Analisa Harian Emas : 01 Maret 2021

Artikel ini terakhir di perbaharui June 7, 2021 by Akhmad Zico Fadlansyah
Analisa Harian Emas : 01 Maret 2021

Analisa harian emas 01 maret 2021 akan membahas pergerakan Emas selama beberapa hari mengalami penurunan tajam, dalam perdagangan Senin awal pekan ini pun pada sesi Asia masih berpeluang menurun. Penurunan harga Emas ini merupakan penurunan bulanan yang terburuk sejak tahun 2016 lalu. Kilau Emas mulai meredup sejak harga menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah yang terjadi di Agustus 2020. Awal mula penurunan Emas mulai nampak sejak November tahun lalu, setelah penemuan vaksin Covid-19 dengan tingkat kekebalan tubuh mencapai level 94%. Hal ini semakin meningkatkan perkiraan bahwa pemulihan ekonomi dunia dari pandemi akan segera terjadi.

Penurunan Emas dalam pekan lalu, terjadi karena adanya perubahan instrument investasi yang dilakukan oleh para pelaku pasar. Para investor perlahan mulai menjauhi aset safe haven terutama Emas, dan mengalihkan investasi nya ke aset tertentu yang lebih beresiko. Sikap ini karena keyakinan market akan pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh dunia berangsur-angsur mulai dapat di atasi, meskipun masih ada ancaman dari jenis varian baru virus tersebut.

Greenback semakin menunjukkan keperkasaannya terhadap mata uang utama lainnya, imbas naiknya yield obligasi pemerintah Amerika dengan tenor 10 tahun. Untuk Treasury 10 tahun telah melonjak ke level diatas 1,6%, dimana level tersebut pernah terlihat di Februai 2020 sebelum pandemi Covid-19 semakin mengganas. Kejadian ini telah membuat pergerakan bursa saham di Wall Street mayoritas merah, terutama untuk indeks saham tekhnologi yang tergabung di Nasdaq, yang awalnya indeks saham ini sempat memperoleh keuntungan besar selama pandemi melanda dunia. Para investor lebih melirik saham-saham receh yang sebelumnya tidak terlalu di perhatikan yaitu saham komponen rumah tangga dan indeks rumah / property lainnya.

Disisi lain tersiar kabar bahwa House of Representative (DPR) Amerika Serikat pada pekan lalu tepat nya di hari Sabtu, telah menyetujui dan meloloskan rencana stimulus paket bantuan Covid-19 senilai US $1.9 Triliun. Didukung oleh Partai Demokrat yang saat ini tengah menguasai kursi House of Representative (DPR), maka akan dengan mudah untuk mengesahkan rencana stimulus tersebut yang pada perjalanannya nanti akan dilanjutkan ke Senat sebelum akhirnya di sahkan secara resmi.

Sempat timbul sinyal pesimis akan rencana stimulus tersebut, keraguan para pelaku pasar sehubungan dengan Rencana Undang-Undang (RUU) paket stimulus dana bantuan Covid-19 terganjal karena mendapat penolakan dari anggota dari Partai Republik, namun keraguan dan psimis tersebut mereda. Hal ini karena rencana nya Partai Demokrat akan melakukan rencana manuver politik legislatif yang memungkinkan Partai Demokrat tetap akan meloloskan RUU tersebut meski tanpa dukungan dari Partai Republik.

Prediksi Analisa Harian Emas

Prediksi hari ini di pair EMAS, di perkirakan akan melanjutkan penurunannya, dan OP (Open Position) yang disarankan adalah SELL di level 1740,00, dengan Target Profit (TP) 5-10 poin dan Stop Loss di 3-5 poin.

Chart GOLD analisa harian 01-03-2021

PreferensiBEARISH
Target Profit 11735,00
Target Profit 21730,00
Stop Loss 11743,00
Stop Loss 21745,00

Demikianlah analisa harian emas 01 maret 2021. Tetap utamakan Money Management dan Risk Management pada tradingan Anda.

Kunjungi GIC Indonesia untuk mendapatkan informasi seputar dunia trading. Anda juga bisa bergabung bersama kami di dalam Telegram Community GIC Trade dan Telegram Channel GIC Trade. Jangan lupa check akun Youtube GIC Indonesia yang penuh dengan banyak informasi, serta follow akun Instagram Kami untuk mendapatkan informasi mengenai berbagai webinar menarik yang bisa Anda ikuti.

Nurhakim
Secara professional telah menekuni dunia trading sejak tahun 2009. Berpengalaman membangun Marketing Team & Telemarketing dengan anggota divisi 5 - 20 orang. Saat ini menjadi Trainer, Market Analyst, dan sekaligus Community Engagement Manager di GIC Trade sejak tahun 2019.