bergerak bearish ke bawah menuju level berikutnya pada kisaran 1.717.

Demikianlah analisa harian emas 23 Agustus 2021. Baca juga artikel lainnya di Jurnal GIC seperti penjelasan wakil pialang. Ikuti juga event-event di GIC seperti NFP Live Trading dan GIC juga memberikan fasilitas pembelajaran forex di Forex Academy.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst di GIC sejak tahun 2019.